sukabumiheadline.com – Ikan sapu sapu atau Pterygoplichthys pardalis seringkali dinilai sebagai hama dan menjijikkan, karena sering ditemukan hidup dan berkembang biak di air yang kotor.
Namun, siapa sangka ikan ini memiliki kandungan protein tinggi, lebih dari 20% hingga 45,5% dalam daging mentah, dan bisa mencapai >39% pada olahan abon. Ikan ini juga lemak rendah, menjadikannya sumber protein hewani potensial.
Namun, ikan ini berisiko tinggi mengandung logam berat berbahaya (timbal/Pb, merkuri/Hg, kadmium/Cd, arsen/As) karena sering hidup di perairan tercemar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ikan sapu-sapu juga mengandung kalsium, dan fosfor, menjadikannya sumber gizi alternatif untuk memperbaiki jaringan tubuh, memperkuat tulang/gigi, dan meningkatkan stamina. Selain dikonsumsi (pastikan dari air bersih), ikan ini juga bermanfaat sebagai pembersih akuarium, bahan baku tepung pakan, dan ikan hias.
Berikut adalah rincian kandungan ikan sapu sapu.
Kandungan Gizi (Nutrisi)
- Protein: Tinggi, berkisar di atas 20% pada daging segar.
- Lemak: Relatively rendah, kurang dari 5% pada ikan mentah.
- Mineral & Vitamin: Mengandung kalsium, fosfor, dan vitamin B.
- Asam Amino & Asam Lemak: Kaya akan nutrisi penting untuk membangun jaringan tubuh.
- Kandungan Logam Berat (Risiko): Studi pada ikan di sungai tercemar (seperti Ciliwung) menunjukkan adanya akumulasi logam berat: As (Arsen), Cd (Kadmium), Co (Kobalt), Cr (Kromium), Fe (Besi), Mn (Mangan), Hg (Merkuri), Ag (Perak), Pb (Timbal), dan Zn (Seng).
Selain itu, kadar logam berat (As, Hg, Pb, Cd) seringkali melebihi batas aman yang ditetapkan BPOM.
Khasiat Kesehatan (jika dikonsumsi)
- Tinggi Protein: Membantu membangun jaringan tubuh, otot, dan mendukung sistem kekebalan tubuh.
- Menjaga Kesehatan Tulang: Kandungan kalsium dan fosfor membantu mencegah osteoporosis.
- Meningkatkan Energi: Kandungan vitamin B berperan dalam metabolisme energi.
- Rendah Lemak: Sebagai alternatif lauk yang baik.
- Potensi Nutrisi: Mengandung omega-3 dan omega-6, meskipun manfaatnya tidak setinggi ikan laut.
Ikan sapu sapu sering hidup di perairan tercemar, sehingga pastikan ikan berasal dari air yang bersih/budidaya sebelum dikonsumsi untuk menghindari kandungan logam berat.
Namun, meskipun bernutrisi, ikan sapu sapu tidak disarankan untuk dikonsumsi jika berasal dari perairan yang tercemar, karena berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan jangka panjang seperti kerusakan organ (ginjal/hati) dan gangguan saraf akibat logam berat.
Karenanya, ikan ini lebih sering dipelihara sebagai pemakan alga dan sisa makanan yang efektif. Dapat diolah menjadi tepung ikan untuk pakan ternak, dan jenis tertentu memiliki nilai ekonomis sebagai ikan hias.









