Sosok Kepala SD Yuwati Bhakti Sukabumi Diduga Ikut Perundungan Siswa

- Redaksi

Jumat, 8 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Sekolah SD Yuwati Bhakti dan Leon korban perundungan l @odc_smi/website SD Yuwati Bhakti

Kepala Sekolah SD Yuwati Bhakti dan Leon korban perundungan l @odc_smi/website SD Yuwati Bhakti

sukabumiheadlline.com l Kasus perundungan pelajar sekolah dasar (SD) di Kota Sukabumi, Jawa Barat yang saat ini tengah disorot publik, mulai terungkap.

Diketahui, kasus perundungan terhadap korban berinisial L, pelajar salah satu SD di Sukabumi hingga harus menjalani operasi lantaran lengan patah dan tulangnya terbalik.

Usut punya usut, Kepala Sekolah diduga turut mengintimidasi korban perundungan demi menutupi kasus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, kasus ini diungkap Mellisa Anggraini selaku kuasa hukum keluarga korban melalui media sosial X.

Merespon pemberitaan tersebut, akun X @PartaiSocmed turut mengungkap tempat kejadian perkara berada di SD Yuwati Bhakti, Sukabumi.

“Dapat info nama sekolahnya SD Yuwati Bhakti, dan ayah dari anak pelaku bernama Winanto Suherli, adakah yang bisa mengkonfirmasi informasi ini?” cuitnya dikutip sukabumiheadline.com Jumat (8/12/2023).

SD Yuwati Bhakti sendiri merupakan sekolah swasta yang beralamat di Jl. Suryakencana, Nomor 39, Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Pemilik akun lantas mengunggah tangkapan layar profil instagram SD Yuwati Bhakti yang kabarnya saat ini sudah menutup kolom komentar.

Lantas, saat ditelusuri melalui website resmi SD Yuwati Bhakti, didapati sosok dan tampang serta identitas Kepala Sekolah terkait.

Disebutkan, profil guru dan pengajar SD tersebut termasuk nama Sr. Agustina Dede Mite, OSU sebagai Kepala Satuan Pendidikan atau Kepala Sekolah.

Selain tampang dan identitas nama, masih sedikit informasi yang didapatkan dari sosok Kepala Sekolah.

Sebelumnya, ayah korban DS menyebutkan jika guru beserta Kepala Sekolah turut mengintimidasi L dari Hari-H lengan sang anak patah.

“Bukan hanya bully dari teman sekolah, tapi guru-guru dan Kepala Sekolah turut serta mengintimidasi L dari sejak di UKS,” tulis ayah korban melalui instagram @odc_smi.

Tak sampai di situ, Kepala Sekolah SD tempat L belajar juga diduga turut serta membuat skenario agar korban mengaku terjatuh dan bukan di-bully oleh temannya.

“Kejahatan terstruktur, terjadwal ramai-ramai oleh guru dan kepsek ini terjadi karena sebuah alasan,” tambahnya.

Melalui akun instagramnya itu juga, pihak keluarga korban turut menduga sudah ada 10 orang yang terlibat dalam kasus perundungan tersebut.

“Sampai saat ini sudah tercatat 10 terduga pelaku bully dan intimidasi L dengan komposisi, 1 Kepsek, 1 Petugas TU, 6 Guru dan 2 Siswa,” tukasnya.

Berita Terkait

Viral! Biker terciduk menyimpan bra di bawah jok motor, anti-maling?
Anak Hotman Paris marah ayahnya bela eks Jampidsus: Kebanyakan pencitraan
Tradisi nyeleneh di Desa Kamchatka, tamu bisa tidur bareng istri tuan rumah
Bisnis baru di China, sewakan kantor agar pengangguran bisa pura-pura kerja
Facebook, Instagram dan WhatsApp Web kompak error
Viral, video haru sekelompok pria sambut teman masa kecil bebas dari Lapas Sukabumi
Sony Sonjaya posting pesan ke Kepala BGN baru, netizen: Sempat-sempatnya drama
Twit Gubernur DKI Jakarta yang ikut senang Persib juara diungkit Bobotoh

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:28 WIB

Viral! Biker terciduk menyimpan bra di bawah jok motor, anti-maling?

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:51 WIB

Anak Hotman Paris marah ayahnya bela eks Jampidsus: Kebanyakan pencitraan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:24 WIB

Tradisi nyeleneh di Desa Kamchatka, tamu bisa tidur bareng istri tuan rumah

Senin, 13 Juli 2026 - 22:57 WIB

Bisnis baru di China, sewakan kantor agar pengangguran bisa pura-pura kerja

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:49 WIB

Facebook, Instagram dan WhatsApp Web kompak error

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB

Ilustrasi seorang warga miskin menjadi terdakwa di pengadilan - sukabumiheadline.com

Hukum

Hukum di Indonesia seperti golok, Mantan Ketua MK: Suram

Minggu, 26 Jul 2026 - 03:40 WIB

Sukabumi

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:58 WIB

Honda F125 - Honda

Otomotif

Intip spesifikasi Honda F125, harga cuma Rp20 jutaan

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:00 WIB