Panpel Bhayangkara FC larang warga ber-KTP Jawa Barat nonton Persib

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bobotoh Persib Bandung. l Istimewa

Bobotoh Persib Bandung. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Panitia Pelaksana (Panpel) Bhayangkara Presisi Lampung FC resmi membuka penjualan tiket untuk pertandingan Super League 2025-2026 melawan Persib Bandung yang bakal digelar di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026) mendatang.

Bhayangkara FC melakukan antisipasi dengan cara membatasi penjualan tiket dalam beberapa cara. Mengusung Loyal Supporters, Bhayangkara FC membuka penjualan lebih dahulu pada 26-28 April 2026 dengan syarat.

Karenanya, hanya suporter yang tercatat sebagai suporter loyal, dengan minimal melakukan tiga kali transaksi penjualan tiket pertandingan kandang Bhayangkara FC di Super League 2025-2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah itu, tiket pun akan dijual untuk masyarakat umum mulai 29 April 2026 sampai tiket habis. Namun, penonton umum pun dibatasi dengan satu NIK untuk dua tiket saja dengan data pembelian tiket yang jelas.

Bahkan NIK KTP yang berasal dari Provinsi Jawa Barat dilarang melakukan pembelian. Selain itu, saat penukaran tiket pun harus dilakukan sendiri tanpa diwakilkan. Jika terpaksa, perwakilan harus membawa surat kuasa dan identitas asli yang dipakai saat proses pembelian tiket.

Sementara itu, penjualan tiket dilakukan di laman resmi dan aplikasi resmi Bhayangkara Presisi Lampung FC. Tiket dijual dari mulai harga Rp150 ribu sampai Rp300 ribu.

Dilansir dari akun Instagram @bahayangkarafc, syarat dan ketentuan resmi terkait penjualan tiket, terdapat poin paling mencolok dan menjadi sorotan adalah adanya pembatasan wilayah bagi calon pembeli tiket berdasarkan identitas kependudukan.

Berdasarkan rilis resmi manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC, terdapat aturan khusus mengenai domisili pembeli. Dalam poin ketiga syarat dan ketentuan, disebutkan secara tegas bahwa:

“NIK asal Provinsi Jawa Barat tidak bisa melakukan pembelian tiket.”

Kebijakan ini diduga diambil sebagai langkah preventif keamanan untuk membatasi kehadiran suporter tim tamu di stadion, mengingat basis massa suporter Persib Bandung mayoritas berasal dari wilayah Jawa Barat.

Berita Terkait

Menang! Persib kokoh di puncak klasemen tinggalkan Borneo FC
Vs PSM tanpa Hodak dan 4 pemain kunci, Tolic: Pemain Persib tahu yang harus dilakukan
Respons manajemen soal AFC denda Persib Rp3,5 miliar plus dua laga tanpa penonton
10 calon rekrutan Persib musim depan, dari Australia, Brasil hingga Irak
Rizky Ridho minta maaf, kapten Persija ngaku menyesal
Wonderkids Sukabumi gagal bawa Timnas Indonesia ke Piala Asia U-17 2026
Liga Jabar Istimewa 2026: Pesepakbola usia dini dari 17 daerah, cek jadwal Sukabumi
Bekuk Persija 1-2, Maung kokoh di puncak klasemen dekati hattrick juara Super League

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:09 WIB

Menang! Persib kokoh di puncak klasemen tinggalkan Borneo FC

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:00 WIB

Vs PSM tanpa Hodak dan 4 pemain kunci, Tolic: Pemain Persib tahu yang harus dilakukan

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:48 WIB

Respons manajemen soal AFC denda Persib Rp3,5 miliar plus dua laga tanpa penonton

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:55 WIB

10 calon rekrutan Persib musim depan, dari Australia, Brasil hingga Irak

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rizky Ridho minta maaf, kapten Persija ngaku menyesal

Berita Terbaru

Ilustrasi Dolar AS dan Rupiah - sukabumiheadline.com

Ekonomi

Sindir Rupiah loyo, DPR: Kalau Rp17.845 Indonesia Merdeka

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:00 WIB