Surfing swim hybrid: Tren olah raga 2026, berkembang di pantai Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi surfing swim hybrid jadi tren olah raga 2026 berkembang di Sukabumi - sukabumiheadline.com

Ilustrasi surfing swim hybrid jadi tren olah raga 2026 berkembang di Sukabumi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, khususnya kawasan Pelabuhan Ratu (atau biasa ditulis Palabuhanratu) dan sekitarnya, telah lama dikenal sebagai surga bagi para peselancar berkat ombaknya yang konsisten dan menantang.

Keunggulan tersebut membuat wisatawan mancanegara mengunjungi pantai ini untuk sekadar menjalani hobi surfing, hingga mengikuti perlombaan surfing level internasional.

Namun pada 2026 ini, muncul dan berkembang tren baru yang menggabungkan ketangkasan berselancar dengan kekuatan daya tahan renang jarak jauh, yang kini populer disebut sebagai surfing swim hybrid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Olah raga ini lahir dari kebutuhan para peselancar untuk tetap aktif saat kondisi ombak sedang tenang, serta keinginan para perenang untuk merasakan tantangan adrenalin di laut lepas.

Tren olah fisik ini dengan cepat menyebar dan menciptakan subkultur baru di kalangan pecinta olah raga air di di Sukabumi dan Jawa Barat.

Baca Juga: Turis asing ke Sukabumi 2025 cuma segini, meski punya destinasi kelas dunia, dipuji aktor Hollywood

Ilustrasi olah raga surfing - sukabumiheadline.com
Ilustrasi olah raga surfing – sukabumiheadline.com

Dilansir dari laman Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Sukabumi, secara teknis, disiplin olahraga ini menuntut fisik yang luar biasa tangguh karena menggabungkan dua elemen gerakan yang berbeda.

“Para pelaku olahraga ini memulai sesi mereka dengan berenang sejauh beberapa kilometer melawan arus pantai untuk mencapai titik-titik ombak tertentu,” katanya dikutip sukabumiheadline.com, Sabtu (17/1/2026).

“Alih-alih menggunakan papan selancar berukuran penuh yang berat, mereka menggunakan papan khusus yang lebih ringkas dan ringan atau bahkan hanya menggunakan sirip tangan atau hand planes,” papar PRSI.

Baca Juga: Menghitung jumlah wisatawan, kamar, tempat tidur dan naker hotel di Sukabumi dalam satu tahun

Adapun, aspek hybrid terlihat saat harus segera mengubah posisi dari berenang gaya bebas yang stabil menjadi posisi meluncur mengikuti arus ombak yang cepat.

“Kombinasi ini melatih seluruh kelompok otot tubuh, mulai dari kekuatan bahu untuk berenang hingga keseimbangan inti tubuh (core) saat menaklukkan ombak,” jelasnya.

Menurut PRSI Sukabumi, pantai selatan Sukabumi menjadi lokasi yang ideal untuk pengembangan olah raga ini karena karakteristik geografisnya yang beragam.

“Di beberapa titik, terdapat perairan yang tenang yang cocok untuk fase renang intensif, namun hanya beberapa ratus meter darinya terdapat pecahan ombak yang kuat,” jelasnya.

Bahkan, para instruktur lokal di Sukabumi kini mulai membuka kelas khusus yang mengajarkan teknik pernapasan dan manajemen energi agar atlet tidak kelelahan saat melakukan transisi dari berenang ke berselancar.

“Keamanan menjadi prioritas utama, mengingat kuatnya arus bawah di pantai selatan,” kata PRSI.

Baca Juga: 5 plus minus Pantai Palabuhanratu Sukabumi menurut turis asing

Para praktisi diwajibkan memahami pola arus pecah atau rip current agar dapat memanfaatkannya sebagai bantuan saat menuju ke tengah laut dan menghindarinya saat sedang beraksi di atas ombak.

Selain manfaat kesehatan fisik, olahraga baru ini juga membawa dampak positif bagi industri pariwisata lokal. Hotel dan resor di sepanjang garis pantai Sukabumi mulai menyesuaikan fasilitas mereka untuk mengakomodasi para peminat tren olahraga ini.

“Munculnya kompetisi-kompetisi lokal yang menggabungkan poin renang dan gaya selancar telah menarik minat sponsor nasional dan internasional,” pungkasnya.

Berita Terkait

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak
Pangeran Biru menang tipis, analisis laga Madura United vs Persib malam ini
Lama dibekap cedera, Gakuto Notsuda tak sabar debut laga Madura United vs Persib
Footy Rankings – AFC Club Competitions Ranking prediksi Persib four-peat juara Super League
IWL 2026/2027, Pelatih Timnas Indonesia ingin putrinya bermain Liga Putri
Profil dan statistik Demiane Agustien, pemain Arsenal dinaturalisasi PSSI
Klasemen sementara Super League 2026/2027, Persib pepet Persija
Asprov PSSI Jawa Barat 2026-2030 dipimpin kakak kandung rocker Nicky Astria

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Pangeran Biru menang tipis, analisis laga Madura United vs Persib malam ini

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Lama dibekap cedera, Gakuto Notsuda tak sabar debut laga Madura United vs Persib

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Footy Rankings – AFC Club Competitions Ranking prediksi Persib four-peat juara Super League

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:52 WIB

IWL 2026/2027, Pelatih Timnas Indonesia ingin putrinya bermain Liga Putri

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB