Terperosok, Kontainer Angkut Kratingdaeng Ganggu Arus Jalan di Cidahu Sukabumi

- Redaksi

Senin, 9 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Truk Yang menutup setengah badan jalan. I Istimewa

Kondisi Truk Yang menutup setengah badan jalan. I Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Truk pengangkut minuman terperosok hingga membuat jalur lalu lintas mengalami kemacetan. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Raya Cidahu-Cicurug, Desa Babakanpari, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Pantauan di lokasi, kontainer bernopol B 9634 NRU yang baru keluar dari PT Asia Health Energi Beverages (AHEB) yang dikemudikan Rahmat (46) terperosok ke dalam saluran drainase.

“Sebelum terperosok tadi berpapasan dengan truk kontainer lain, namun rem truk tidak berfungsi dengan baik sehingga masuk ke dalam drainase,” ungkap Rahmat kepada sukabumiheadlines.com, Senin (09/08/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Truk kontainer yang dikemudikannya tersebut, lanjut Rahmat, akan mengirim barang (produk minuman Kratingdaeng-red) ke wilayah Jakarta. Namun nahas, baru saja keluar area PT AHEB sudah terperosok.

“Saya baru bekerja satu bulan, tapi ya seperti ini, truk kontainer yang saya bawa terkena musibah terperosok,” tambahnya.

Sementara itu, terlihat anggota Kepolisian dari Polsek Cidahu mengatur arus lalulintas karena posisi badan truk kontainer berwarna merah syarat muatan tersebut menutup sebagian badan jalan.

Berita Terkait

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB