Hanya 18 jemaah haji Kota Sukabumi berangkat, sebab cerai hingga meninggal dunia

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jemaah haji di depan Kabah - sukabumiheadline.com

Ilustrasi jemaah haji di depan Kabah - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kuota haji Kota Sukabumi pada 2026 hanya 35 orang. Jumlah tersebut mengalami penurunan signifikan dibandingkan 2025 yang mencapai 252 orang. Adapun dari 35 kuota yang ada,  terdiri dari 22 jemaah sesuai nomor urut porsi dan tujuh jemaah kategori lanjut usia.

Meskipun demikian, tidak seluruh jemaah yang memanfaatkan kuota minim tersebut untuk berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Diketahui, calon jemaah haji asal Kota Sukabumi yang akan berangkat ke Tanah Suci pada 2026 hanya 18 orang.

Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi, Apidudin, seluruh calon jemaah yang akan berangkat telah memenuhi persyaratan, baik dari sisi kesehatan maupun administrasi, dan dijadwalkan berangkat pada 7 Mei 2026 tergabung dengan jemaah dari daerah lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang berangkat dari Kota Sukabumi tahun 2026 ini sebanyak 18 calon, semuanya sudah menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan layak,” ujarnya.

Adapun dari total kuota 35 orang, hanya 21 calon jemaah yang melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH). Dari jumlah tersebut, dua orang memilih menunda keberangkatan karena ingin berangkat bersama keluarga pada tahun berikutnya.

“Dari 21 orang yang melunasi, dua orang menunda, dan dari 19 orang, dua orang mutasi ke Kabupaten Bogor karena ingin bergabung dengan organisasinya. Jadi tersisa 17 orang,” jelasnya.

Selanjutnya, terdapat tambahan satu jemaah hasil mutasi dari daerah lain, sehingga total jemaah yang akan berangkat menjadi 18 orang.

Faktor lain yang memengaruhi rendahnya penyerapan kuota antara lain kondisi ekonomi, kesehatan jemaah, hingga masalah administrasi, hingga perceraian dan meninggal dunia, namun belum dilakukan proses pembatalan.

“Ada juga jemaah yang sakit, ada yang sudah meninggal namun belum diurus pembatalannya oleh ahli waris, serta ada pasangan yang sudah bercerai,” ungkapnya.

Berita Terkait

Artis asal Sukabumi diselimuti duka
Profil Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra asal Sukabumi, selangkah menuju jenderal
A-Z 23 Juli Hari Anak Nasional: Sejarah hingga harapan dan pencabulan anak di Sukabumi
Hari ini 79 tahun lalu: Belanda menyerbu Sukabumi TNI dan pejuang mundur
Biografi dan foto-foto cantik Putri Leonor, pewaris takhta Kerajaan Spanyol
Biografi Lamine Yamal, bocah Muslim miskin asal Spanyol ke panggung juara Piala Dunia 2026
Catatan prestasi Herman Suradiradja: Pria Sukabumi Grandmaster Catur Indonesia pertama
Bagaimana warga Jakarta memandang wanita Sukabumi? Religius, tapi…

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:23 WIB

Artis asal Sukabumi diselimuti duka

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:14 WIB

Profil Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra asal Sukabumi, selangkah menuju jenderal

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:05 WIB

A-Z 23 Juli Hari Anak Nasional: Sejarah hingga harapan dan pencabulan anak di Sukabumi

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:00 WIB

Hari ini 79 tahun lalu: Belanda menyerbu Sukabumi TNI dan pejuang mundur

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:12 WIB

Biografi dan foto-foto cantik Putri Leonor, pewaris takhta Kerajaan Spanyol

Berita Terbaru

Selfi Nafilah tampil berhijab - Instagram

Hikmah

Artis asal Sukabumi diselimuti duka

Selasa, 28 Jul 2026 - 02:23 WIB

Puncak Habibie terbakar - Ist

Sukabumi

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Senin, 27 Jul 2026 - 22:36 WIB