Pria 40 tahun asal Cicantayan Sukabumi tewas tenggelam dalam sumur

- Redaksi

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AA, pria 40 tahun asal Cicantayan Sukabumi tewas tenggelam dalam sumur - Ist

AA, pria 40 tahun asal Cicantayan Sukabumi tewas tenggelam dalam sumur - Ist

sukabumiheadline.com – Abidin Abdorahman (40) warga Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur sedalam sekitar 15 meter di Perumahan Alam Layung Indah Blok 3, RT 004/008, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (9/10/2025).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kejadian, korban tengah membantu memperbaiki mesin pompa air (Sanyo) milik seorang warga bernama Asep Kamilah. Namun, diduga karena kelalaian dan kondisi sumur yang berbahaya, korban terpeleset hingga tercebur ke dalam sumur.

Menurut laporan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cicantayan, sumur tempat korban terjatuh memiliki kedalaman sekitar 15 meter dan diduga mengandung gas beracun. Kondisi tersebut menyebabkan korban tidak dapat bertahan lama di dalam sumur dan akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban dinyatakan meninggal dunia di dalam sumur setelah berupaya memperbaiki pompa air. Sumur tersebut mengandung gas dan cukup dalam, sehingga sangat berisiko,” ujar Ojan, petugas P2BK Cicantayan dalam laporan resminya.

Begitu mendapat laporan, petugas gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Sukabumi, Damkar, TKSK, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Tagana segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Tim rescue BPBD bersama petugas pemadam kebakaran bekerja sama mengevakuasi jenazah korban dari dasar sumur dengan peralatan khusus mengingat adanya potensi bahaya gas.

“Proses evakuasi berjalan cukup lama karena medan yang sulit dan kondisi sumur yang sempit. Setelah beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil mengangkat tubuh korban ke permukaan dan menyerahkannya kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tubuh renta Sadi harus ditandu karena jalan rusak di Jampang Tengah Sukabumi
Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot
Dishub Jabar turun tangan, bakal rutin razia ODOL di Sukabumi ruas Cikembar-Jampang Tengah
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda Desa: Pilkades hingga kesejahteraan perangkat
Terlibat kejar-kejaran bak film, maling motor asal Sukabumi akhirnya dibekuk warga
Baru dua pekan kerja, buruh proyek Hotel Sayan Terrace asal Sukabumi ditemukan tak bernyawa
Kisah Aiptu Hikmatuloh, polisi di Sukabumi rela jual motor demi bantu warga
Polres Sukabumi ungkap dugaan penipuan Rp2 miliar didirikan dapur MBG

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 12:27 WIB

Tubuh renta Sadi harus ditandu karena jalan rusak di Jampang Tengah Sukabumi

Sabtu, 25 April 2026 - 14:40 WIB

Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot

Jumat, 24 April 2026 - 23:57 WIB

Dishub Jabar turun tangan, bakal rutin razia ODOL di Sukabumi ruas Cikembar-Jampang Tengah

Kamis, 23 April 2026 - 23:32 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda Desa: Pilkades hingga kesejahteraan perangkat

Rabu, 22 April 2026 - 16:23 WIB

Terlibat kejar-kejaran bak film, maling motor asal Sukabumi akhirnya dibekuk warga

Berita Terbaru

Otomotif

Nissan Gravite, mobil murah dan irit BBM

Minggu, 26 Apr 2026 - 05:25 WIB

Ilustrasi wisatawan asing sedang kemping - sukabumiheadline.com

Wisata

Minat wisatawan asing kemping di Sukabumi sangat rendah

Minggu, 26 Apr 2026 - 03:00 WIB