Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Sukabumi Ricuh

- Redaksi

Kamis, 5 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Sukabumi ricuh. l Istimewa

Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Sukabumi ricuh. l Istimewa

sukabumiheadline.com l SUKABUMI – Temu Karya Karang Taruna dengan agenda pemilihan Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukabumi periode 2021-2026 di Villa Yustik, Salabintana, Kabupaten Sukabumi, Kamis (5/8/2021) diwarnai kericuhan.

Berdasarkan informasi, kericuhan terjadi diduga dipicu adanya aturan main dalam AD/ART yang kurang dipatuhi secara utuh oleh panitia.

Seperti disampaikan Dewek Sapta Anugrah, ia menyanyangkan sikap panitia yang salah satunya tidak secara utuh mematuhi AD/ART.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam proses musyawarah temu karya bahwa aturan main dalam AD/ART yang seharusnya menjadi yurisprudensi dalam kaidah dan pelaksanaan temu karya, tapi itu diduga tidak dipatuhi secara utuh,” kata Dewek, kepada sukabumiheadline.com, Kamis (5/8/2021).

Menurutnya, perubahan AD/ART yang dibuat panitia ini, disinyalir tidak melalui tahapan kongres, tapi melainkan atas dasar ketidaknetralan panitia. “Sehingga secara aturan itu dilanggar,” tegasnya.

Baca Juga :  5 Fakta Bentrok Sopir Angkot dengan TNI di Cibadak Sukabumi

Dewek berharap hal ini harus diperhatikan betul, karena walau bagaimanapun, temu karya ini adalah bagian dari pada keseriusan para pemuda Karang Taruna.

“Bagaimana memperbaiki sistem organisasi Karang Taruna di tingkat kabupaten, kalau hari ini saja, mekanismenya sudah seperti itu,” jelas Dewek.

“Jadi tidak menutup kemungkinan kalau prosesnya seperti ini tidak akan ada celah perubahan yang signifikan bagi Karang Taruna Kabupaten Sukabumi di kemudian hari,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Organizing Committee (OC) Ujang Suparman ketika dikonfirmasi mengaku tidak tahu “Saat kejadian, Kebetulan saat itu saya tidak tahu,” jelas Ujang melalui pesan WhatsApp.

Ujang menyebut jika pelaksanaan sepenuhnya tanggung jawab steering committee (SC). “Saya hanya sekretaris OC sementara proses pemilihan dan tata tertib sepenuhnya menjadi tanggung jawab SC,” kata dia.

Baca Juga :  Kehabisan Stok, Multivitamin di Apotek Sukabumi Jadi Favorit

5 Pemuda Berebut Ketua

Diberitakan sebelumnya, bersaing dalam pemilihan Ketua Karang Taruna Sukabumi periode 2021-2026 adalah Malik Ibrahim dari Kecamatan Caringin, Dede Iswandi (Cisaat), Rifal Fauzi (Parakansalak), NS Asep Aripin (Sagaranten) dan Imam Noeril (Kalapanunggal).

NS Asep Arifin terpilih sebagai ketua dalam Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Sukabumi yang digelar di masa pandemi dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), serta diwarnai kericuhan tersebut.

Susunan SC dan OC

Sementara itu, berdasarkan penelusuran sukabumiheadline.com, susunan SC terdiri dari H. Deni Humaedi sebagai Ketua dan Nasrullah menjabat Sekretaris.

Kemudian untuk OC terdiri dari Aang Rahmatulloh sebagai Ketua, Wakil Ketua dijabat H. Ujang Hamdun dan Sekretaris H. Ujang Suparman.

Berita Terkait

Wanita Sukabumi diintai ancaman dan tantangan kultural, stereotip hingga kekerasan
Angka pengangguran Sukabumi tinggi, ini dampak ekonomi, sosial, politik dan psikologis
Membanding angka perceraian Kota dan Kabupaten Sukabumi dua tahun terakhir, pengertian dan prosedur
Syarat, tanggung jawab, jumlah bidan di Kabupaten Sukabumi dan jumlah AKI/AKB
Daftar titik rawan kecelakaan maut di Sukabumi dan pemicunya
Luas sawah di Kabupaten Sukabumi terus menyusut, ancaman bagi swasembada pangan
Melacak populasi Sapi Pasundan di Sukabumi: Karakteristik dan pemurnian genetik si jawara
RI masuk 5 besar, China juaranya: Berapa produksi buah lengkeng Sukabumi?

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 02:58 WIB

Wanita Sukabumi diintai ancaman dan tantangan kultural, stereotip hingga kekerasan

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:37 WIB

Angka pengangguran Sukabumi tinggi, ini dampak ekonomi, sosial, politik dan psikologis

Selasa, 20 Januari 2026 - 00:06 WIB

Membanding angka perceraian Kota dan Kabupaten Sukabumi dua tahun terakhir, pengertian dan prosedur

Senin, 19 Januari 2026 - 01:00 WIB

Syarat, tanggung jawab, jumlah bidan di Kabupaten Sukabumi dan jumlah AKI/AKB

Minggu, 18 Januari 2026 - 01:06 WIB

Daftar titik rawan kecelakaan maut di Sukabumi dan pemicunya

Berita Terbaru

Kesehatan

Sudahi hubungan toxic! Demi keselamatan mentalmu

Selasa, 27 Jan 2026 - 23:39 WIB

Dua perempuan LGBT - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Internasional

Setelah LGBT Rusia ditetapkan sebagai gerakan teroris dan ekstremis

Selasa, 27 Jan 2026 - 21:00 WIB

Sayuran selada, brokoli, wortel, timun, kembang kol, sawi, kangkung, dan paprika - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Diet sehat dengan sayuran, apa saja?

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:19 WIB