1 tahun Asep Japar-Andreas: Ranking IPM Kabupaten Sukabumi tetap jeblok

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu Tahun Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar - Andreas - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Satu Tahun Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar - Andreas - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan tren peningkatan, mencapai kategori “tinggi” dengan skor 71,13 pada 2025. Capaian ini mencerminkan perbaikan kualitas hidup penduduk melalui peningkatan dimensi kesehatan, pengetahuan, dan standar hidup layak, meskipun angka kemiskinan pada 2024 masih berada di angka 6,87%. Baca selengkapnya: Adu banyak penduduk miskin kota dan kabupaten di Jawa Barat, Sukabumi berapa?

Namun, meskipun mengalami kenaikan skor IPM, Kabupaten Sukabumi tidak beranjak dari posisi 24. Capaian kenaikan tersebut tergolong rendah, karena Kabupaten Sukabumi masih di papan bawah “klasemen” IPM 27 kota/kabupaten di Jawa Barat. Baca selengkapnya: Catatan 2 periode Marwan Hamami: IPM Kabupaten Sukabumi turun ranking 24 dari 27

Berikut adalah poin-poin penting mengenai IPM Kabupaten Sukabumi, disajikan sukabumiheadline.com menjelang satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar – Andreas, di mana keduanya dilantik pada 20 Februari 2026 di Istana Negara, Jakarta. Baca selengkapnya: Kepala Daerah Sukabumi terpilih dilantik hari ini

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Tren IPM 2025: IPM Kabupaten Sukabumi tahun 2025 tercatat sebesar 71,13.
  • Kategori: Capaian tersebut masuk dalam kategori “Tinggi”.
  • Perkembangan: Tren capaian IPM Kabupaten Sukabumi mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
  • Indikator Ekonomi 2025: Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp3.831.926, dengan pertumbuhan ekonomi pada TW 3 2025 sebesar 3,98%.
  • Kemiskinan: Persentase penduduk miskin pada 2024 mencapai 6,87%.
Baca Juga :  Mengenang kiprah Wisjnu Mouradhy, jurnalis dan tokoh film nasional asal Sukabumi era 1940

Sebagai perbandingan, IPM Kota Sukabumi pada 2024-2025 menunjukkan tren positif dengan 20 dari 26 indikator pembangunan tercapai 100%. Capaian tersebut menempatkan Kota Sukabumi di posisi 7, juga tidak beranjak dibandingkan tahun sebelumnya. Baca selengkapnya: Adu banyak penduduk miskin kota dan kabupaten di Jawa Barat, Sukabumi berapa?

IPM menurut kota/kabupaten di Jawa Barat 2025

Ilustrasi anak jalanan dan lansia - sukabumiheadline.com
Ilustrasi anak jalanan dan lansia – sukabumiheadline.com

Untuk informasi, skor penilaian IPM meliputi Komponen Utama (Dimensi):

  • Kesehatan: Diukur dengan Umur Harapan Hidup (UHH) saat lahir.
  • Pendidikan: Diukur dengan Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS).
  • Ekonomi: Diukur dengan pengeluaran per kapita yang disesuaikan.
  • Kategori IPM: IPM dibagi menjadi rendah (<60), sedang (60-70), tinggi (70-80), dan sangat tinggi (≥80).

Berikut adalah ranking IPM menurut kota dan kabupaten per 5 November 2025, dikutip sukabumiheadline.com dari laman Badan Pusat Statistik (BPS), Selasa (17/2/2026).

