Rp232 miliar! Merinci nilai tangkapan ikan di pelabuhan Sukabumi per bulan

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi nelayan sedang menimbang tangkapan ikan di pelabuhan - sukabumiheadline.com

Ilustrasi nelayan sedang menimbang tangkapan ikan di pelabuhan - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi memiliki pantai yang membentang meliputi 9 kecamatan, yakni dari Kecamatan Cisolok, Cikakak, Palabuhanratu, Simpenan, Ciemas, Ciracap, Surade, Cibitung, hingga Tegalbuleud.

Panjang garis pantai Kabupaten Sukabumi sekira 117 kilometer —sumber lain menyebut 111,95 km— mencakup wilayah dari Cisolok hingga Tegalbuleud dan terkenal dengan garis pantainya yang panjang dan memiliki banyak potensi wisata bahari.

Dikutip sukabumiheadline.com dari data resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), ikan yang paling banyak dihasilkan atau didaratkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu umumnya berasal dari kelompok ikan pelagis besar, dengan jenis yang paling dominan adalah ikan cakalang, tongkol, dan tuna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nelayan Sukabumi juga menangkap jenis ikan lain seperti pepetek dan cumi-cumi. Kemudian, ikan impun secara musiman, ikan kecil ini melimpah di pesisir pantai Palabuhanratu, menjadi berkah tersendiri bagi warga setempat untuk ditangkap. Selain itu, ikan layur juga merupakan komoditas penting yang menggerakkan ekonomi lokal dan bahkan menjadi komoditas ekspor.

Diberitakan sebelumnya, kandungan gizi ikan hasil tangkapan nelayan di Sukabumi dapat dibaca di artikel: Cek gizi & protein ikan tangkapan nelayan Sukabumi dan manfaatnya bagi kesehatan

Sementara itu, menurut data statistik produksi ikan yang didaratkan di PPN Palabuhanratu juga menunjukkan jumlah tangkapan ikan tongkol, layang, dan cakalang yang tinggi secara nasional. Baca selengkapnya: Jenis ikan hasil nelayan Palabuhanratu Sukabumi dan volume tangkapan 2025

Nilai tangkapan ikan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu

Ilustrasi nelayan sedang menangkap ikan di laut - sukabumiheadline.com
Ilustrasi nelayan sedang menangkap ikan di laut – sukabumiheadline.com

Dikutip sukabumiheadline.com dari data Badan Nilai Produksi Ikan yang Didaratkan per Bulan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu mencapai Rp232 miliar lebih sepanjang 2025.

Berikut adalah nilai produksi ikan yang didaratkan per bulan di PPN Palabuhanratu, menurut data BPS 19 Agustus 2025 (miliar Rupiah).

  • Januari: Rp27.194.793.000
  • Februari: Rp23.588.632.000
  • Maret: Rp15.556.577.000
  • April: Rp7.712.078.000
  • Mei: Rp15.540.289.000
  • Juni: Rp23.731.404.000
  • Juli: Rp23.360.221.500
  • Agustus: Rp20.918.412.500
  • September: Rp21.175.175.500
  • Oktober: Rp25.715.819.500
  • November Rp18.784.595.500
  • Desember: Rp9.003.895.500
  • Total: Rp232.281.893.000

Berita Terkait

Bank bjb Official Banking Partner Persib Bandung
Ratusan ton daun cincau diekspor ke China dan ASEAN, peluang untuk petani Sukabumi
Sponsori Persib, SIG bangkitkan Semen Kujang
5 motor terpopuler dan terlaris di Indonesia 2026
Jumlah kursi dikurangi, naik KA Pangrango Bogor-Sukabumi makin nyaman
KAI bangun KRL Sukabumi untuk dukung pembangunan Disneyland
Ternyata harga Pertamax Turbo pernah dijual Pertamina semurah ini
Bioskop Alfamart Sukabumi segera dibangun, ini kelebihan dan kekurangannya

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Bank bjb Official Banking Partner Persib Bandung

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Ratusan ton daun cincau diekspor ke China dan ASEAN, peluang untuk petani Sukabumi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Sponsori Persib, SIG bangkitkan Semen Kujang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 02:47 WIB

5 motor terpopuler dan terlaris di Indonesia 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:19 WIB

Jumlah kursi dikurangi, naik KA Pangrango Bogor-Sukabumi makin nyaman

Berita Terbaru

Kawasan hutan primer (hijau) dan kawasan tutupan hutan yang hilang (pink) - GNW

Lingkungan

GNW: Sukabumi kehilangan 160 ha hutan primer basah dalam 4 tahun

Minggu, 16 Agu 2026 - 02:26 WIB

Ilustrasi Prabowo Subianto - sukabumiheadline.com

Nasional

Revisi UU, Prabowo mau izinkan kewarganegaraan ganda

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:00 WIB