5 Cawapres Anies Baswedan Rekomendasi Ulama NU Jawa Timur, Siapa Berpeluang?

- Redaksi

Senin, 14 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anies Baswedan. l Fery Heryadi

Anies Baswedan. l Fery Heryadi

sukabumiheadline.com l Kalangan ulama NU menyodorkan 5 nama cawapres untuk Anies Baswedan yang langsung disampaikan kepada bakal calon presiden yang diusung Partai Nasdem, PKS dan Partai Demokrat itu saat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Islam At-Tauhid Sidoresmo, Surabaya.

Usulan nama cawapres kepada Anies dikeluarkan atas nama Risalah Sidoresmo. Kelima itu antara lain Yenny Wahid, Khofifah Indar Parawansa, Agus Harimurti Yudhoyono, Muhaimin Iskandar, hingga Mahfud Md.

Menurut pakar komunikasi politik Universitas Brawijaya, Assoc. Prof Anang Sujoko, kelima nama tersebut mempunyai peluang yang sama untuk jadi cawapres Anies.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya kira peluangnya sama, bahkan mungkin nama-nama di luar usulan itu juga masih ada. Masih dinamis perkembangan peta politik saat ini. Intinya, 5 calon tersebut memang pertimbangan dari ulama-ulama, yang artinya dari pihak yang memiliki spiritualitas religi yang tinggi dibanding pada umumnya. Artinya lebih berbicara pada sisi moral yang tinggi,” kata Anang, Jumat (11/8/2023).

Sosok Yenny masih minim dari sisi elektabilitas. Selain itu, Yenny juga kurang berpengalaman dalam birokrasi. Bahkan, sampai saat ini Yenny belum masuk radar survei.

Baca Juga :  Pilpres 2024 Tanpa Ganjar, Prabowo Kalah dari Anies

“Asumsi saya, Yenny diusulkan karena trah Gus Dur yang punya basis massa besar. Disebutkan awal mungkin selama ini punya kedekatan masihan ya (dengan ulama yang mengusulkan). Namun, pengalaman Yenny di birokrasi masih belum kuat,” jelas Anang.

Kemudian Khofifah, disebut punya pengalaman birokrasi yang baik, namun belum bisa dicek suaranya di luar Jatim.

“Kalau Khofifah kuat karena mempunyai organ NU yakni Muslimat. Riset saya juga memosisikan Khofifah sebagai sosok ibu, tapi itu kan pada area terbatas di Jatim. Artinya, itu belum tentu teruji di daerah lain. Padahal potensi suara terbanyak kan di Jabar, potensi di luar Jawa belum terlihat jelas,” ungkapnya.

“Memang dalam survei sudah muncul Khofifah, namun belum tatanan 3 besar. Namun, kelebihan Khofifah mempunyai pengalaman birokrasi di kementerian dan lebih membantu Anies saya kira daripada Yenny yang aktivitasnya belum di birokrasi,” sambungnya.

Sedangkan untuk Muhaimin Iskandar, diusulalkan ulama NU karena faktor PKB yang dikenal representasi NU.

Baca Juga :  Mengintip Harta 5 Capres 2024, Siapa Terkaya dan Termiskin?

“Nama Cak Imin kan ada di koalisinya Gerindra dan Prabowo. Kalau Cak Imin dipastikan tidak jadi cawapres Prabowo, baru saya kira peluangnya dengan Anies terbuka lebar,” jelasnya.

Namun, Anang mengaku kaget ada nama AHY dalam usulan cawapres Anies dari ulama NU. Menurutnya, hal itu di luar perspektifnya.

“Kalau menyodorkan Mahfud Md masih logis ya, meski tidak struktural di NU, tapi Mahfud kan punya kedekatan trah NU dan punya kultur mirip ulama. Ulama perspektifnya kan biasanya soal moralitas, wisdom, berbicara terkait aliran NU akan terus berjalan,” jelasnya.

“Bisa jadi karena AHY ini pengusung Anies (Demokrat) ya saat ini, dan elektabilitasnya cukup tinggi sebagai cawapres. AHY juga putra Pak SBY yang kita tahu sebagai putra asli Pacitan, Jawa Timur,” tambahnya.

Anang menambahkan, segala kemungkinan masih bisa terjadi. Entah Anies akan mengambil dari salah satu 5 usulan ulama tersebut atau bisa juga mengambil di luar kelimanya.

Berita Terkait

Profil Partai Gema Bangsa, didirikan eks Nasdem dan Perindo, langsung dukung Prabowo
Daftar penyataan SBY ketika tolak Pilkada dipilih DPRD, tapi kini Demokrat berubah sikap
Pilkada oleh DPRD dan sikap plin-plan Partai Demokrat: Dulu tolak sampai walk out, kini dukung
Soal pilkada melalui DPRD, Partai Demokrat: Kami bersama Prabowo
PDIP tolak Pilkada oleh DPRD: Rakyat Marah hak demokrasinya dirampas
SPI Sukabumi tolak mau Prabowo Pilkada oleh DPRD: Jahat dan hambat regenerasi kepemimpinan
PDIP Jawa Barat galang dana bantuan bencana alam Sumatera Rp1 miliar
Target Kaesang presiden, PSI: Ogah anak proklamator, nenek puluhan tahun jadi ketum partai

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:39 WIB

Profil Partai Gema Bangsa, didirikan eks Nasdem dan Perindo, langsung dukung Prabowo

Senin, 12 Januari 2026 - 02:38 WIB

Daftar penyataan SBY ketika tolak Pilkada dipilih DPRD, tapi kini Demokrat berubah sikap

Rabu, 7 Januari 2026 - 07:35 WIB

Pilkada oleh DPRD dan sikap plin-plan Partai Demokrat: Dulu tolak sampai walk out, kini dukung

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:03 WIB

Soal pilkada melalui DPRD, Partai Demokrat: Kami bersama Prabowo

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:11 WIB

PDIP tolak Pilkada oleh DPRD: Rakyat Marah hak demokrasinya dirampas

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131