Gerhana Matahari Cincin awal Oktober 2024 dan 4 fenomena luar angkasa, Saturnus muncul

- Redaksi

Sabtu, 28 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerhana matahari cincin - Istimewa

Gerhana matahari cincin - Istimewa

sukabumiheadline.com – Bulan Oktober 2024 diprediksi akan ada lima fenomena astronomi akan menghiasi langit, salah satunya adalah kemunculan Planet Saturnus. Sejumlah fenomena astronomi lain pada Oktober 2024 yang menarik adalah dua hujan meteor.

Berikut adalah 5 fenomena astronomi yang diprediksi akan terjadi pada Oktober tahun ini:

1. Gerhana Matahari Cincin Rabu (2/10/2024)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerhana Matahari cincin adalah fenomena astronomi saat Bulan melewati antara Matahari dan Bumi dan berada dekat dengan titik terjauhnya dari Bumi. Karena Bulan lebih jauh, Bulan tampak lebih kecil dari Matahari dan tidak sepenuhnya menutupi Matahari. Karenanya, Bulan tampak seperti cakram gelap di atas cakram yang lebih besar dan terang.

Peristiwa ini disebut “cincin api” di sekitar Bulan. Gerhana Matahari cincin akan terjadi pada Rabu (2/10/2024) dan dapat disaksikan di Patagonia, wilayah paling selatan Chile dan Argentina.

Baca Juga :  17 Februari bakal ada fenomena gerhana matahari cincin

2. Kemunculan Saturnus

Planet Saturnus, akan menampakkan diri ke penduduk Bumi pada Senin (14/10/2024). Planet yang memiliki cincin itu akan berada di posisi tepat bersebelahan dengan Bulan apabila dilihat dari Bumi. Planet berwarna emas ini bersinar terus-menerus jika dibandingkan bintang-bintang yang berkelap-kelip.

3. Supermoon Supermoon

“Hunter’s Moon” akan muncul terlihat di semua belahan Bumi. Fenomena Supermoon kali ini bisa dianggap istimewa karena menjadi Supermoon yang paling dekat pada 2024. Artinya, Bulan akan tampak lebih besar dan terang daripada dua Supermoon lain yang terjadi pada 2024. Fenomena astronomi ini akan terjadi pada pada Kamis (17/10/2024) sekitar pukul 19.26 waktu setempat.

4. Hujan Meteor Draconid

Kemudian, pada Selasa (8/10/3024) juga diprediksi akan terjadi hujan meteor Draconid. Hujan meteor ini tidak termasuk jenis hujan meteor yang terjadi dalam jumlah besar, yakni sekitar enam meteor per jam. Namun, hujan meteor menjadi awal musim hujan meteor lain yang jauh lebih banyak jumlahnya. Pada 2024, hujan meteor akan mencapai puncaknya saat Bulan purnama 29 persen, sehingga cahaya Bulan akan memberikan gangguan minimal. Waktu terbaik untuk menyaksikan hujan meteor Draconid adalah saat sore.

Baca Juga :  17 Februari bakal ada fenomena gerhana matahari cincin

5. Hujan Meteor Orionid

Hujan meteor Orinoid akan mencapai puncaknya pada Senin (21/10/2024) pada malam hari dengan laju maksimum sekitar 25 meteor per jam, dilansir dari Royal Museums Greenwich. Hujan meteor ini memiliki ciri khas meteor yang sangat cepat yang dapat meninggalkan jejak yang terus-menerus. Seperti hujan meteor lainnya, untuk mendapatkan kesempatan terbaik melihat Orionid, Anda bisa melihat langsung ke langit. Setelah itu perhatikan garis-garis cahaya terang yang berasal dari butiran-butiran kecil Komet Halley yang terkenal.

Berita Terkait

Toyota Kijang Super 2026: Mobil legendaris hadir dengan teknologi hybrid, harga?
Prakiraan cuaca Sukabumi 24-28 Februari, hujan ringan hingga shower
Spesifikasi Tata Ultra, Mahindra dan Tata Ultra untuk Kopdes merah putih meskipun diprotes
Honda X-Tracker 150 cc 2026, bebek trail murah, irit BBM, tunggangan segala medan
Cek harga Moto Razr 60 di Indonesia, ponsel lipat imut dari Motorola
Impor 35.000 pickup Mahindra: Spek dan harga mobil Kopdes Merah Putih dari India
Spesifikasi dan harga Triumph Scrambler 1200, dipakai Dedi Mulyadi keliling Jawa Barat
Waspada angin kencang, prakiraan cuaca Sukabumi 7 hari ke depan

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:19 WIB

Toyota Kijang Super 2026: Mobil legendaris hadir dengan teknologi hybrid, harga?

Senin, 23 Februari 2026 - 21:07 WIB

Prakiraan cuaca Sukabumi 24-28 Februari, hujan ringan hingga shower

Senin, 23 Februari 2026 - 05:47 WIB

Spesifikasi Tata Ultra, Mahindra dan Tata Ultra untuk Kopdes merah putih meskipun diprotes

Minggu, 22 Februari 2026 - 07:02 WIB

Honda X-Tracker 150 cc 2026, bebek trail murah, irit BBM, tunggangan segala medan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 06:50 WIB

Cek harga Moto Razr 60 di Indonesia, ponsel lipat imut dari Motorola

Berita Terbaru

Akses, Wanita Sukabumi Mengadu ke KDM - Ist

Hukum

Merasa ditipu bank, Wanita Sukabumi Mengadu ke KDM

Minggu, 1 Mar 2026 - 20:18 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131