Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pria memegang senapan - sukabumiheadline..com

Ilustrasi pria memegang senapan - sukabumiheadline..com

sukabumiheadline.com – Seorang pria berinisial S (35) harus diamankan polisi berikut barang bukti berupa senapan angin di Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dikutip sukabumiheadline.com dari laman resmi Polda Jawa Barat, Sabtu (7/2/2026), penangkapan dilakukan setelah insiden meletusnya senapan angin yang menyebabkan anak tirinya, SH (6), mengalami luka tembak serius di bagian kepala, pada Jumat (6/2/2026) siang.

Kapolsek Kadudampit, Ipda Suhendar, mengonfirmasi bahwa saat ini terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden bermula ketika S sedang membersihkan dan memperbaiki senapan angin jenis PCP kaliber 4,5 mm di depan rumahnya,” katanya.

“Diduga kurang hati-hati, pria tersebut tidak menyadari bahwa masih terdapat peluru di dalam laras senapan saat ia membongkar bagian popor,” jelas Suhendar.

Senapan tersebut tiba-tiba meletus dan peluru mengenai bagian atas pelipis korban hingga menembus ke belakang kepala. Menyadari kejadian tersebut, pihak kepolisian segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menyita barang bukti berupa satu pucuk senapan angin.

Guna pendalaman kasus secara komprehensif, perkara ini kini telah dilimpahkan ke Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota. Upaya kepolisian saat ini difokuskan pada pengambilan keterangan dari terduga pelaku serta saksi-saksi di lokasi kejadian.

“Selain melakukan tindakan hukum, kepolisian juga terus memantau perkembangan kondisi kesehatan korban yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Betha Medika Cisaat,” jelasnya.

Korban dilaporkan dalam kondisi kritis dan belum sadarkan diri akibat luka tembak tersebut. Kapolsek menegaskan bahwa penanganan kasus ini akan dilakukan secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Di sisi lain, kepolisian juga berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat yang tengah mengupayakan bantuan administrasi bagi keluarga korban guna kelancaran proses medis di rumah sakit.

Berita Terkait

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor
Gudang miras oplosan dan ilegal di Sukabumi digrebek polisi, ratusan botol disita
UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi
Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Berita Terbaru

Ilustrasi Halloween - sukabumiheadline.com

Khazanah

31 Oktober: Halloween, Saraswati hingga pendiri Pramuka Putri

Sabtu, 31 Okt 2026 - 00:01 WIB

Rumah warga Gunungpuyuh, Kota Sukabumi ambruk dipicu longsor - BPBD Kota Sukabumi

Sukabumi

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor

Jumat, 30 Okt 2026 - 19:20 WIB