Ternyata harga Pertamax Turbo pernah dijual Pertamina semurah ini

- Redaksi

Sabtu, 18 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga BBM per Agustus 1985 - Ist

Harga BBM per Agustus 1985 - Ist

sukabumiheadline.com – Ternyata masyarakat Indonesia pernah menikmati rezim harga bahan bakar minyak (BBM) sangat murah. Namun itu terjadi pada 41 tahun lalu.

Saat itu, semua BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dijual sangat murah, jika dinilai saat ini, yakni tepatnya harga BBM murah tersebut mulai berlaku 1 Agustus 1985.

Pada era Presiden Soeharto tersebut, BBM dengan nilai oktan bensin (Ron) 98 dijual hanya Rp410 saja. Jika saat itu namanya masih Bensin Super TT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bensin Super TT (Tanpa Timbal) dari Pertamina memiliki Ron 98. Produk ini merupakan salah satu varian bensin yang populer pada era 1985-1990-an sebelum akhirnya digantikan oleh teknologi bahan bakar modern seperti Pertamax Turbo saat ini.

Untuk diketahui, nilai tukar Dolar Amerika Serikat (AS) terhadap Rupiah per 1 Agustus 1985, adalah Rp1.110 per Dolar. Sedangkan hari ini, Sabtu (18/7/2026), per Dolar AS senilai Rp17.942,45. Artinya, Dolar AS menguat sekira 1.600 persen terhadap Rupiah dalam 41 tahun.

Berikut daftar harga BBM per liter yang mulai berlaku per 1 Agustus 1985 hingga 1990-an, seperti dikutip sukabumiheadline.com dari foto lawas yang diunggah di akun @djofans.

  1. Bensin Premium (Ron 90): Rp385
  2. Bensin Super TT (Ron 98): Rp410
  3. Solar: Rp125
  4. Minyak Tanah: Rp25

Untuk informasi, kala itu minyak tanah adalah bahan bakar untuk menyalakan kompor, sebelum kemudian diganti LPG pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Selain itu, minyak tanah juga lazim dipakai untuk menyalakan lampu, seperti petromax dan obor.

Untuk perbandingan, harga BBM per liter saat ini, Sabtu (18/7/2026), sebagai berikut:

Ilustrasi mobil sedang diisi BBM di SPBU - sukabumiheadline.com
Ilustrasi mobil sedang diisi BBM di SPBU – sukabumiheadline.com
  • Pertalite (Ron 90/subsidi): Rp10.000
  • Pertamax (Ron 92): Rp16.250
  • Pertamax Green 95: Rp17.000
  • Pertamax Turbo (Ron 98): Rp19.300
  • Biosolar (subsidi): Rp6.800
  • Dexlite (CN 51): Rp19.700
  • Pertamina Dex (CN 53): Rp21.150

Untuk informasi, di Indonesia, Ron yang tersedia di SPBU saat ini sangat bervariasi tergantung jenisnya. Berikut adalah kisaran nilai RON beserta peruntukannya:

  • RON 90: (Contoh: Pertalite) untuk rasio kompresi mesin 9:1 hingga 10:1.
  • RON 92: (Contoh: Pertamax, Shell Super) untuk rasio kompresi 10:1 hingga 11:1.
  • RON 95: (Contoh: Pertamax Green 95, Shell V-Power, BP Ultimate) untuk kompresi mesin 11:1 hingga 12:1.
  • RON 98: (Contoh: Pertamax Turbo) untuk mesin performa tinggi/kompresi di atas 12:1.

Berita Terkait

Ini 12 rute dan harga tiket maskapai di Bandara Husein Sastranegara Bandung
Menghitung revenue dari 16 mitra sponsor Persib musim 2026/2027, berapa miliar?
Libur Maulid Nabi SAW: 5 stasiun di Sukabumi terbanyak penumpang KA Pangrango
Top 10 provinsi penghasil semen terbesar di Indonesia, Jawa Barat juara
Harga tiket, fasilitas dan jadwal pagi/siang/sore KA Siliwangi relasi Sukabumi-Cipatat
Sudah groundbreaking, tapi KRL Sukabumi bukan prioritas, ini kendalanya
Bank bjb Official Banking Partner Persib Bandung
Ratusan ton daun cincau diekspor ke China dan ASEAN, peluang untuk petani Sukabumi

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Ini 12 rute dan harga tiket maskapai di Bandara Husein Sastranegara Bandung

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Menghitung revenue dari 16 mitra sponsor Persib musim 2026/2027, berapa miliar?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Libur Maulid Nabi SAW: 5 stasiun di Sukabumi terbanyak penumpang KA Pangrango

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Top 10 provinsi penghasil semen terbesar di Indonesia, Jawa Barat juara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Harga tiket, fasilitas dan jadwal pagi/siang/sore KA Siliwangi relasi Sukabumi-Cipatat

Berita Terbaru

Anak-anak Suku Baduy - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Khazanah

Mengenal agama Suku Sunda

Kamis, 27 Agu 2026 - 17:21 WIB