22.8 C
Sukabumi
Selasa, April 23, 2024

Pria tewas tersambar petir saat main handphone ternyata ASN Pemkab Sukabumi

sukabumiheadline.com - Korban tewas dalam insiden tersambar...

Daftar kamera mirrorless tapi harga di bawah Rp5 juta, minat?

sukabumiheadline.com - Ingin merasakan sensasi saat melakukan...

Belasan pemotor pengguna knalpot bising diamankan Satlantas Polres Sukabumi

sukabumiheadline.com - Belasan pengendara sepeda motor yang...

5 Fakta Negeri Indah Maladewa, Surga Dunia Berpenduduk 100 Persen Muslim

Khazanah5 Fakta Negeri Indah Maladewa, Surga Dunia Berpenduduk 100 Persen Muslim

sukabumiheadline.com l Maladewa yang dikenal sebagai Kepulauan Maladewa, merupakan negara pulau mandiri di Samudra Hindia tengah utara. Kepulauan Maladewa adalah serangkaian atol karang dari pegunungan vulkanik kuno yang terendam.

Berikut 5 fakta negeri indah bak surga dunia, Maladewa, dikutip sukabumiheadline.com dari berbagai sumber.

1. Profil Maladewa

Resort di kawasan wisata Maladewa. l Istimewa

Republik Maladewa adalah sebuah negara kepulauan yang terdiri dari kumpulan atol (suatu pulau koral yang mengelilingi sebuah laguna) di Samudra Hindia. Negeri indah ini terletak di sebelah selatan-barat daya India, sekitar 700 km sebelah barat daya Sri Lanka.

Wilayahnya terdiri dari sekitar 1.200 pulau karang kecil dan gumuk pasir yang 200 di antaranya berpenghuni, dikelompokkan dalam atol. Kepulauan ini terbentang dan berbatasan dengan India di selatan-barat daya dan wilayah tengah, termasuk ibu kotanya pulau Male yang berjarak sekitar 645 km di barat daya Sri Lanka. Namun, negara ini terbagi dalam 26 atol yang terbagi menjadi 20 atol administratif dan 1 kota.

Maladewa merupakan negara dengan populasi dan luas wilayah terkecil di kawasan Asia. Tinggi rata-rata permukaan tanah di Maladewa adalah 1.5 meter di atas permukaan laut, hal ini menjadikannya negara dengan permukaan terendah di seluruh dunia.

Puncak tertinggi Maladewa hanya 2.3 meter di atas permukaan laut sehingga dikenal juga sebagai negara yang memiliki puncak tertinggi paling rendah di dunia. Keadaan ekonomi Maladewa bergantung pada dua sektor utama, yaitu pariwisata dan perikanan.

Negara ini sangat dikenal memiliki banyak pantai yang indah dan pemandangan bawah laut yang menarik ± 700.000 turis setiap tahunnya. Penangkapan dan pengolahan ikan menjadikan Maladewa salah satu eksportir ikan ke beberapa negara Asia dan Eropa.

2. Pariwisata Maladewa

Wisata pantai di Maladewa. l Istimewa

Maladewa bukan hanya negara terkecil di Asia, tapi juga negara Muslim terkecil di dunia. Tentunya hal ini menarik dan untuk orang Indonesia, Maladewa memberikan visa kedatangan turis selama 30 hari secara gratis.

Dengan begitu, wisatawan Indonesia tidak harus repot mengurus visa dan bisa lebih mudah mengatur waktu kunjungan. Hanya dengan bermodal paspor, berpergian ke Maladewa sudah bisa menikmati keindahan pantai maupun lokasi wisata lain selama sebulan penuh.

Beberapa sumber perjalanan menganjurkan waktu terbaik untuk menyambangi negara kepulauan itu saat musim panas, yaitu antara November hingga April, atau disarankan juga di September, sebelum masuk high season wisatawan. Di waktu-waktu tersebut, selain disinari matahari, angin yang berhembus disebut juga membuat betah.

Namun perlu diketahui dari sekitar 1.190 pulau di Maladewa, tapi hanya ada 200 pulau yang berpenghuni dan 80 pulau yang dihuni tersebut merupakan resor untuk wisatawan. Setiap tahun selalu ada resor baru yang dibuka di Maladewa lantaran makin meningkatnya popularitas negara tersebut sebagai tujuan wisata.

