sukabumiheadline.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat pada 2025/2026 yang diperbaharui November 2025, tingkat pengangguran mencapai 6,77 persen, atau sekira 3,6 juta dari total sekira 54 juta jiwa penduduk di provinsi yang dipimpin Dedi Mulyadi itu.
Adapun definisi pengangguran menurut BPS, dijelaskan pada bagian akhir artikel ini.
Untuk informasi, tingkat pengangguran tersebut terus meningkat dari 2024 di mana tingkat pengangguran mencapai 6,75 persen. Bahkan pada 2023 sempat mencapai 7,44 persen secara nasional dan di masa pandemi pada 2020 sempat mencapai angka 10,46 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jika Kota Sukabumi menempati rangking ke-3 dengan persentase pengangguran tertinggi di Jawa Barat, lantas berapa jumlah pengangguran di Kabupaten Sukabumi? Baca selengkapnya: Kota Sukabumi juara 3 jumlah pengangguran terbesar
Jumlah pengangguran di Kabupaten Sukabumi

Persentase jumlah pengangguran di Jawa Barat menurut kota dan kabupaten, posisi pertama ditempati Kabupaten Bekasi, yakni 8,78%. Disusul posisi kedua, Kota Cimahi 8,75%, dan Kota Sukabumi 8,19% di posisi ketiga.
Selanjutnya, (4) Kabupaten Karawang 7,99%, (5) Kota Bogor 7,95%, (6) Kabupaten Bogor 7,69%, (7) Kabupaten Kuningan 7,59%, (8) Kabupaten Purwakarta 7,54%, dan (9) Kota Bekasi 7,33%.
Berita Terkait: Puluhan ribu pria di Kabupaten Sukabumi urus rumah tangga, 500 ribu lebih wanita bekerja
Kabupaten Sukabumi menempati posisi ke-10 persentase jumlah pengangguran terbesar, yakni 7,23 persen. Untuk diketahui, jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi pada Semester I 2025, sebanyak 2.889.139 jiwa (BPS). Dengan demikian jumlah pengangguran sekira 208.884 jiwa.
Namun, jika berbanding dengan jumlah angkatan kerja, atau yang berusia di atas 15 tahun, maka jumlah pengangguran di Kabupaten Sukabumi sebanyak 193.637 jiwa, dari total 1,4 juta jiwa angkatan kerja (BPS-2023).
Meskipun dari sisi persentase jumlah pengangguran di kabupaten lebih rendah dibanding Kota Sukabumi, namun dari sisi jumlah pengangguran di kabupaten jauh lebih besar. Baca selengkapnya: Kota Sukabumi juara 3 jumlah pengangguran terbesar
Untuk informasi, jumlah pengangguran potensial lebih besar mengingat definisi pengangguran versi BPS adalah orang yang melakukan aktivitas kerja pada seminggu terakhir saja.
Baca Juga: 4 pria di Kota Sukabumi urus rumah tangga
Selanjutnya, (11) Kota Bandung 7,22%, (12) Kabupaten Subang 6,80%, (13) Kabupaten Bandung 6,68%, (14) Kabupaten Bandung Barat 6,60%, (15) Kabupaten Garut 6,54%, dan (16) Kota Depok 6,52%.
Kemudian, (17) Kabupaten Indramayu 6,47%, (18) Kota Tasikmalaya 6,43%, (19) Kabupaten Cirebon 6,42%, (20) Kota Cirebon 6,41%, (21) Kabupaten Cianjur 6,17%, dan (22) Kabupaten Sumedang 6,08%.
Sementara itu, (23) Kota Banjar 5,26%,(24) Kabupaten Ciamis 4,08%, (25) Kabupaten Tasikmalaya 3,69%, (26) Kabupaten Majalengka 3,62%, dan (27) Kabupaten Pangandaran 1,91%.
Jawa Barat juara investasi
Meskipun Jawa Barat menjadi juara investasi, dengan Rp296,8 triliun pada 2025, namun pengangguran dan ketersediaan lapangan pekerjaan masih menjadi pekerjaan rumah kepala daerah.
Selain itu, banyak faktor lainnya yang membuat Jawa Barat tetap memiliki angka pengangguran tinggi meski investasinya nomor satu. Dari mulai populasi penduduk, magnet migrasi, otomasi industri hingga ketimpangan wilayah.
Definisi pengangguran menurut BPS

Menurut BPS, pengangguran adalah penduduk usia 15 tahun ke atas yang tidak bekerja tetapi sedang mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha, atau sudah diterima bekerja namun belum mulai bekerja.
Definisi ini mencakup pengangguran terbuka (sedang mencari) dan mereka yang belum aktif mencari karena menunggu pekerjaan baru.
Kategori Utama Pengangguran Menurut BPS
- Mencari Pekerjaan: Berusaha aktif mencari pekerjaan, tidak terbatas pada seminggu terakhir.
- Mempersiapkan Usaha: Sedang mempersiapkan suatu usaha baru yang bertujuan mencari penghasilan/keuntungan.
- Merasa Tidak Mungkin Mendapat Pekerjaan: Sudah sering mencari tetapi tidak berhasil, merasa tidak ada kesempatan.
- Sudah Punya Pekerjaan tapi Belum Mulai Bekerja: Sudah diterima bekerja tetapi belum mulai bekerja pada saat pencacahan.
Pengertian Terkait:
- Angkatan Kerja: Penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerja atau memiliki pekerjaan tetapi sementara tidak bekerja, atau tidak bekerja tetapi sedang mencari pekerjaan (termasuk kategori di atas).
- Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT): Persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
- Setengah Penganggur (Underemployment): Penduduk yang bekerja di bawah 35 jam seminggu dan masih mencari pekerjaan atau bersedia menerima pekerjaan tambahan.









