Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlilit utang, N sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Terlilit utang, N sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

sukabumiheadline.com – Seorang pria sopir pickup berinisial N, terpaksa mengaku dibegal akibat terlilit utang. Video ketika N dalam kondisi tangan dan kaki terikat di dalam mobil dan viral di media sosial ternyata hanya rekayasa.

Sebelumnya, video viral di media sosial seorang pria mengaku menjadi korban pembegalan di Jalan Jalur Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Jawa Barat pada Jumat (30/1/2026).

Sejumlah wargapun terlihat bergegas menolong N, karena tidak menduga pria tersebut merekayasa cerita sebagai korban pembegalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun setelah diperiksa, ternyata kasus pembegalan itu adalah rekayasa yang dilakukan N. Kepada polisi, N mengaku merekayasa pembegalan untuk menguasai uang majikannya.

Menurut Kepala Polsek Cisaat AKP Yanto, kejadian rekayasa oleh N yang sebelumnya mengaku sebagai korban pembegalan.

“Yang bersangkutan sengaja melakukan itu untuk kepentingan pribadi, seolah-olah dirinya dibegal,” kata Yanto dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/1/2026).

Yanto menjelaskan, pria tersebut berinisial N. Berdasarkan pengakuannya, N berpura-pura menjadi korban begal karena terlilit utang. N diketahui mengikat dirinya sendiri sejak sekitar pukul 04.00 WIB dan kemudian ditemukan warga sekitar pukul 06.30 WIB.

“Hasil pemeriksaan, pengakuannya dia butuh uang karena terlilit utang, dia merencanakan akan melaksanakan pernikahan,” lanjut Yanto.

Dalam skenario yang dibuat, N mengaku menjadi korban pembegalan dan kehilangan uang milik bosnya serta barang berharga miliknya.

Namun, uang dan barang tersebut ternyata masih berada dalam penguasaannya.

Namun, kasus tersebut dihentikan karena menurut Yanto, tidak ada laporan dari pihak yang dirugikan.

“Yang bersangkutan merupakan karyawan sebagai sopir sayuran. Pemilik uang tidak membuat laporan, sehingga tidak ditindaklanjuti ke proses berikutnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor
Gudang miras oplosan dan ilegal di Sukabumi digrebek polisi, ratusan botol disita
UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi
Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Berita Terbaru

Ilustrasi Halloween - sukabumiheadline.com

Khazanah

31 Oktober: Halloween, Saraswati hingga pendiri Pramuka Putri

Sabtu, 31 Okt 2026 - 00:01 WIB

Rumah warga Gunungpuyuh, Kota Sukabumi ambruk dipicu longsor - BPBD Kota Sukabumi

Sukabumi

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor

Jumat, 30 Okt 2026 - 19:20 WIB