Kabupaten Sukabumi terbesar ke-4, ini 5 kecamatan penghasil wortel

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi petani wortel tersenyum sambil memperlihatkan wortel hasil panen - sukabumiheadline.com

Ilustrasi petani wortel tersenyum sambil memperlihatkan wortel hasil panen - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Produksi sayuran wortel di Jawa Barat per 8 Maret 2024, tercatat sebanyak 1.039.721,70 kuintal. Sedangkan dari Kabupaten Sukabumi menghasilkan 30.014 kuintal wortel.

Namun, capaian hasil panen wortel pada 2024 tersebut mengalami penurunan sekira 40 persen pada 2025.

Baca Juga: 27 kecamatan penghasil ubi jalar di Sukabumi, kenali gizi, mineral dan manfaatnya bagi tubuh

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun demikian, hasil itu menempatkan Sukabumi sebagai penghasil wortel nomor 4 terbesar di Jawa Barat, setelah Kabupaten Garut sebanyak 375.635 kuintal, Bandung 329.711 kuintal, dan Cianjur sebanyak 269.160 kuintal.

Angka ini juga menjadikan Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu daerah produsen sayuran terbesar di Tatar Pasundan. Produksi ini mencakup hasil panen dari berbagai kecamatan yang potensial di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: 20 kecamatan penghasil ubi kayu terbesar di Sukabumi, bukan sekadar teman ngopi

Produksi wortel Sukabumi

Ilustrasi petani wortel sedang panen - sukabumiheadline.com
Ilustrasi petani wortel sedang panen – sukabumiheadline.com

Lokasi petani wortel di Sukabumi tersebar di Kecamatan Sukaraja, Sukalarang, Sukabumi, Kadudampit, hingga Caringin.

Dikutip sukabumiheadline.com dari data Statistik Pertanian Hortikultura (SPH) yang diperbarui oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada 10 Juni 2025, berikut 5 kecamatan penghasil wortel di Kabupaten Sukabumi.

  1. Sukaraja: 5.168 kuintal
  2. Sukalarang: 1.132 kuintal
  3. Sukabumi: 2.310 kuintal
  4. Kadudampit: 211,50 kuintal
  5. Caringin: 7.710 kuintal

Baca Juga: Alpukat Sukabumi dihasilkan 42 kecamatan ini, kenali kandungan gizi dan manfaatnya

Dengan demikian, pada 2025, Kabupaten Sukabumi menghasilkan 16.531,50, atau sekira 1.653 ton.

Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan hasil panen 2024 yang sebesar 30.014 kuintal, sekira 3.001,4 ton, atau anjlok sebanyak 13.482,50 kuintal (1.348,2 ton) pada 2025.

Berita Terkait

Sukabumi juara 3, daftar kota dan kabupaten yang warganya paling kreatif
Harga plastik tak kunjung turun, pelaku UMKM Sukabumi menangis
Amran ingin penghasilan petani kopi setara menteri, berapa produksi di Sukabumi?
1 tahun program MBG: Menghitung produksi sayuran dan buah di Sukabumi
Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut
Membanding produksi jahe Sukabumi, Jawa Barat dan Indonesia, jutaan ton!
Minyak atsiri Sukabumi menarik perhatian peneliti dari Malaysia, potensi jadi produk ekspor unggulan
Mengenal sentra dan proses produksi minyak atsiri dari sereh wangi di Sukabumi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:30 WIB

Sukabumi juara 3, daftar kota dan kabupaten yang warganya paling kreatif

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:42 WIB

Harga plastik tak kunjung turun, pelaku UMKM Sukabumi menangis

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:12 WIB

Amran ingin penghasilan petani kopi setara menteri, berapa produksi di Sukabumi?

Senin, 6 Juli 2026 - 00:19 WIB

1 tahun program MBG: Menghitung produksi sayuran dan buah di Sukabumi

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:44 WIB

Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut

Berita Terbaru

Semen Kujang sponsori Persib Bandung - Ist

Bisnis

Sponsori Persib, SIG bangkitkan Semen Kujang

Rabu, 5 Agu 2026 - 18:36 WIB

Honda PCX 160 2026 lebih irit BBM, 1 liter untuk 45 KM, cek harganya - Honda

Bisnis

5 motor terpopuler dan terlaris di Indonesia 2026

Rabu, 5 Agu 2026 - 02:47 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: Raperda PPT PKSDA dan evaluasi APBD 2026 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:07 WIB