Jumlah kursi dikurangi, naik KA Pangrango Bogor-Sukabumi makin nyaman

- Redaksi

Kamis, 23 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi naik kereta api dengan jarak kursinyang lapang - sukabumiheadline.com

Ilustrasi naik kereta api dengan jarak kursinyang lapang - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) secara resmi telah mengoperasikan rangkaian Kereta Ekonomi New Generation untuk KA Pangrango relasi Bogor – Sukabumi (PP).

Modernisasi armada KA Pangrango ini membuat penumpang semakin nyaman. Terlebih, didukung penuh oleh peran krusial Stasiun Bogor sebagai hub konektivitas wilayah regional.

Terlebih lagi, integrasi antara Stasiun dan Alun-Alun Kota Bogor menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat kota (downtown) modern bernuansa Eropa. Kawasan ini berhasil menggabungkan fungsi area transit transportasi, tempat rekreasi, sekaligus ruang interaksi sosial warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, perubahan paling signifikan pada rangkaian KA Pangrango jenis baru ini terletak pada kapasitas penumpangnya. Sebelumnya, satu gerbong kereta memuat 80 tempat duduk, kini hanya ringgal 72 tempat duduk saja.

Adapun, total daya tampung satu rangkaian KA Pangrango kini menjadi 460 kursi.

Pengurangan jumlah kursi ini membuat ruang kaki (legroom) penumpang jauh lebih lega. Selain itu, desain kursi yang lebih ergonomis membuat perjalanan menjadi jauh dari kata membosankan.

Ilustrasi KA Pangrango - sukabumiheadline.com
Ilustrasi KA Pangrango – sukabumiheadline.com

Pihak KAI optimistis jumlah tersebut tetap mampu melayani volume penumpang rute Bogor – Sukabumi secara optimal, mengingat koridor ini merupakan salah satu jalur terpadat, khususnya saat akhir pekan dan musim liburan.

Dalam keterangannya, Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa Kereta Ekonomi New Generation yang dipakai pada rangkaian KA Pangrango merupakan buah karya modifikasi dan perawatan intensif dari Balai Yasa Manggarai.

Dijelaskan Anne, pencapaian ini mencerminkan keandalan Balai Yasa dalam mendukung modernisasi sarana KAI secara mandiri dan berkelanjutan, telah memperkuat kemandirian industri perkeretaapian nasional.

Untuk diketahui, minat masyarakat terhadap KA Pangrango menunjukkan tren positif. Pada 2023, KA ini mengangkut 786.001 penumpang baik kelas ekonomi maupun eksekutif. Lalu naik menjadi 874.789 penumpang pada 2024, dan hingga Juni 2025 sudah tembus 554.394 penumpang.

Di sisi lain, Stasiun Bogor mencatat pergerakan penumpang dengan rata-rata harian mencapai sekitar 49.369 pengguna yang masuk (gate-in) dan 49.024 pengguna yang keluar (gate-out) layanan Commuter Line.

Berita Terkait

KAI bangun KRL Sukabumi untuk dukung pembangunan Disneyland
Ternyata harga Pertamax Turbo pernah dijual Pertamina semurah ini
Bioskop Alfamart Sukabumi segera dibangun, ini kelebihan dan kekurangannya
Bus bintang 5 yang melayani liburan warga Sukabumi-Yogyakarta dan Surabaya
Perusahaan Kaesang Pangarep terlilit kredit macet bank Rp2,8 triliun
Bioskop Alfamart segera hadir di Sukabumi, harga tiket cuma Rp15 ribu
Merinci volume produksi hasil perkebunan di Sukabumi, kelapa juara
10 produk Israel yang dijual di Indonesia, kenali yuk!

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:19 WIB

Jumlah kursi dikurangi, naik KA Pangrango Bogor-Sukabumi makin nyaman

Kamis, 23 Juli 2026 - 04:02 WIB

KAI bangun KRL Sukabumi untuk dukung pembangunan Disneyland

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:04 WIB

Ternyata harga Pertamax Turbo pernah dijual Pertamina semurah ini

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:47 WIB

Bioskop Alfamart Sukabumi segera dibangun, ini kelebihan dan kekurangannya

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:56 WIB

Bus bintang 5 yang melayani liburan warga Sukabumi-Yogyakarta dan Surabaya

Berita Terbaru