SUKABUMIHEADLINE.com – Politikus PDI Perjuangan Mochtar Mohamad atau akrab dipanggil M2 mengemukakan kemungkinan partainya akan mengususung dua kader internal, Ganjar Pranowo dan Puan Maharani dalam Pemilu Presiden 2024 mendatang.
Menurutya, Ganjar Pranowo adalah kader ideologis Bung Karno, sementara Puan Maharani merupakan kader ideologis sekaligus kader biologis Bung Karno.
Selain itu, menurut Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Barat tersebut, mengusung keduanya bukanlah hal mustahil, mengingat pada pilpres 2024, ambang batas Presidensial Treshold, hanya PDI Perjuangan yang mampu mengusung pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, pasangan Ganjar-Puan akan menciptakan kesolidan di internal partainya, sekaligus menguatkan kelompok Soekarnois di luar PDIP, untuk menyatu dalam pasangan tersebut.
“Pada Pemilu 2024, pemilihan presiden akan bersamaan dengan pemilihan legislatif. Efek ekor Jas Partai yang mengusung kader sebagai capres atau cawapres akan berpengaruh terhadap perolehan suara dan kursi di legislatif dan pilkada,” jelas M2 kepada sukabumiheadline.com, Jumat (17/12/2021).
M2 juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlangsungan estapet kepemimpinan Joko Widodo yang dinilainya berhasil, melalui duet Ganjar-Puan.
“Terlebih Hasil survey terakhir, saat ini PDI Perjuangan mengungguli partai-partai lain di kisaran 25 persen, artinya PDI Perjuangan sudah memiliki modal dasar untuk memenangi Pilpres 2024. Ditambah dengan partai-partai lain yang tidak mengusung kadernya di Pilpres,” kata pria yang juga menjabat Wali Kota Bekasi itu.
Lebih jauh, ia menyebut duet Ganjar-Puan sebagai pasangan ideal. “Ganjar Pranowo mewakili Jawa, sedangkan Puan Maharani mewakili Sumatera. Artinya telah merangkul 70 persen jumlah pemilih di Indonesia,” tandas Mochtar.