  1. Kota Bandung: 83,75 (2024), 84,66 (2025)
  2. Kota Bekasi: 83,55 (2024), 84,43 (2025)
  3. Kota Depok: 83,05 (2024), 84,04 (2025)
  4. Kota Cimahi: 80,30 (2024), 80,85 (2025)
  5. Kota Bogor: 79,03 (2024), 79,75 (2025)
  6. Kota Cirebon: 78,09 (2024), 78,99 (2025)
  7. Kota Sukabumi: 77,69 (2024), 78,23 (2025)
  8. Kabupaten Bekasi: 76,80 (2024), 77,80 (2025)
  9. Kabupaten Kota Tasikmalaya: 76,03 (2024), 76,59 (2025)
  10. Kabupaten Bandung: 74,59 (2024), 75,58 (2025)
  11. Kota Banjar: 75,01 (2024), 75,54 (2025)
  12. Kabupaten Sumedang: 74,57 (2024), 75,50 (2025)
  13. Kabupaten Purwakarta: 73,99 (2024), 74,97 (2025)
  14. Kabupaten Karawang: 73,82 (2024), 74,59 (2025)
  15. Kabupaten Bogor: 73,63 (2024), 74,53 (2025)
  16. Kabupaten Ciamis: 73,64 (2024), 74,33 (2025)
  17. Kabupaten Cirebon: 72,30 (2024), 73,27 (2025)
  18. Kabupaten Subang: 72,05 (2024), 73,00 (2025)
  19. Kabupaten Indramayu: 70,72 (2024), 71,58 (2025)
  20. Kabupaten Majalengka: 71,37 (2024), 72,37 (2025)
  21. Kabupaten Kuningan: 71,56 (2024), 72,31 (2025)
  22. Kabupaten Pangandaran: 71,03 (2024), 71,66 (2025)
  23. Kabupaten Bandung Barat: 70,77 (2024), 71,65 (2025)
  24. Kabupaten Sukabumi: 70,18 (2024), 71,13 (2025)
  25. Kabupaten Cianjur: 68,89 (2024), 69,84 (2025)
  26. Kabupaten Garut: 69,91 (2024), 70,67 (2025)
  27. Kabupaten Tasikmalaya: 69,98 (2024), 70,76 (2025)
Baca Juga :  Perang opini Kuasa Hukum nelayan Ciemas Sukabumi dan Kades Mandrajaya

Dari daftar rangking di atas, menunjukkan bahwa meskipun skor IPM Kabupaten Sukabumi naik menjadi 71,13, namun tidak beranjak dari tahun sebelumnya, tetap jeblok di posisi 24 dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat. Baca selengkapnya: Catatan 2 periode Marwan Hamami: IPM Kabupaten Sukabumi turun ranking 24 dari 27

Untuk diketahui, IPM Jawa Barat adalah 74,92 (2024), 75,90 (2025).

Berita Terkait

Kabupaten Sukabumi bukan favorit investor, meskipun punya jalan tol dan SDM/SDA melimpah
Sejarah, konsesi 50 tahun dan persentase pemegang saham Jalan Tol Ciawi-Sukabumi
Jumlah organisasi kemasyarakatan di Sukabumi: Kabupaten 666 ormas, kota?
Penduduk Sukabumi didominasi laki-laki, tapi mayoritas berumur pendek
Sukabumi berapa? Merinci pemkot dan pemkab pemilik saham bjb se-Jawa Barat dan Banten
Wanita Sukabumi diintai ancaman dan tantangan kultural, stereotip hingga kekerasan
Angka pengangguran Sukabumi tinggi, ini dampak ekonomi, sosial, politik dan psikologis
Membanding angka perceraian Kota dan Kabupaten Sukabumi dua tahun terakhir, pengertian dan prosedur

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:12 WIB

1 tahun Asep Japar-Andreas: Ranking IPM Kabupaten Sukabumi tetap jeblok

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:13 WIB

Kabupaten Sukabumi bukan favorit investor, meskipun punya jalan tol dan SDM/SDA melimpah

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:30 WIB

Sejarah, konsesi 50 tahun dan persentase pemegang saham Jalan Tol Ciawi-Sukabumi

Senin, 9 Februari 2026 - 03:36 WIB

Jumlah organisasi kemasyarakatan di Sukabumi: Kabupaten 666 ormas, kota?

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:01 WIB

Penduduk Sukabumi didominasi laki-laki, tapi mayoritas berumur pendek

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131