Mengapa MDPL? Sejak kapan? Siapa penggagas pengukuran ketinggian di atas permukaan laut?

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – MDPL adalah singkatan dari Meter di atas Permukaan Laut, satuan standar untuk mengukur ketinggian suatu tempat (elevasi) relatif terhadap permukaan laut rata-rata (mean sea level).

Istilah ini banyak digunakan dalam radio (baik dalam siaran maupun penggunaan lain) oleh insinyur untuk menentukan daerah lingkup yang dapat dijangkau stasiun. Istilah ini juga digunakan dalam penerbangan, di mana semua ketinggian dicatat dan dilaporkan.

Peta morfologi Alpen dengan keterangan ketinggian dalam meter yang dinyatakan dengan warna
Peta morfologi Alpen dengan keterangan ketinggian dalam meter yang dinyatakan dengan warna – Ist

Ketinggian dalam peta dapat dinyatakan dengan warna ataupun garis kontur. Ketinggian danau, gunung, bukit, dan titik topografis lain juga dapat dinyatakan dengan angka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai contoh, wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berada pada ketinggian 0 hingga 1.500 MDPL, dengan wilayah tertinggi berada di kecamatan Ciambar dan Nagrak. Baca selengkapnya: Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Mengapa MDPL?

Ilustrasi sekelompok remaja putri sedang mendaki perbukitan - sukabumiheadline.com
Ilustrasi sekelompok remaja putri sedang mendaki perbukitan – sukabumiheadline.com

Sejak kapan dan mengapa MDPL ditetapkan sebagai standar pengukuran elevasi bumi?

1. Titik Referensi Universal: Permukaan laut adalah standar global, memudahkan perbandingan ketinggian lokasi yang berbeda di bumi.

2. Pengukur Suhu & Iklim: MDPL sangat krusial karena setiap kenaikan \(100\) meter, suhu udara rata-rata turun sekitar \(0,5–0,6\) derajat Celsius.

3. Keamanan & Pendakian: Membantu pendaki/penduduk memperkirakan suhu (makin tinggi, makin dingin), tekanan udara, dan oksigen.

4. Navigasi & Penerbangan: Digunakan untuk memetakan gunung, gedung, stasiun kereta, serta menentukan jalur penerbangan. Sebagai contoh, jika Gunung Semeru setinggi 3.676 MDPL, artinya puncak tersebut berada 3.676 meter di atas permukaan laut.

Sejak kapan MDPL digunakan?

Ilustrasi hotel dan permukiman penduduk di kawasan pantai - sukabumiheadline.com
Ilustrasi hotel dan permukiman penduduk di kawasan pantai – sukabumiheadline.com

MDPL digunakan karena permukaan laut memiliki tingkat elevasi yang sama di seluruh dunia, menjadikannya titik nol yang stabil dan universal, dinyatakan dalam meter.

Penggunaan sistematis MDPL sebagai datum vertikal untuk mengukur ketinggian berkembang sejak abad ke-19, dengan tonggak penting seperti Ordnance Datum Newlyn (ODN) di Inggris pada tahun 1915.

Di Indonesia, standar MDPL digunakan seiring perkembangan geodesi dan pemetaan, yang dikelola oleh lembaga seperti Badan Informasi Geospasial (BIG).

Dengan demikian, sejarah penggunaan secara sistematis MDPL mulai berkembang pesat pada abad ke-19 untuk kebutuhan pemetaan dan rekayasa.

Sedangkan standarisasi pengukuran titik nol (permukaan laut rata-rata) mulai terstandarisasi, misalnya ODN pada 1915 di Inggris.

Berita Terkait

Hanya 0-155 MDPL: Kecamatan dengan daratan terendah di Sukabumi, bukan Palabuhanratu
Prakiraan cuaca Sukabumi 1-7 Februari 2026 menurut BMKG dan AccuWeather
Prakiraan cuaca Sukabumi 29-31 Januari dan rekomendasi BMKG
Prakiraan cuaca Sukabumi 7 hari ke depan, dan sampai kapan musim hujan 2026?
Dari Sukabumi ke Sumbar, BRIN wanti-wanti fenomena sinkhole 3 daerah
16 manfaat sabun colek untuk tanaman, petani semakin sejahtera
Prakiraan cuaca Sukabumi, sepekan ke depan masih hujan
BMKG: Info cuaca 1 – 10 Januari, Sukabumi waspada diguyur hujan deras

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 00:09 WIB

Hanya 0-155 MDPL: Kecamatan dengan daratan terendah di Sukabumi, bukan Palabuhanratu

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:26 WIB

Mengapa MDPL? Sejak kapan? Siapa penggagas pengukuran ketinggian di atas permukaan laut?

Minggu, 1 Februari 2026 - 03:04 WIB

Prakiraan cuaca Sukabumi 1-7 Februari 2026 menurut BMKG dan AccuWeather

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:33 WIB

Prakiraan cuaca Sukabumi 29-31 Januari dan rekomendasi BMKG

Jumat, 23 Januari 2026 - 00:57 WIB

Prakiraan cuaca Sukabumi 7 hari ke depan, dan sampai kapan musim hujan 2026?

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131