Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

- Redaksi

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sekelompok remaja putri sedang mendaki perbukitan - sukabumiheadline.com

Ilustrasi sekelompok remaja putri sedang mendaki perbukitan - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kota Sukabumi menjadi salah satu kota terdingin di Jawa Barat. Diketahui, salah satu faktornya adalah karena kota ini merupakan salah satu kota yang letaknya paling tinggi menurut satuan meter di atas permukaan laut (MDPL) ketimbang daerah lain di Tatar Pasundan. Baca selengkapnya: Kota Sukabumi Dingin, Ini 5+5 Daerah Tertinggi di Jawa Barat

Di sisi lain, wilayah Kabupaten Sukabumi dengan kondisi geografis berupa lembah, dataran rendah, hingga tinggi, memiliki sejumlah kecamatan yang secara geografis terletak di kaki atau lereng gunung.

Sejumlah kecamatan yang dikenal terletak di dekat gunung atau perbukitan adalah Parakansalak, Kabandungan, Kalapanunggal (Gunung Salak), dan Kadudampit, hingga Sukabumi (Gunung Gede-Pangrango).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Letak geografis kecamatan tersebut yang berada dekat gunung, tentunya memengaruhi suhu udara dan iklim di kecamatan tersebut. Semakin tinggi dari atas permukaan air laut, maka hawa dingin akan lebih terasa.

Gunung Salak - Istimewa
Gunung Salak – Ist

Namun menurut penelusuran sukabumiheadline.com, Selasa (3/2/2026), meskipun berbatas langsung dengan gunung, ternyata bukan kecamatan-kecamatan di atas dengan letak geografis tertinggi di atas permukaan laut.

Untuk diketahui, ketinggian wilayah 0 MDPL menunjukan daerah pesisir pantai dengan ketinggian daratan rata dengan permukaan air laut. Sedangkan angka tertinggi, 1.500, menunjukan daerah perbukitan dan gunung.

Dengan demikian, daerah dengan ketinggian daratan 0-1 MDPL, menunjukkan jika di wilayah tersebut berada di kawasan pantai atau pun lembah. Sedangkan semakin tinggi MDPL, menunjukkan keberadaan lokasinya di atas perbukitan atau kaki gunung.

Di Bawah Langit Selabintana - Istimewa
Pemandangan Gunung Gede Pangrango dari – Ist

Berikut adalah daftar daftar kecamatan di Kabupaten Sukabumi menurut meter di atas permukaan air laut tertinggi, dikutip sukabumiheadline.com dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sukabumi.

10. 600 – 900 MDPL: Kadudampit

9. 700 – 900 MDPL: Sukalarang

8. 0 – 1.000 MDPL: Cimanggu, Tegalbuleud, Cidolog, Sagaranten

7. 100 – 1.000 MDPL: Cikembar

6. 200 – 1.000 MDPL: Kabandungan

5. 500 – 1.000  MDPL: Kalapanunggal, Parakansalak, Cibadak, Cicantayan, Nyalindung, Cicurug, Cidahu

4. 600 – 1.000 MDPL: Gegerbitung, Cireunghas

3. 500 – 1.300 MDPL: Sukaraja, Sukabumi

2. 500 – 1.500 MDPL: Nagrak

1. 700 – 1.500 MDPL: Ciambar

Secara umum, kecamatan yang terletak di kaki gunung mungkin memiliki titik terendah di atas 500 MDPL, namun titik tertinggi tidak lebih dari 800 MDPL.

Berita Terkait

Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia
Lansia di Sukabumi dirampok dua pria, Rp3,8 juta dan dokumen pribadi melayang
Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam
Tubuh renta Sadi harus ditandu karena jalan rusak di Jampang Tengah Sukabumi
Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot
Dishub Jabar turun tangan, bakal rutin razia ODOL di Sukabumi ruas Cikembar-Jampang Tengah
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda Desa: Pilkades hingga kesejahteraan perangkat
Terlibat kejar-kejaran bak film, maling motor asal Sukabumi akhirnya dibekuk warga

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 01:53 WIB

Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia

Senin, 27 April 2026 - 20:37 WIB

Lansia di Sukabumi dirampok dua pria, Rp3,8 juta dan dokumen pribadi melayang

Minggu, 26 April 2026 - 15:40 WIB

Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam

Minggu, 26 April 2026 - 12:27 WIB

Tubuh renta Sadi harus ditandu karena jalan rusak di Jampang Tengah Sukabumi

Sabtu, 25 April 2026 - 14:40 WIB

Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot

Berita Terbaru