SUKABUMIHEADLINE.com l KALAPANUNGGAL – Jajanan kaki lima olahan telur gulung yang sangat populer di tahun 90-an hingga saat ini masih terus populer di masyarakat.
Salah satunya ialah Restu Zulfan Fauzi (22 tahun) warga Kampung Cilingkeuy, Desa Gunung Endut, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, pemilik telur gulung Si Kembar.
Ia membuka stand yang tak jauh dari lokasi rumahnya di Kampung Cilingkeuy. Restu menuturkan cara pembuatannya. Telur ayam dikocok dan tambahan garam dan merica, kemudian dituang dalam minyak goreng selama beberapa saat, lalu digulung menggunakan tusukan bambu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang membedakan telur gulung buatannya dengan yang lain, lanjut Restu, yaitu menggunakan telur asli tanpa campuran air dan tepung, tak lupa saus dan kecap yang disediakan juga berkualitas dan higienis.
“Telur ayam asli pastinya, enggak ada campuran yang lain, soal rasa dijamin lezat dan gurih. Sejauh ini orang yang sudah beli tetap ada kembali,” ungkapnya kepada sukabumiheadline.com, Sabtu, 10 Juli 2021.
Karena telur gulung akan menjadi lebih lezat saat dinikmati dengan saus sambal, Restu menyediakannya yang terbaik.
“Kan teksturnya bisa sesuai permintaan juga, mau digulung kering atau mau ada sensasi kenyal-kenyalnya. Enak di celup saus sambel, saus yang kita juga saus yang bagus,” kata Restu
Harga untuk satu tusuk telur gulung adalah Rp1.000. Lapak dagang Restu biasanya buka pada pukul 09.00 – 19.00 WIB. Selain menjual telur gulung, Restu juga menjajakan pempek dan makanan ringan lain yang cocok di makan dengan telur gulung.
“Yang dulunya sering jajan telur gulung waktu kecil pasti di depan sekolahnya pasti kangen makanan yang satu ini,” ucapnya.
Apabila tidak bisa datang langsung ke lokasi jualannya, tak usah khawatir. Restu menyediakan jasa pesan antar dangan jarak maksimal delapan kilometer.
“Menggunakan pesan via aplikasi pesan singkat ke nomor 081460968697, untuk ongkos kirim seikhlasnya saja,” katanya.