sukabumiheadline.com – Buah manggis atau garcinia mangostana, adalah buah tropis yang dikenal sebagai ratu buah-buahan dan digemari karena rasanya yang manis dan segar. Buah manggis juga digemari karena kaya akan nutrisi dan antioksidan seperti xanthones.
Untuk informasi, xanthones merupakan senyawa polifenol kuat yang berfungsi sebagai antioksidan alami, antikanker, dan antiinflamasi.
Bahkan, daging buah manggis maupun kulitnya menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Karenanya, buah ini dikembangkan bukan saja karena bernilai ekonomi, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabupaten Sukabumi, merupakan salah satu daerah sentra produksi buah manggis di Jawa Barat. Selain untuk konsumsi dalam negeri, manggis dari Sukabumi juga dipasarkan ke luar negeri.
Produksi manggis di Sukabumi merupakan salah satu yang terbesar di Jawa Barat, dengan fokus utama pada pasar ekspor internasional.
Berita Terkait: RI masuk 5 besar, China juaranya: Berapa produksi buah lengkeng Sukabumi?
Produksi buah manggis Sukabumi
Produksi manggis di Sukabumi sangat signifikan, menjadikannya salah satu sentra penghasil manggis berkualitas ekspor, terutama dari kecamatan seperti Cikembar dan Cicantayan, yang memasok pasar internasional ke China dan Timur Tengah.
Buah manggis Sukabumi dikenal memiliki kualitas unggul, bahkan diakui lebih baik dari negara Asia Tenggara lain, dengan panen puncak umumnya Januari-Februari dan bisa berlangsung hingga April tergantung kondisi.
Berikut sejumlah catatan mengenai produksi buah manggis Sukabumi, sukabumiheadline.com sajikan untuk Anda, Sabtu (17/1/2026).
Berita Terkait: Identifikasi 17 jenis komoditas potensial jadi buah unggulan dari Sukabumi
Sentra Produksi Utama

Kecamatan Cikembar, Cicantayan dan Warungkiara, dikenal sebagai daerah penghasil manggis terbaik, dengan desa-desa seperti Hegarmanah dan Cimanggis menjadi penghasil utama. Sehingga, menjadi sumber pendapatan signifikan bagi petani, bahkan mampu membeli kendaraan.
Kualitas dan Volume Ekspor
Buah manggis dari wilayah ini memiliki standar kualitas tinggi yang didukung oleh pendampingan berkelanjutan dari pemerintah dan pihak swasta untuk memenuhi standar pasar global.
Manggis Sukabumi sering diekspor langsung ke China karena kualitasnya yang tinggi, tidak hanya memenuhi kuantitas tetapi juga standar mutu internasional. Buah manggis dari Sukabumi memiliki syarat ekspor ketat seperti ukuran dan tidak ada cacat kulit atau getah kuning.
Buah ini diekspor langsung ke China dan Malaysia, atau melalui negara transit seperti Thailand untuk pasar Timur Tengah, menunjukkan peningkatan kualitas dan branding.
Salah satu eksportir besar buah manggis di Sukabumi, PT Manggis Elok Utama, mencatat rata-rata ekspor ke Tiongkok mencapai 500 kontainer per musim, atau sekira 18-20 ton per kontainer.
Data tersebut, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sukabumi menunjukkan tren produksi yang tetap stabil sebagai salah satu penyumbang utama dari total 397,18 ribu ton produksi manggis nasional.
Musim Panen & Produksi
Januari hingga Februari, dengan potensi produksi sangat tinggi saat puncak. Namun, bisa berlangsung hingga April jika pohon berbuah lebat dan petani tidak terburu-buru panen.
Buah manggis Sukabumi merupakan kekuatan penting dalam produksi manggis nasional, dengan fokus kuat pada peningkatan mutu untuk memenuhi permintaan pasar ekspor global.
Baca Juga: 25 jenis buah dihasilkan dari Kabupaten Sukabumi, dari alpukat hingga jengkol
Kandungan gizi buah manggis
Untuk informasi, dalam 100 gram daging buah manggis segar, terkandung nutrisi penting seperti energi 63 kalori, air 83 gram, karbohidrat 18,4 gram, serat makanan 1,7 gram, lemak 0,5 gram, protein 0,5 gram, dan vitamin C 2 mg.
Selain itu, buah manggis juga mengandung kalsium 9 mg, fosfor 14 mg, tembaga 0,4 mg, kalium, mangan, dan magnesium.
Berkat kandungan gizinya, manggis memberikan beragam manfaat bagi kesehatan tubuh:
- Kaya Antioksidan: Senyawa xanthones dan vitamin C membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan melawan penyakit.
- Meningkatkan Kekebalan Tubuh: Kandungan vitamin dan mineralnya mendukung sistem imun, membantu melawan infeksi bakteri dan penyakit.
- Menjaga Kesehatan Jantung: Antioksidan dalam manggis, terutama di kulitnya, dapat membantu mengurangi penumpukan lemak dalam pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
- Meningkatkan Kesehatan Kulit: Sifat antiinflamasi dan antioksidan manggis dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan mengatasi alergi seperti gatal-gatal.
- Membantu Pencernaan: Kandungan seratnya yang tinggi membantu melancarkan buang air besar, mendukung fungsi usus yang sehat, dan mencegah sembelit.
- Mengontrol Gula Darah: Kombinasi xanthone dan serat dapat membantu mengontrol kadar gula darah, yang bermanfaat dalam mengelola kondisi seperti diabetes.
Kulit manggis
Tak hanya daging buahnya, kulit manggis juga sangat bermanfaat dan sering diolah menjadi obat herbal atau suplemen. Kulitnya mengandung xanthones dalam jumlah tinggi, tanin, dan serat makanan.
Manfaat kulit manggis antara lain, mengurangi peradangan, menurunkan kadar kolesterol, menghambat pertumbuhan sel kanker, hingga menjaga kesehatan saluran pencernaan.









