Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bencana alam dan evakuasi korban - sukabumiheadline.com

Ilustrasi bencana alam dan evakuasi korban - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kabupaten dan Kota Sukabumi, Jawa Barat, masih menjadi pasar bencana sepanjang kurun Januari 2026. Menurut catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dipicu cuaca ekstrem, wilayah Sukabumi mengalami peningkatan intensitas bencana.

Kejadian di bulan ini didominasi oleh bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, cuaca ekstrem seperti hujan disertai angin kencang, hingga mengakibatkan pohon tumbang.

Berikut adalah rincian jumlah kejadian yang tercatat sebanyak 44 bencana di Kota dan Kabupaten Sukabumi:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabupaten Sukabumi

11 kecamatan di Sukabumi diterjang banjir dan longsor, Tugu Jabar Istimewa rungkad diterjang longsor - Ist
11 kecamatan di Sukabumi diterjang banjir dan longsor, Tugu Jabar Istimewa rungkad diterjang longsor – Ist

Hingga 26 Januari 2026, tercatat sebanyak 38 titik bencana yang tersebar di 16 kecamatan. Lonjakan signifikan terjadi pada pertengahan bulan, di mana dalam satu hari (15 Januari) terdapat 10 kejadian bencana, dan pada 12 Januari tercatat 15 kejadian yang mengakibatkan jalan provinsi lumpuh di Kecamatan Nyalindung.

Selain itu, meliputi kerusakan puluhan rumah warga, jembatan putus, hingga fasilitas pendidikan (sekolah ambruk). Kemudian, wilayah pesisir Kabupaten Sukabumi sempat ditetapkan dalam Status ‘Awas’ karena potensi dampak cuaca ekstrem. 

Kota Sukabumi

Pada awal Januari 2026, dilaporkan sudah ada setidaknya 6 bencana awal Januari dalam kurun 5 hari yang mengakibatkan kerusakan sekolah dan warga mengungsi.

Sebagai perbandingan, Kota Sukabumi menutup tahun 2025 dengan total 208 hingga 280 kejadian bencana sepanjang tahun.

Kepala Pelaksana Badan BPBD Kota Sukabumi Yosep Sabaruddin mengungkapkan, telah dilakukan penanganan terhadap 12 kejadian pohon tumbang akibat angin kencang.

“Kasus pohon tumbang terjadi di wilayah Kecamatan Lembursitu di tiga lokasi, kemudian Kecamatan Baros dua lokasi, Kecamatan Warudoyong empat lokasi, Kecamatan Citamiang satu lokasi, dan Kecamatan Gunung Puyuh dua lokasi.” papar Yosep dalam keterangannya.

Selain itu, angin kencang juga memicu ambruknya dua unit bangunan milik warga Kecamatan Cibeureum, dua unit bangunan milik warga Kecamatan Cikole, dan satu unit bangunan milik warga Kecamatan Baros.

Yosep melanjutkan rentetan kejadian bencana tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, dan pihaknya telah melakukan pemeriksaan ke lokasi bencana serta berkoordinasi dengan aparat setempat dalam penanganannya.

“Bencana ini berdampak pada 4 Kepala Keluarga dan 21 jiwa.” terangnya.

Sehari kemudian atau pada 25 Januari 2026, BPBD bersama pihak berwenang dan masyarakat juga menangani sembilan kejadian bangunan ambruk seperti di Kecamatan Cibeureum, dan Warudoyong.

Pada hari yang sama, BPBD mencatat pula terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik, yang melanda satu unit rumah warga di Jalan KH. Ahmad Sanusi Kecamatan Warudoyong.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB