Batalkan Rencana Bakar Al Kitab dan Taurat Warga Swedia: Saya Muslim

- Redaksi

Kamis, 20 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com l Seorang Muslim Swedia, Ahmad Alloush, yang diberi izin untuk membakar kitab Taurat dan Alkitab di luar Kedutaan Besar Israel di Stockholm, Swedia, batal melakukan aksinya.

Pada Sabtu, (15/7/2023) Ahmad Alloush malah memilih untuk berdemonstrasi menentang tren penodaan kitab suci yang berkembang.

Pria berusia 32 tahun itu telah mendapat persetujuan dari kepolisian Stockholm untuk mengadakan protes terbatas yang melibatkan tiga orang untuk membakar Taurat dan Alkitab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, alih-alih menjalankan niat awalnya, Ahmad memilih jalan damai, secara simbolis melemparkan korek api ke tanah daripada membakar kitab suci tersebut.

“Saya tidak pernah berpikir saya akan membakar buku apa pun. Saya seorang Muslim, kami tidak membakar (buku),” kata Ahmad kepada majelis kecil yang berkumpul untuk mengantisipasi acara tersebut.

Baca Juga :  UAS Saja Tersenyum, Sejak Dibuka Sudah 7.000 AlQuran Hilang di Masjid Al Jabbar

Ahmad menjelaskan bahwa motif sebenarnya mengorganisir protes tersebut adalah untuk menyoroti perbedaan antara kebebasan berbicara dan tidak menghormati komunitas etnis lain.

“Ini adalah respon terhadap orang-orang yang membakar Alquran. Saya ingin menunjukkan bahwa kebebasan berekspresi memiliki batasan yang harus diperhatikan,” kata Ahmad menyuarakan keprihatinannya.

Menekankan pentingnya saling menghormati dalam masyarakat bersama, Ahmad memperingatkan tentang konsekuensi yang berpotensi mengerikan dari penodaan agama.

“Jika saya membakar Taurat, satu lagi Injil, satu lagi Alquran, akan ada perang di sini. Yang ingin saya tunjukkan adalah tidak benar melakukannya,” tambahnya.

Baca Juga :  Presiden China Akan Modifikasi AlQuran dan Hadits, Begini Jadinya

Protes yang digelar Ahmad terjadi setelah insiden bulan lalu, di mana seorang imigran Irak membakar halaman-halaman AlQuran di luar masjid Stockholm selama hari raya Idul Adha.

Tindakan tersebut menimbulkan kecaman global dari umat Islam dan mendorong penyelidikan oleh otoritas Swedia atas “hasutan terhadap kelompok etnis” meskipun polisi setempat memberinya lampu hijau untuk melakukan penodaan tersebut.

Insiden itu juga memicu krisis diplomatik karena Irak, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Maroko memanggil duta besar Swedia.

Aksi ini lebih lanjut mendorong pertemuan darurat 57 anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan mempertanyakan upaya Swedia untuk bergabung dengan NATO, menyusul demonstrasi serupa yang diadakan oleh seorang aktivis sayap kanan di luar Kedutaan Besar Turki di Stockholm awal tahun ini.

Berita Terkait

RS Pusat Pasukan Bela Diri Jepang akan rawat warga Gaza yang sakit dan terluka
Pasukan Israel bersumpah kuasai lebih luas wilayah Gaza
Profil Paetongtarn Shinawatra, PM Thailand dekat dengan kelompok Muslim
Kriangkrai Techamong, PRT picu permusuhan berdarah Thailand-Arab Saudi
Fenomena “anak dengan ekor busuk”, petaka baru generasi muda China
RI kalah dari Timor Leste, ini ranking negara paling korup versi TI
Profil Oleg Gorokhovsky, pemilik bank Ukraina galang dana untuk beli senjata nuklir
Bersiap perang besar di Gaza, PM Israel panggil 400.000 tentara cadangan

Berita Terkait

Kamis, 27 Maret 2025 - 18:54 WIB

RS Pusat Pasukan Bela Diri Jepang akan rawat warga Gaza yang sakit dan terluka

Sabtu, 22 Maret 2025 - 05:38 WIB

Pasukan Israel bersumpah kuasai lebih luas wilayah Gaza

Selasa, 18 Maret 2025 - 10:00 WIB

Profil Paetongtarn Shinawatra, PM Thailand dekat dengan kelompok Muslim

Senin, 17 Maret 2025 - 03:00 WIB

Kriangkrai Techamong, PRT picu permusuhan berdarah Thailand-Arab Saudi

Minggu, 16 Maret 2025 - 19:58 WIB

Fenomena “anak dengan ekor busuk”, petaka baru generasi muda China

Berita Terbaru

TPI Palangpang Sukabumi - Istimewa

Legislatif

Soal TPI Palangpang, DPRD Kabupaten Sukabumi kritik kinerja DKP

Sabtu, 5 Apr 2025 - 12:00 WIB