Diduga depresi 3 kali gagal berumahtangga, PNS di Sukabumi ini memilih akhiri hidup

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tambang terikat - sukabumiheadline.com

Ilustrasi tambang terikat - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Diduga depresi karena masalah pribadi, pria berinisial TN, seorang pegawai negeri sipil (PNS) Pemadam Kebakaran (Damkar), ditemukan tewas gantung di rumahnya di Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026).

Menurut Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, tubuh pria berusia 45 tahun tersebut ditemukan tergantung dan sudah tak bernyawa sekira pukul 03.00 WIB.

“Korban ditemukan gantung diri dengan menggunakan tali tambang plastik warna hijau,” kata Ade dalam keterangan tertulisnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tubuh TN yang tergantung ditemukan pertama kali oleh anaknya yang terbangun dari tidur dan hendak ke kamar mandi. Namun, sang anak kaget mendapati tubuh ayahnya yang tergantung di depanpintu kamar.

“Anak korban terbangun dan mau ke kamar mandi, namun ketika membuka pintu kamar, anak tersebut melihat tubuh ayahnya menggantung di depan kamar,” jelas Ade.

Sang anak dalam kondisi kaget, kemudian berteriak serta meminta tolong kepada keluarga yang lain. Keluarga dan warga sekitar yang sedang ronda pun sontak mendatangi lokasi dan melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.

Dari hasil pemeriksaan luar petugas kepolisian di tempat kejadian perkara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh TN.

Adapun berdasarkan keterangan keluarga, TN memiliki riwayat penyakit jantung. Selain itu, TN diduga tengah depresi akibat persoalan dalam keluarganya.

“Penyebab melakukan bunuh diri diduga karena masalah keluarga, karena sudah tiga kali menikah namun selalu gagal dalam berumah tangga,” ujar Ade.

Berita Terkait

Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi
Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi soroti perubahan status lahan HGU jadi HGB di Ciambar
5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi ingin lahan HGB terlantar di Ciambar untuk kepentingan masyarakat
Saling bacok dua kelompok di Sukalarang Sukabumi, 5 orang diamankan
Di Sukabumi Menhan dan Wapang TNI ingatkan skill menembak dan bela diri: Mutlak
Kontrakan RBC Sukabumi digeledah, pengedar narkoba ditangkap di Cisaat
ASN Dishub Kabupaten Sukabumi akui pelecehan seksual ke 3 siswi PKL: Hanya bercanda

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 10:00 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi soroti perubahan status lahan HGU jadi HGB di Ciambar

Kamis, 24 September 2026 - 23:50 WIB

5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi

Kamis, 24 September 2026 - 16:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi ingin lahan HGB terlantar di Ciambar untuk kepentingan masyarakat

Rabu, 23 September 2026 - 16:00 WIB

Saling bacok dua kelompok di Sukalarang Sukabumi, 5 orang diamankan

Selasa, 22 September 2026 - 23:00 WIB

Di Sukabumi Menhan dan Wapang TNI ingatkan skill menembak dan bela diri: Mutlak

Berita Terbaru