Nizam Syafei Sukabumi tewas dianiaya, ayah kandung jadi tersangka

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anwar Satibi, ayah Nizam Syafei - Ist

Anwar Satibi, ayah Nizam Syafei - Ist

sukabumiheadline.com – Kasus kematian bocah berinisial Nizam Syafei (12) di Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus bergulir. Setelah ibu tirinya, Teni Ridha Shi (47), jadi tersangka, kini giliran ayah kandung Nizam, Anwar Satibi, yang ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

Anwar dijerat pasal dugaan penelantaran yang berujung pada kematian anaknya, yakni Pasal 428 ayat 3 huruf b UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 49 ayat 9 dan ayat 1 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT). Ia terancam hukuman penjara hingga tujuh tahun.

Ayah kandung Nizam Syafei, Anwar Satibi dan TR (ibu tiri NS) - Ist
Ayah kandung Nizam Syafei, Anwar Satibi dan TR (ibu tiri NS) – Ist

“Hasil pemeriksaan ini ternyata kepolisian mampu untuk membuktikan bukti permulaan yang cukup untuk terjerat dalam kasus tindak pidana sehingga Kepolisian Sukabumi telah menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan dikutip Jumat (1/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi menilai Anwar terbukti melakukan penelantaran, terutama saat kondisi korban sedang membutuhkan penanganan medis. Dugaan ini diperkuat dari hasil pemeriksaan, termasuk percakapan antara Anwar dan mantan istrinya, Lisnawati.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, polisi pun langsung menjebloskan pria 38 tahun tersebut ke sel. “Proses hukum akan berjalan. Pelaku sudah ditahan,” kata dia.

NS, anak 12 tahun di Sukabumi dianiaya ibu tiri hingga tewas
Nizam Syafei, anak 12 tahun di Sukabumi dianiaya ibu tiri hingga tewas – Ist

Seperti diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Nizam Syafei diketahui meninggal dunia setelah diduga mengalami penganiayaan oleh ibu tirinya, Teni Ridha Shi (47). Saat ditemukan, tubuh korban menunjukkan luka lebam dan luka bakar.

Peristiwa ini terjadi ketika korban tengah pulang dari pesantren untuk menghabiskan waktu bersama keluarga menjelang awal puasa. Dalam kondisi tersebut, Anwar yang sedang bekerja di Kota Sukabumi menerima telepon dari Teni yang meminta dirinya segera pulang karena anaknya jatuh sakit. Tak lama kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia.

Dalam kasus ini, Polres Sukabumi telah lebih dulu menetapkan Teni sebagai tersangka penganiayaan. Sementara itu, Lisnawati melaporkan Anwar atas dugaan penelantaran anak.

Kasus tragis ini pun mendapat perhatian khusus dari Komisi III DPR RI, mengingat adanya dugaan kekerasan dan kelalaian yang berujung pada hilangnya nyawa seorang anak

Berita Terkait

Diduga depresi 3 kali gagal berumahtangga, PNS di Sukabumi ini memilih akhiri hidup
Pemkab Sukabumi bangun belasan sarana air bersih, yuk cek lokasi, anggaran dan hasilnya
Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia
Lansia di Sukabumi dirampok dua pria, Rp3,8 juta dan dokumen pribadi melayang
Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam
Tubuh renta Sadi harus ditandu karena jalan rusak di Jampang Tengah Sukabumi
Kisah Mak Icah di Cisaat Sukabumi: Makan nasi disiram air putih, huni gubuk reyot
Dishub Jabar turun tangan, bakal rutin razia ODOL di Sukabumi ruas Cikembar-Jampang Tengah

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:02 WIB

Nizam Syafei Sukabumi tewas dianiaya, ayah kandung jadi tersangka

Kamis, 30 April 2026 - 21:38 WIB

Diduga depresi 3 kali gagal berumahtangga, PNS di Sukabumi ini memilih akhiri hidup

Rabu, 29 April 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Sukabumi bangun belasan sarana air bersih, yuk cek lokasi, anggaran dan hasilnya

Selasa, 28 April 2026 - 01:53 WIB

Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia

Senin, 27 April 2026 - 20:37 WIB

Lansia di Sukabumi dirampok dua pria, Rp3,8 juta dan dokumen pribadi melayang

Berita Terbaru

Honda Dunk - Honda

Otomotif

Honda Dunk, skuter matik super irit BBM cuma Rp20 jutaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:01 WIB