Sukabumi-Bandung Barat naik KA Siliwangi, view indah dan tarif super murah

- Redaksi

Kamis, 28 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi KA Siliwangi - sukabumiheadline.com

Ilustrasi KA Siliwangi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – KA Siliwangi adalah layanan kereta api penumpang kelas ekonomi perintis yang dioperasikan oleh PT KAI (Persero) dengan relasi Sukabumi – Cipatat.

Kereta ini merupakan moda transportasi lokal yang sangat diandalkan masyarakat untuk bepergian melintasi wilayah pegunungan Jawa Barat dengan harga tiket sangat terjangkau.

Rute lengkap KA Siliwangi berawal dari Stasiun Sukabumi – Gandasoli – Cireungas – Lampegan – Cibeber – Cianjur – Ciranjang – Cipeuyeum – Stasiun Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perjalanan dari ujung ke ujung memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam. Jadwal keberangkatan bervariasi dari pagi hingga sore hari, dengan kereta pertama dari Sukabumi biasanya berangkat pada pukul 05.45 WIB dan kereta terakhir pada pukul 17.45 WIB.

Tarif yang ditawarkan pun super murah, yakni hanya Rp2.000 (Cianjur – Cipatat), dan Cipatat ke Sukabumi cukup bayar Rp5.000.

Cara membeli tiket KA Siliwangi sepenuhnya dipesan secara online melalui aplikasi Access by KAI. Anda dapat memilih menu Kereta Lokal untuk melakukan pemesanan (maksimal H-7) agar tidak kehabisan kuota harian.

Ratusan ribu orang naik KA Siliwangi

Ilustrasi KA Siliwangi relasi Sukabumi-Bandung - sukabumiheadline.com
Ilustrasi KA Siliwangi relasi Sukabumi-Bandung – sukabumiheadline.com

Sepanjang Januari hingga April 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat KA Siliwangi telah melayani 457.890 pelanggan. Dengan demikian, lebih dari 100 ribu penumpang setiap bulannya naik KA ini.

Tingginya jumlah pelanggan tersebut menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat di lintas Cianjuran karena perjalanan yang aman, terjangkau, dan nyaman digunakan setiap hari.

Tingginya minat pengguna naik KA Siliwangi tentunya karena selain menawarkan pemandangan alam yang indah sepanjang perjalanan, juga karena tarifnya yang super murah.

Tarif murah tersebut berkat skema Public Service Obligation (PSO), sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan sejauh sekitar 67 kilometer dengan tarif Rp5.000.

Tarif tersebut membantu masyarakat mengurangi biaya perjalanan harian, khususnya bagi pelanggan yang rutin bepergian untuk bekerja, sekolah, berdagang, maupun beraktivitas antarwilayah.

KA Siliwangi juga menjadi akses penting menuju berbagai destinasi wisata di Jawa Barat. Dari Stasiun Cibeber, pelanggan dapat melanjutkan perjalanan menuju Situs Megalitikum Gunung Padang.

Sementara dari Stasiun Cipatat, masyarakat dapat menikmati kawasan Stone Garden dan Goa Pawon yang dikenal sebagai bentang alam karst purba dengan nilai sejarah tinggi.

Berkat tarif murah yang ditawarkan, mobilitas warga pun semakin mudah membuat aktivitas perdagangan lokal, distribusi hasil pertanian, hingga sektor wisata berkembang semakin baik.

Berita Terkait

10 produk Israel yang dijual di Indonesia, kenali yuk!
Pembangunan Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang bakal dikebut
Overview Jalan Tol Bocimi Seksi 3, BPJT: Progres konstruksi sudah 81,49%
Mori Hanafi nilai skema investasi dan masa konsesi Tol Bocimi kurang transparan
15 kecamatan terbanyak konsumen air bersih dan volume di Kabupaten Sukabumi
Hari ini Pertamax naik dari Rp12.300 jadi Rp16.250, cek daftar harga BBM terbaru
5 dampak positif jika KRL Jakarta-Sukabumi sudah beroperasi
Dirut PT KAI bocorkan rencana lain di balik proyek KRL Bogor-Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:00 WIB

10 produk Israel yang dijual di Indonesia, kenali yuk!

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:49 WIB

Pembangunan Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang bakal dikebut

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:34 WIB

Overview Jalan Tol Bocimi Seksi 3, BPJT: Progres konstruksi sudah 81,49%

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:21 WIB

Mori Hanafi nilai skema investasi dan masa konsesi Tol Bocimi kurang transparan

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:26 WIB

15 kecamatan terbanyak konsumen air bersih dan volume di Kabupaten Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi pelajar penerima program Makan Bergizi Gratis atau MBG - sukabumiheadline.com

Nasional

Istana akhirnya berubah pikiran soal program MBG

Jumat, 19 Jun 2026 - 13:00 WIB