Update jumlah pengangguran di Kabupaten Sukabumi, rangking berapa?

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pengangguran sedang antre menunggu diterima kerja - sukabumiheadline.com

Ilustrasi pengangguran sedang antre menunggu diterima kerja - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat pada 2025/2026 yang diperbaharui November 2025, tingkat pengangguran mencapai 6,77 persen, atau sekira 3,6 juta dari total sekira 54 juta jiwa penduduk di provinsi yang dipimpin Dedi Mulyadi itu.

Adapun definisi pengangguran menurut BPS, dijelaskan pada bagian akhir artikel ini.

Untuk informasi, tingkat pengangguran tersebut terus meningkat dari 2024 di mana tingkat pengangguran mencapai 6,75 persen. Bahkan pada 2023 sempat mencapai 7,44 persen secara nasional dan di masa pandemi pada 2020 sempat mencapai angka 10,46 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Kota Sukabumi menempati rangking ke-3 dengan persentase pengangguran tertinggi di Jawa Barat, lantas berapa jumlah pengangguran di Kabupaten Sukabumi? Baca selengkapnya: Kota Sukabumi juara 3 jumlah pengangguran terbesar

Jumlah pengangguran di Kabupaten Sukabumi 

Ilustrasi antrean pelamar kerja didominasi laki-laki - sukabumiheadline.com
Ilustrasi antrean pelamar kerja didominasi laki-laki – sukabumiheadline.com

Persentase jumlah pengangguran di Jawa Barat menurut kota dan kabupaten, posisi pertama ditempati Kabupaten Bekasi, yakni 8,78%. Disusul posisi kedua, Kota Cimahi 8,75%, dan Kota Sukabumi 8,19% di posisi ketiga.

Selanjutnya, (4) Kabupaten Karawang 7,99%, (5) Kota Bogor 7,95%, (6) Kabupaten Bogor 7,69%, (7) Kabupaten Kuningan 7,59%, (8) Kabupaten Purwakarta 7,54%, dan (9) Kota Bekasi 7,33%.

Berita Terkait: Puluhan ribu pria di Kabupaten Sukabumi urus rumah tangga, 500 ribu lebih wanita bekerja

Kabupaten Sukabumi menempati posisi ke-10 persentase jumlah pengangguran terbesar, yakni 7,23 persen. Untuk diketahui, jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi pada Semester I 2025, sebanyak 2.889.139 jiwa (BPS). Dengan demikian jumlah pengangguran sekira 208.884 jiwa.

Namun, jika berbanding dengan jumlah angkatan kerja, atau yang berusia di atas 15 tahun, maka jumlah pengangguran di Kabupaten Sukabumi sebanyak 193.637 jiwa, dari total 1,4 juta jiwa angkatan kerja atau pengangguran terbuka (BPS-2023).

Meskipun dari sisi persentase jumlah pengangguran di kabupaten lebih rendah dibanding Kota Sukabumi, namun dari sisi jumlah pengangguran di kabupaten jauh lebih besar. Baca selengkapnya: Kota Sukabumi juara 3 jumlah pengangguran terbesar

Untuk informasi, jumlah riil pengangguran potensial lebih besar mengingat definisi pengangguran versi BPS adalah orang yang melakukan aktivitas kerja pada seminggu terakhir saja.

Baca Juga: 4 pria di Kota Sukabumi urus rumah tangga

Selanjutnya, (11) Kota Bandung 7,22%, (12) Kabupaten Subang 6,80%, (13) Kabupaten Bandung 6,68%, (14) Kabupaten Bandung Barat 6,60%, (15) Kabupaten Garut 6,54%, dan (16) Kota Depok 6,52%.

Kemudian, (17) Kabupaten Indramayu 6,47%, (18) Kota Tasikmalaya 6,43%, (19) Kabupaten Cirebon 6,42%, (20) Kota Cirebon 6,41%, (21) Kabupaten Cianjur 6,17%, dan (22) Kabupaten Sumedang 6,08%.

Sementara itu, (23) Kota Banjar 5,26%,(24) Kabupaten Ciamis 4,08%, (25) Kabupaten Tasikmalaya 3,69%, (26) Kabupaten Majalengka 3,62%, dan (27) Kabupaten Pangandaran 1,91%.

Jawa Barat juara investasi 

Meskipun Jawa Barat menjadi juara investasi, dengan Rp296,8 triliun pada 2025, namun pengangguran dan ketersediaan lapangan pekerjaan masih menjadi pekerjaan rumah kepala daerah.

Selain itu, banyak faktor lainnya yang membuat Jawa Barat tetap memiliki angka pengangguran tinggi meski investasinya nomor satu. Dari mulai populasi penduduk, magnet migrasi, otomasi industri hingga ketimpangan wilayah.

Definisi pengangguran menurut BPS

Ilustrasi antrean pencari kerja didominasi perempuan - sukabumiheadline.com
Ilustrasi antrean pencari kerja didominasi perempuan – sukabumiheadline.com

Menurut BPS, pengangguran adalah penduduk usia 15 tahun ke atas yang tidak bekerja tetapi sedang mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha, atau sudah diterima bekerja namun belum mulai bekerja.

Definisi ini mencakup pengangguran terbuka (sedang mencari) dan mereka yang belum aktif mencari karena menunggu pekerjaan baru.

Kategori Utama Pengangguran Menurut BPS

  • Mencari Pekerjaan: Berusaha aktif mencari pekerjaan, tidak terbatas pada seminggu terakhir.
  • Mempersiapkan Usaha: Sedang mempersiapkan suatu usaha baru yang bertujuan mencari penghasilan/keuntungan.
  • Merasa Tidak Mungkin Mendapat Pekerjaan: Sudah sering mencari tetapi tidak berhasil, merasa tidak ada kesempatan.
  • Sudah Punya Pekerjaan tapi Belum Mulai Bekerja: Sudah diterima bekerja tetapi belum mulai bekerja pada saat pencacahan.

Pengertian Terkait:

  • Angkatan Kerja: Penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerja atau memiliki pekerjaan tetapi sementara tidak bekerja, atau tidak bekerja tetapi sedang mencari pekerjaan (termasuk kategori di atas).
  • Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT): Persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
  • Setengah Penganggur (Underemployment): Penduduk yang bekerja di bawah 35 jam seminggu dan masih mencari pekerjaan atau bersedia menerima pekerjaan tambahan.

Berita Terkait

Purbaya: Anggaran MBG mau dipangkas Rp40 triliun
Rekor! Okupansi KA Siliwangi relasi Cipatat-Sukabumi capai 201%
Daftar Daihatsu Ayla bekas 2013/2014 diobral Rp60 juta usai Lebaran
Dijual segera RS Altha Medika Parungkuda Sukabumi, harganya bikin melongo
Miliarder pemilik klub Liga Serie-A Como FC asal Indonesia meninggal dunia
Jumlah penumpang KA Pangrango dan KA Siliwangi tujuan Sukabumi sepekan terakhir
15 kecamatan penghasil buah salak di Sukabumi, 1.000 ton buah bersisik kaya serat
32 kecamatan penghasil 332 ton buah nenas Sukabumi, tak sekadar enak

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 00:51 WIB

Purbaya: Anggaran MBG mau dipangkas Rp40 triliun

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:32 WIB

Rekor! Okupansi KA Siliwangi relasi Cipatat-Sukabumi capai 201%

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:31 WIB

Daftar Daihatsu Ayla bekas 2013/2014 diobral Rp60 juta usai Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:00 WIB

Dijual segera RS Altha Medika Parungkuda Sukabumi, harganya bikin melongo

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:36 WIB

Miliarder pemilik klub Liga Serie-A Como FC asal Indonesia meninggal dunia

Berita Terbaru

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Regulasi

Purbaya: Anggaran MBG mau dipangkas Rp40 triliun

Kamis, 26 Mar 2026 - 00:51 WIB