SUKABUMIHEADLINES.com l Ratusan nelayan di Pesisir Selatan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, terpaksa menganggur akibat kesulitan bahan bakar solar.
Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep JK mengatakan, nelayan sudah sekitar empat hari tidak melaut karena sulitnya mendapatkan solar.
“Sudah hampir empat hari ya, 80 persen tidak melaut, tidak kebagian bensin susah belinya di SPBU,” ujarnya kepada sukabumiheadlines.com, Senin (4/4/2022).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Karenanya, Asep berharap kondisi kembali normal sehingga nelayan Ujunggenteng bisa kembali melaut. “Harapan nelayan segera normal lagi lancar BBM-nya,” ucapnya.
Menurutnya, saat ini sedang diajukan E-Pas Kecil oleh pemilik perahu agar bisa kembali membeli bensin ke SPBU yang direkomendasikan Dinas Kelautan.
“Kan Ujunggenteng itu ada SPBU penunjukkan di Cimaja (Kecamatan Surade), ada rekomendasi dari Dinas Kelautan khusus Cimaja, jadi yang beli ke pom Cimaja itu kan hampir 70 persen penggunaannya buat nelayan ada rekomendasi dari dinas kalau untuk solar. Jadi, sekarang juga lagi diajukan pakai pas kecil sama pemilik perahu, jadi dikasih kuota yang belanja ke SPBU Cimaja,” terangnya.