3 Tewas hingga Denda Rp10 Juta Pengemudi Xpander, 5 Fakta Tabrakan di Sukaraja Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 23 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Expander tabrak angkot di Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

Expander tabrak angkot di Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l SUKARAJA – Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) disebabkan oleh Mitsubishi Xpander yang menabrak angkutan kota (Angkot) trayek 01 Sukabumi-Terminal Sukaraja, pada Kamis (22/9/2022).

Kecelakaan terjadi di ruas Jalan Raya RA. Kosasih, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, tepatnya di depan Komplek Pesona Cibeureum Permai, sekira pukul 10.15 WIB.

Berikut 5 Fakta dirangkum sukabumiheadline.com dari hasil wawancara dengan berbagai pihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Xpander Dikemudikan Wanita

Mitsubishi Xpander warna silver (sebelumnya ditulis putih) dengan nopol F 1349 OJ yang dikemudikan oleh Elizabeth Hoo, dari arah komplek Pesona Cibeureum Permai menuju ke Jl. RA Kosasih.

Elizabeth sendiri saat ini sudah diamankan pihak kepolisian.

Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota Ipda Jajat Munajat, kecelakaan bermula dari Elizabeth yang kehilangan kendali atas Xpander yang dikendarainya.

“Jadi, diduga si sopir mobil ini kurang hati-hati, kurang konsentrasi, dan kurang memperhatikan arus lalu lintas yang dilaluinya serta dengan kecepatan tinggi, sehingga lakalantas tidak bisa dihindarkan,” ucapnya.

Baca Juga :  Bocah Iseng, Rumah di Cicurug Sukabumi Terbakar

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), kata Jajat, mobil Xpander itu langsung memotong jalan raya dan menabrak angkot dengan nopol F 1959 TZ yang dikemudikan oleh Hapid Suryana yang melaju dari arah kota Sukabumi menuju Sukaraja dengan membawa dua penumpang.

“Saat angkot itu ditabrak dan terseret, kemudian angkot itu oleng ke kanan jalan. Bila melihat laju kendaraan tersebut, menabrak angkot, pedagang, lalu menabrak pemilik warung, dan terhenti di depan warung tersebut,” bebernya.

2. 5 Orang Terluka

Dalam rekaman CCTV, tampak mobil yang dikendarai E meluncur kencang dari arah perumahan Pesona Cibeureum Permai, hingga kemudian menabrak angkot hingga terguling.

Akibatnya, kecelakaan lalu lintas tersebut menyebabkan lima orang terluka, termasuk Elizabeth. “Sopir Xpander kita amankan, sementara mengalami luka ringan saja,” kata Jajat.

3. Tiga Korban Tewas

Akibat dari insiden lakalantas tersebut, sambung Jajat, satu orang korban tewas di tempat.

Sedangkan, pengemudi Xpander, pengemudi Angkot, pedagang cakuwe, dan pemilik warung mengalami luka-luka, sehingga langsung dilarikan ke RSUD R. Syamsudin, SH Kota Sukabumi untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga :  5 Berdampak Langsung ke Wilayah Sukabumi, Waspada Tujuh Sesar Aktif di Jawa Barat

Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, selain satu korban tewas di tempat, dua korban lainnya meninggal dunia saat menjalani penanganan medis.

“Akibat insiden ini tiga orang tewas, dan kedua kendaraan serta warung mengalami kerusakan,” jelasnya

2. E Sudah Terbiasa Mengendarai Mobil

Sementara, berdasarkan pengakuan keluarga Elizabeth, wanita tersebut sudah terbiasa membawa mobil.

Namun, kata Jajat, pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan terkait kasus kecelakaan yang menyebabkan korban luka-luka.

“Kalau informasi dari rekan-rekan dan saudaranya sebetulnya sudah terbiasa membawa kendaraan, kami akan lakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Jajat.

5. Ancaman Denda Rp10 Juta

Adapun, terkait pelanggaran yang dilakukan E, Jajat menyebut, yang bersangkutan terancam pidana 5 tahun penjara atau denda Rp10 juta.

“Kalau ini dikaitkan dengan UU diduga melanggar pasal 310 ayat 3 karena kelalaiannya mengakibatkan orang lain mengalami luka berat, ancaman hukuman 5 tahun atau denda Rp10 juta,” ucap dia.

Berita Terkait

Wanita Sukabumi diintai ancaman dan tantangan kultural, stereotip hingga kekerasan
Angka pengangguran Sukabumi tinggi, ini dampak ekonomi, sosial, politik dan psikologis
Membanding angka perceraian Kota dan Kabupaten Sukabumi dua tahun terakhir, pengertian dan prosedur
Syarat, tanggung jawab, jumlah bidan di Kabupaten Sukabumi dan jumlah AKI/AKB
Daftar titik rawan kecelakaan maut di Sukabumi dan pemicunya
Luas sawah di Kabupaten Sukabumi terus menyusut, ancaman bagi swasembada pangan
Melacak populasi Sapi Pasundan di Sukabumi: Karakteristik dan pemurnian genetik si jawara
RI masuk 5 besar, China juaranya: Berapa produksi buah lengkeng Sukabumi?

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 02:58 WIB

Wanita Sukabumi diintai ancaman dan tantangan kultural, stereotip hingga kekerasan

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:37 WIB

Angka pengangguran Sukabumi tinggi, ini dampak ekonomi, sosial, politik dan psikologis

Selasa, 20 Januari 2026 - 00:06 WIB

Membanding angka perceraian Kota dan Kabupaten Sukabumi dua tahun terakhir, pengertian dan prosedur

Senin, 19 Januari 2026 - 01:00 WIB

Syarat, tanggung jawab, jumlah bidan di Kabupaten Sukabumi dan jumlah AKI/AKB

Minggu, 18 Januari 2026 - 01:06 WIB

Daftar titik rawan kecelakaan maut di Sukabumi dan pemicunya

Berita Terbaru

Kesehatan

Sudahi hubungan toxic! Demi keselamatan mentalmu

Selasa, 27 Jan 2026 - 23:39 WIB

Dua perempuan LGBT - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Internasional

Setelah LGBT Rusia ditetapkan sebagai gerakan teroris dan ekstremis

Selasa, 27 Jan 2026 - 21:00 WIB