Waspada warga Ciambar dan Parungkuda Sukabumi, Sungai Cicatih meluap terjang rumah

- Redaksi

Rabu, 3 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan milik warga di Kecamatan Ciambar dan Parungkuda terendam banjir sebab Sungai Cicatih meluap. - Istimewa

Bangunan milik warga di Kecamatan Ciambar dan Parungkuda terendam banjir sebab Sungai Cicatih meluap. - Istimewa

sukabumiheadline.com – Meluapnya Sungai Cibeber di Kecamatan Cicurug, membuat aliran Sungai Cicatih, yang melintasi Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pun meluap dan menggenangi bangunan rumah warga.

Informasi diperoleh, sejumlah bangunan digenangi aliran Sungai Cicatih yang meluap, Rabu (3/4/2024) sore pukul 15.00 hingga malam pukul 20.30 WIB.

“Warga di belakang Pasar Parungkuda kebanjiran. Bangunan milik warga di bantaran sungai tergenang aliran Sungai Cicatih,” kata salah seorang warga, Didi Jaenulatif kepada sukabumiheadline.com, Rabu malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Didi menambahkan, warga terdampak meliputi Kampung Leuwi Orok, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda.

“Warga sebelahnya, Kampung Gobang Pasar, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar juga terdampak,” kata pengurus Karang Taruna, Kecamatan Parungkuda itu.

Hingga berita ini ditulis, redaksi belum menerima informasi terkait korban dan jumlah kerugian dari BPBD Kabupaten Sukabumi.

Diberitakan sebelumnya, Sungai Cibeber yang membelah wilayah Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meluap setelah wilayah utara diguyur hujan deras sejak sore pukul 15.00 WIB.

Pantauan di lokasi, dua kampung di dua desa yang dilintasi aliran Sungai Cibeber diterjang banjir hingga setinggi pinggang orang dewasa. Baca lengkap: Sungai Cibeber meluap, warga dua desa di Cicurug Sukabumi terdampak

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB