KRL Sukabumi dan Cikampek: Danantara siapkan Rp50 triliun, ini yang awal digarap

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pekerjaan pemasangan jaringan listrik KRL Commuter Line - sukabumiheadline.com

Ilustrasi pekerjaan pemasangan jaringan listrik KRL Commuter Line - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Jaringan KRL Commuter Line akan diperluas hingga Sukabumi dan Cikampek, Jawa Barat, pada 2026 guna memangkas waktu tempuh dan mengurangi kepadatan jalan.

Menurut Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Dony Oskaria mengatakan, pengembangan ini menjadi bagian dari strategi besar pembenahan sektor perkeretaapian nasional.

“Tahun ini kita akan mengembangkan KRL Jakarta sampai Cikampek, Jakarta sampai Sukabumi, Jakarta sampai Rangkas,” ujar Dony dilansir dari Kompas, Sabtu (28/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mendukung rencana tersebut, Danantara menyiapkan investasi hingga Rp50 triliun guna memperkuat infrastruktur perkeretaapian nasional.

Menurut Dony, pengembangan jalur KRL bukan hanya soal transportasi, tetapi juga bagian dari upaya menghidupkan pusat ekonomi baru di sepanjang lintasan kereta.

Bagi masyarakat di wilayah penyangga ibu kota, ekspansi ini dinilai menjawab kebutuhan transportasi massal berbasis listrik yang selama ini masih terbatas.

Berita Terkait: Infografis: Peta elektrifikasi jalur commuter line Tanjung Priok – Sukabumi dan Cikampek

Elektrifikasi jalur

Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line - Ilustrasi sukabumiheadline.com
Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line – Ilustrasi sukabumiheadline.com

Untuk mewujudkan perluasan jaringan, Danantara mewajibkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) menuntaskan elektrifikasi jalur di lima kota besar, termasuk rute menuju Cikampek dan Sukabumi.

Elektrifikasi menjadi prasyarat utama agar layanan KRL dapat beroperasi secara optimal. Tanpa jaringan listrik yang memadai, rangkaian kereta listrik tidak dapat berjalan maksimal.

Dony menyebut nilai investasi elektrifikasi relatif terbatas dibandingkan dampak ekonominya. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghidupkan sedikitnya empat kota baru dalam waktu dekat.

Selain rute Jakarta–Cikampek dan Jakarta–Sukabumi, pengembangan jalur Jakarta–Rangkasbitung juga masuk dalam prioritas tahun ini.

Perluasan jaringan KRL ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto saat peresmian Stasiun Tanah Abang pada 4 November 2025.

Saat itu, Presiden meminta PT KAI menuntaskan penambahan 30 titik perpanjangan rel serta pengadaan rangkaian kereta baru dalam kurun waktu maksimal satu tahun.

Berita Terkait

10 negara pengekspor beras terbesar di dunia, 4 dari ASEAN tanpa Indonesia
Menghitung jumlah tabungan warga Sukabumi di bank, lebih doyan pinjam
Q1 2026 sudah 289,7 juta unit HP terjual, ini 5 brand smartphone terlaris
Diam-diam puluhan ribu motor baru terjual dan mengaspal di Sukabumi
Ke Surabaya dan Yogyakarta naik bus first class bak hotel bintang 5, tarif kurang dari Rp1 juta
Hampir 70% perusahaan di Indonesia memutuskan tolak rekrut pegawai baru
Ternyata ini satu-satunya alasan KAI perluas elektrifikasi jalur KRL hingga Sukabumi
Soal KRL Sukabumi, KAI: Pelanggan KA Pangrango terus meningkat

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 03:26 WIB

10 negara pengekspor beras terbesar di dunia, 4 dari ASEAN tanpa Indonesia

Senin, 27 April 2026 - 02:07 WIB

Menghitung jumlah tabungan warga Sukabumi di bank, lebih doyan pinjam

Senin, 20 April 2026 - 14:32 WIB

Q1 2026 sudah 289,7 juta unit HP terjual, ini 5 brand smartphone terlaris

Senin, 20 April 2026 - 01:18 WIB

Diam-diam puluhan ribu motor baru terjual dan mengaspal di Sukabumi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:00 WIB

Ke Surabaya dan Yogyakarta naik bus first class bak hotel bintang 5, tarif kurang dari Rp1 juta

Berita Terbaru

Honda Dunk - Honda

Otomotif

Honda Dunk, skuter matik super irit BBM cuma Rp20 jutaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:01 WIB