Diketahui dengan wilayah perairannya yang hampir 99 persen maka daratan di Maladewa sangatlah sedikit. Selain itu Maladewa adalah negara terendah dan paling rata di dunia sehingga dikhawatirkan akan tenggelam akibat pengaruh perubahan iklim.

Pemerintah Maladewa pun membuat Thilafushi sebagai pulau buatan hasil reklamasi yang dijadikan sebagai pusat pembuangan sampah. Selain itu rencananya Maladewa juga akan membangun kawasan pulau yang tahan terhadap abrasi.

3. Kuliner Maladewa

Kukulku Riha, kuliner paling terkenal di Maladewa. l Istimewa

Mengutip dari Taste Atlas, Rabu (1/3/2023), kuliner terkenal Maladewa adalah Kukulku Riha yaitu kari tradisionalnya. Biasanya makanan ini dibuat dengan kombinasi ayam, bawang merah, bawang putih, jahe, daun kari, daun pandan, cabai, jintan, ketumbar, merica, kapulaga, kayu manis, kunyit, ghee, dan air jeruk nipis.

Bumbu disangrai kering dan digiling menjadi bubuk, sedangkan ayam direndam dalam campuran air jeruk nipis, bawang putih, jahe, garam, dan campuran bumbu halus. Setelah direndam, direbus dalam panci dengan tumisan bawang bombay, daun kari, dan daun pandan dalam santan atau air.

Selain itu ada Huni roshi yaitu roti pipih tradisional yang berasal dari Maladewa. Roti pipih biasanya dibuat dengan campuran tepung terigu, parutan kelapa, air hangat, minyak, dan garam.

Setelah adonan lunak namun tidak terlalu lengket terbentuk, adonan dibentuk menjadi bola-bola, digulung menjadi bentuk melingkar, dan dimasak dalam wajan dengan api sedang di kedua sisinya. Huni roshi yang dihasilkan harus sedikit lebih tebal dan lebih renyah daripada roshi, roti pipih khas Maladewa. Huni roshi disajikan dengan hidangan manis atau gurih, dan juga digunakan sebagai bungkus dengan isian apa saja.

4. Seratus Persen Penduduknya Muslim

Penduduk Maladewa. l Istimewa

Maladewa merupakan satu-satunya negara di dunia yang mendeklarasikan penduduknya 100 persen muslim. Bahkan hal ini tak dilakukan negara-negara di Timur Tengah yang juga negara Islam.

Karena itu, Maladewa menerapkan hukum Islam dan ada beberapa aturan yang tak biasa di Maladewa. Lazimnya negara tujuan wisata, biasanya aturan agak longgar namun tidak di Maladewa.

Penduduk Maladewa 100 persen muslim. Karena itu, mereka sangat menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman. Karena itu Maladewa melarang peredaran alkohol secara ketat. Minuman beralkohol cuma bisa dijumpai di hotel, restoran, maupun bar tertentu.

Selain itu ada pula pelarangan untuk memakai bikini di tempat umum bagi warga lokal, begitu juga dengan wisatawan perempuan mancanegara. Kostum renang yang diperbolehkan celana pendek dan kaus. Bikini hanya diperbolehkan di tempat-tempat milik pribadi, seperti pantai khusus atau di hotel

Populasi Maladewa hampir seluruhnya milik kelompok etnis Maladewa yang merupakan hasil dari berbagai bangsa yang menetap di pulau-pulau tersebut secara berturut-turut sepanjang sejarah negara tersebut. Para pemukim pertama, diyakini secara umum, adalah orang-orang Tamil dan Sinhala dari India selatan dan Sri Lanka.

Pedagang dari negara-negara Arab, Malaya, Madagaskar, Indonesia, dan Cina mengunjungi pulau-pulau itu selama berabad-abad. Adapun bahasa resmi Maladewa yaitu bahasa Indo-Eropa yang disebut Dhivehi atau Maladewa dalam Bahasa Arab, Hindi, dan Inggris juga digunakan.

5. Salat Jumat Aktivitas Berhenti

Masjid di pusat kota di Maladewa. l Istimewa

Ketika tiba waktu sholat Jumat, hampir semua kegiatan terhenti lantaran memang seluruh penduduknya merupakan Muslim. Tak ada satu pun fasilitas umum yang buka di Maladewa.

Bahkan, bandara juga ditutup untuk sementara karena salat Jumat. Hampir di tiap sudut kota bisa Anda jumpai masjid, sehingga untuk penganut Islam tentu Maladewa sangatlah ramah Muslim.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer