Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiang jaringan internet berbasis kabel optik milik MyRepublik Indonesia dicabut warga Sukabumi - Andy Priana

Tiang jaringan internet berbasis kabel optik milik MyRepublik Indonesia dicabut warga Sukabumi - Andy Priana

sukabumiheadline.com – Jengkel karena terlalu banyak tiang jaringan internet dan telepon di kampungnya, seorang pria asal Sukabumi, Jawa Barat, bernama Andy Priana, memutuskan untuk mencabut tiang jaringan internet milik provider MyRepublic Indonesia.

Andy Priana mengunggah video berisi kekecewaan dirinya di akun media sosial (medsos) pribadinya disertai keterangan foto dan video: “Punten ka pihak terkait MyRepublic Internet Unlimited Ultra Cepat MyRepublic Indonesia jangan pasang tiang sembarangan,” tulis Andy pada Kamis (29/1/2026) dinihari.

“jgn karna anda punya bisnis tapi merugikan masyrakat terdampak. Tolong untuk lebih diperhatikan lagi. ANDA /KALIAN TIDAK BOLEH SEENAKNYA!!! Tolong diperbaiki secepatnya untuk lubang bekas penerapan tiang,dan jika kalian ingin tiang nya kembali silahkan hubungi saya.trimakasih,” lanjut dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, lokasi pada video milik Andy di Jalan Pelabuhan Dua, tepatnya di Kampung Pangleseran, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, yang berbatasan dengan Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.

Dikonfirmasi sukabumiheadline.com pada Kamis sore, Andy berharap semua provider lebih baik bekerjasama dengan PT Telkom Indonesia (salah satu perusahaan BUMN) agar tidak terlalu banyak tiang.

“Harapan saya, tolong untuk semua provider bisa berkerja sama dengan pihak Telkom, supaya tidak usah memasang tiang baru. Tidak usah terlalu banyak kabel fiber optik, yang dipastikan akan menggangu kenyamanan warga terdampak. Apalagi saat ini ramai pemasangan kabel dan tiang tanpa memberitahu terlebih dahulu kepada pemilik lahan yang ditanam tiang atau dilewati kabel tersebut,” papar Andy.

Andy juga mengungkapkan bahwa seluruh warga sepakat untuk adanya pemasangan tiang atau kabel fiber optik yang baru.

“Alhamdulillah warga sekitar rumah saya, sudah sepakat untuk menolak pemasangan tiang atau kabel fiber optik. Apalagi jika tidak ada pemberitauan kepada pemilik lahan yang dilewati kabel tersebut,” pungkas dia.

Sementara itu, dikonfirmasi melalui akun Instagram resmi perusahaan, pihak iForte belum memberikan tanggapan.

Diketahui, sejumlah peristiwa juga dikeluhkan Andy terkait kondisi tiang telepon dan jaringan internet yang sudah tidak layak, namun belum ada pengamanan dari pihak perusahaan.

Dalam unggahan sebelumnya di akun yang sama, ia menulis kekecewaan karena adanya tiang yang sudah bengkok dan rawan ambruk, namun tidak ada penanganan.

“Fyi untuk para provider telekomunikasi Telkom @idplay @iforte untuk segera mengganti tiang yang sudah bengkok dan kabel yang melorot, karena telah terjadi tabrakan di area tersebut yang mengakibatkan hal ini terjadi,” tulusnya pada 21 April 2025 lalu.

“Dimohon untuk semua provider untuk supaya bisa merapihkan kabelnya dan dijadikan 1 tiang saja, mengikuti tiang yang sudah ada supaya bisa terlihat rapih, dan tidak semrawut seperti sekarang,” jelas dia.

Andy juga menyesalkan pihak provider @iforte karena memasang tiang baru tanpa seizin tuan tanah. “Pemasangan tersebut sangat tidak sesuai standar dan bisa dibilang membahayakan, karena hanya ditanam tanpa diberi penguat yang lain,” tulis Andy.

Berita Terkait: Lelang harta karun WKP PLTP Cisolok Sukabumi dimenangkan DSSA

Profil singkat perusahaan 

Untuk informasi, MyRepublic Indonesia adalah penyedia layanan internet (ISP) berbasis fiber optik dan TV berlangganan yang menjadi bagian dari Grup Sinar Mas, melalui PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Baca selengkapnya: Grup Sinarmas garap proyek geothermal, satu di Sukabumi nilai investasi Rp3,2 T

Perusahaan ini beroperasi di berbagai kota di Indonesia menggunakan teknologi Fiber to the Home (FTTH) untuk memenuhi kebutuhan digital konsumen.

Sementara itu, PT iForte Solusi Infotek (iForte) adalah perusahaan infrastruktur telekomunikasi dan penyedia layanan internet (ISP) yang didirikan pada 2002. Sebagai anak usaha PT Protelindo (grup Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yang bergerak di bidang penyediaan konektivitas data, fiber optik, VSAT, dan jaringan untuk korporasi serta operator telekomunikasi.

Sedangkan, idPlay adalah penyedia jasa internet (ISP) berbasis fiber optik di Indonesia yang menawarkan layanan internet untuk rumah tangga dan bisnis. idPlay berada di bawah naungan PT Trans Indonesia Superkoridor.

Berita Terkait

Polisi grebek warung penjual miras di Sukabumi, pelaku diamankan
Jalan Kabupaten Sukabumi masih hancur, warga: Baligo Asep Japar ‘dicatat malaikat’, lebay
Pemburu satwa dilindungi di Jampang Kulon Sukabumi cabuti bulu Elang Brontok hidup
Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor
Gudang miras oplosan dan ilegal di Sukabumi digrebek polisi, ratusan botol disita
UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi
Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:06 WIB

Polisi grebek warung penjual miras di Sukabumi, pelaku diamankan

Senin, 2 November 2026 - 03:00 WIB

Jalan Kabupaten Sukabumi masih hancur, warga: Baligo Asep Japar ‘dicatat malaikat’, lebay

Minggu, 1 November 2026 - 16:43 WIB

Pemburu satwa dilindungi di Jampang Kulon Sukabumi cabuti bulu Elang Brontok hidup

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Gudang miras oplosan dan ilegal di Sukabumi digrebek polisi, ratusan botol disita

Berita Terbaru

VinFast VF 3 - VinFast

Otomotif

Intip spesifikasi VinFast VF 3, SUV mungil versi termurah

Senin, 2 Nov 2026 - 18:23 WIB

Ilustrasi remaja perempuan dan orang tua memakai kacamata - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Tips memilih kacamata minus berdasarkan usia

Senin, 2 Nov 2026 - 17:00 WIB