Puluhan Rumah di Gegerbitung Sukabumi Rusak Disapu Puting Beliung

- Redaksi

Kamis, 8 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah hancur akibat puting beliung di Gegerbitung Sukabumi. l Istimewa

Rumah hancur akibat puting beliung di Gegerbitung Sukabumi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l GEGERBITUNG – Sebanyak 70 rumah rusak disapu angin puting beliung di Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (7/9/2022).

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, bencana hidrometeorologi itu terjadi sekira pukul 15.00 WIB. Saat itu hujan deras mengguyur disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sukabumi.

Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, angin puting beliung terjadi di Dusun Lio dan Tegalsereh, Desa Caringin.

“Bangunan rumah terdampak sementara dilaporkan ada 70 rumah,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Wawan Godawan.

Ditambahkan, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Gegerbitung hingga malam ini masih berada di lokasi untuk verifikasi dan validasi rumah-rumah rusak terdampak angin puting beliung.

Menurutnya, selain rumah, juga terdapat bangunan lain yang rusak, seperti penggilingan padi, kandang kerbau, gedung olahraga, dan tempat kontes burung.

Baca Juga :  5 Tempat Makan Sate Enak di Sukabumi, Cek Alamatnya

Adapun, dua rumah dilaporkan mengalami rusak berat dua unit dan puluhan lainnya mengalami rusak ringan dan sedang.

Dari data P2BK Gegerbitung mencatat, puluhan rumah terdampak mengalami kerusakan di bagian atap.

“Mayoritas rumah rusak bagian atap atau genting. Juga ada bangunan penggilingan padi yang ambruk,” jelas Ofieq.

Berita Terkait

Anak 12 tahun di Sukabumi dianiaya ibu tiri hingga tewas
Malam ini dua kali gempa guncang Sukabumi
Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi
4,9 km dari 13,7 km Jalan Tol Bocimi Seksi 3, difungsikan gratis buat mudik Lebaran, sampai mana?
5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB
Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara
Cerita pria Bojonggenteng Sukabumi 3 tahun jadi pegawai pabrik di Osaka Jepang

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:36 WIB

Anak 12 tahun di Sukabumi dianiaya ibu tiri hingga tewas

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:56 WIB

Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:26 WIB

4,9 km dari 13,7 km Jalan Tol Bocimi Seksi 3, difungsikan gratis buat mudik Lebaran, sampai mana?

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:27 WIB

5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi

Senin, 16 Februari 2026 - 21:14 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB

Berita Terbaru

Ilustrasi pegawai sedang menghitung upah atau gaji - sukabumiheadline.com

Ekonomi

IMF minta pajak penghasilan karyawan di Indonesia naik

Jumat, 20 Feb 2026 - 21:45 WIB

Sukabumi

Anak 12 tahun di Sukabumi dianiaya ibu tiri hingga tewas

Jumat, 20 Feb 2026 - 20:36 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131