7 perawatan kulit ala Wanita Sukabumi zaman dulu: Dari kunyit madu hingga lidah buaya

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Jauh sebelum hadirnya beragam produk untuk perawatan kecantikan kulit atau saat ini populer disebut skincare, perempuan-perempuan zaman dulu memproduksi sendiri beragam ramuan tradisional untuk perawatan kecantikan kulit.

Wanita Sukabumi, Jawa Barat, zaman dulu rajin merawat kulit dengan bahan-bahan alami seperti rempah-rempah dan tumbuhan, menggunakan lulur dari beras dan kunyit untuk mencerahkan kulit, serta memanfaatkan bedak beras sebagai alas bedak untuk melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.

Pada zaman dulu, Wanita Sukabumi juga lazim hanya menggunakan air dingin untuk menyegarkan wajah dan mengecilkan pori-pori.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, rajin meminum ramuan seperti jamu dan air kacang hijau untuk kesehatan dan perawatan kulit dari dalam.

Cara tersebut masih populer dilakukan hingga era 80an. Namun, seiring bergesernya standar kecantikan perempuan, cara-cara tradisional tersebut perlahan mulai ditinggalkan. Meskipun demikian, cara-cara tradisional ini masih relevan dilakukan, ketika tren green economic kini ramai digaungakan.

Baca Juga :  Viral, Momen Wanita Sukabumi Pergoki Suami Asyik Boncengin Selingkuhan

Namun untuk sekadar mengingatkan kembali, dan atau dipelajari, berikut 7 cara tradisional merawat kulit luar dan dalam Wanita Sukabumi zaman dulu, dikutip sukabukiheadline.com dari berbagai sumber, Selasa (2/12/2025).

Perawatan dari luar

Untuk perawatan kulit dari luar, sedikitnya ada 5 cara Wanita Sukabumi lakukan, yakni sebagai berikut:

1. Air dingin: Digunakan untuk membasuh wajah agar terasa lebih segar dan membantu mengecilkan pori-pori, mirip dengan fungsi toner modern.

2. Lulur rempah dan beras: Campuran beras yang ditumbuk halus dengan rempah-rempah digunakan sebagai lulur untuk membersihkan dan menghaluskan kulit. Kunyit juga sering digunakan dalam lulur karena sifat antiseptik dan antibakterinya.

Baca Juga :  Alasan Wanita Sukabumi 12 Tahun Tinggalkan Anak Sejak Bayi, Pulang Tinggal Nama
Membuat ramuan tradisional untuk perawatan kulit - sukabumiheadline.com
Membuat ramuan tradisional untuk perawatan kulit – sukabumiheadline.com

3. Bedak dingin beras: Beras yang direndam dan ditumbuk halus dicampur dengan bunga atau daun pandan lalu dikeringkan menjadi bola-bola untuk digunakan sebagai bedak. Bedak ini dipercaya dapat menjaga kulit tetap awet muda dan merawat masalah jerawat.

4. Masker alami: Kunyit yang dicampur dengan madu bisa digunakan sebagai masker, begitu pula dengan daun teh yang diyakini bisa mencerahkan kulit.

5. Lidah buaya: Dipercaya dapat membantu menjaga kesuburan rambut.
Minyak kelapa: Digunakan untuk melembapkan kulit.

Perawatan dari dalam

1. Jamu: Minuman herbal dari berbagai rempah, akar-akaran, dan dedaunan dikonsumsi untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit dari dalam.

2. Air kacang hijau: Rutin diminum untuk membantu mengatasi jerawat dan bintik hitam dari dalam dengan cara membersihkan darah dan menurunkan panas tubuh.

Berita Terkait

Baju hijau hingga hantu tanpa kepala: Lokasi 11 mitos di Sukabumi, terkenal hingga luar daerah
5+3 ratu gaib, siapa paling sakti? Ada Nyi Roro Kidul yang identik Sukabumi
5 tradisi wanita Sukabumi zaman dulu yang perlahan luntur
Jampang Creative Camp 2: Menjadikan laut selatan Sukabumi sebagai harta kreativitas dan pengetahuan
Mengenal seni pertunjukan, ritual dan tradisi khas Sukabumi
Kerajaan Salakanagara: Jauh sebelum Pajajaran, 11 raja pernah berkuasa di Tatar Sunda
16 manfaat mandi air pandan, relaksasi bukan sekadar pewangi alami
5 fakta dan keunikan suku Sunda

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 02:15 WIB

Baju hijau hingga hantu tanpa kepala: Lokasi 11 mitos di Sukabumi, terkenal hingga luar daerah

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:31 WIB

5+3 ratu gaib, siapa paling sakti? Ada Nyi Roro Kidul yang identik Sukabumi

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:10 WIB

5 tradisi wanita Sukabumi zaman dulu yang perlahan luntur

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:04 WIB

Jampang Creative Camp 2: Menjadikan laut selatan Sukabumi sebagai harta kreativitas dan pengetahuan

Senin, 19 Januari 2026 - 07:00 WIB

Mengenal seni pertunjukan, ritual dan tradisi khas Sukabumi

Berita Terbaru

Oknum Brimob, Bripda MS (depan) aniaya bocah di Tual, Maluku Tenggara - Ist

Daerah

Wajah Brimob aniaya pelajar madrasah hingga tewas di Tual

Minggu, 22 Feb 2026 - 19:24 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131