Ular berbisa masuki rumah Kasek SMAN 5 Sukabumi, butuh bantuan Damkar? Hubungi nomor ini

- Redaksi

Kamis, 15 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ular berbisa masuki rumah Kasek SMAN 5 Sukabumi - Istimewa

Ular berbisa masuki rumah Kasek SMAN 5 Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Seekor ular berbisa jenis welang berukuran sedang masuk ke rumah Kepala Sekolah (Kasek) SMA Negeri 5 Kota Sukabumi yang berada di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Kamis (15/05/2025).

Menurut Kasek SMAN 5 Kota Sukabumi melalui perwakilan keluarga, Galih Anugerah, ular tersebut pertama kali terlihat oleh ibunya tersangkut di dalam tumpukan kardus dan buku-buku.

“Kami mendengar dan melihat ular tersebut tersangkut di dalam tumpukan kardus dan buku-buku, karena belum mengetahui secara pasti jenis serta ukuran ular yang tersangkut akhirnya kami memutuskan untuk meminta bantuan kepada tim Rescue Damkar untuk meminimalisir risiko dari bahaya ular yang ditakutkan berbisa,” paparnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Sukabumi Pos Parungkuda pun tiba di lokasi untuk menangkap ular tersebut.

Baca Juga :  Senyum Hasni, Keinginan Wisata ke Pantai Karanghawu Sukabumi Terwujud

Petugas tampak kesulitan ketika ular tersangkut di dalam tumpukan kardus dan buku-buku. Namun, akhirnya ular itu berhasil ditangkap.

Dikonfirmasi terpisah, Komandan Regu (Danru) Tim Rescue Damkar Pos Parungkuda, Muhammad Irsan, membenarkan video yang beredar di media sosial.

Irsan menyebut tim menerima laporan melalui telepon pada pukul 05.33 dini hari dan tim yang beranggotakan empat orang langsung berangkat ke lokasi pelapor.

“Kejadiannya Kamis, sekitar pukul 05.33 WIB kami menerima laporan melalui telepon dari masyarakat terkait adanya dugaan seekor ular yang memasuki rumah,” kata dia.

“Tim beranggotakan 4 orang bernama Muhammad Irsan, Yogi Sopandi, Indra Sakti dan Muhammad Kahfi langsung berangkat ke lokasi pelapor untuk melakukan evakuasi,” ujar Irsan kepada awak media.

Irsan mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dan jangan sungkan untuk meminta bantuan kepada Damkar.

Baca Juga :  Jelang Penilaian UGG Ciletuh-Palabuhanratu Sukabumi, PKL Ditertibkan Minta Tak Tebang Pilih

“Harus tetap waspada dan hati-hati dengan menutup saluran atau lubang-lubang yang dimungkinkan bisa membuat ular masuk dan bersarang, jika masyarakat menemukan hal serupa atau kejadian-kejadian yang membutuhkan penanganan khusus dari Damkar, masyarakat bisa menghubungi Damkar cermat di no. 0811-844-113,” tandasnya.

Rencananya ular itu akan diberikan kepada komunitas pecinta reptil atau jika memungkinkan akan dibawa ke tempat penangkaran milik Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Kabupaten Sukabumi.

Untuk informasi, dalam video berdurasi 7 detik yang beredar di media sosial dua orang petugas sedang memegang ular menggunakan tongkat penangkap ular dan satu orang petugas memegang karung untuk membungkusnya.

“Bapak itu ular. Bapak ularnya gede,” teriak seorang wanita.

Berita Terkait

Dipicu gempa berulang di Sukabumi rumah warga Cianjur dan Bandung Barat rusak, 1 korban luka
Nekad nyeberang jalan tol, mahasiswa asal Sukabumi ini langsung tewas
Dikira ke Sukabumi, ternyata wanita ini sudah meninggal dunia di kamar, motor dan HP hilang
Pemotor Honda Vario asal Sukabumi tewas di Bali
Jauh-jauh ke Klaten malah open BO, 3 Wanita Sukabumi dirazia Tim Gabungan
Kronologi lengkap buruh asal Cisolok Sukabumi cekik pacar hingga tewas usai diminta ceraikan istri
Pria Sukabumi diminta pacar ceraikan istri, Bilal cekik pacar buruh pabrik hingga tewas
Nelayan Palabuhanratu Sukabumi hilang misterius di Cidaun

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 07:16 WIB

Dipicu gempa berulang di Sukabumi rumah warga Cianjur dan Bandung Barat rusak, 1 korban luka

Kamis, 12 Maret 2026 - 02:35 WIB

Nekad nyeberang jalan tol, mahasiswa asal Sukabumi ini langsung tewas

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:15 WIB

Dikira ke Sukabumi, ternyata wanita ini sudah meninggal dunia di kamar, motor dan HP hilang

Senin, 9 Maret 2026 - 12:29 WIB

Pemotor Honda Vario asal Sukabumi tewas di Bali

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:38 WIB

Jauh-jauh ke Klaten malah open BO, 3 Wanita Sukabumi dirazia Tim Gabungan

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131