2026, Kota dan Kabupaten Sukabumi bakal punya sekolah unggulan, satu kelas 32 murid

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi siswa SMK Jurusan Otomotif sedang praktik produksi mobil listrik - sukabumiheadline.com

Ilustrasi siswa SMK Jurusan Otomotif sedang praktik produksi mobil listrik - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kota dan Kabupaten Sukabumi bakal punya sekolah unggulan. Hal itu dipastikan setelah rencana pembentukan Sekolah Manusia Unggul (Maung) oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terealisasi pada tahun ini.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jabar, Purwanto, kini tengah mempersiapkan semua keperluan untuk sekolah khusus ini. Ia mengatakan, persiapan sekolah ini sudah sampai pada pembahasan petunjuk teknis di lapangan. Beberapa persiapan untuk lokasi sekolah juga tengah dibahas.

“Sekolah Maung ini kan lagi disusun juknisnya, pedomannya, termasuk apa FPMB-nya. Ini lagi marathon terus tiap hari,” ujar Purwanto, Kamis (23/4/2026) lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekolah Maung di Sukabumi

Ilustrasi pelajar SMK jurusan Pertanian sedang praktik menanam sayuran hidroponik - sukabumiheadline.com
Ilustrasi pelajar SMK jurusan Pertanian sedang praktik menanam sayuran hidroponik – sukabumiheadline.com

Model Sekolah Maung ini dipastikan bukan dengan membuat sekolah baru, melainkan sekolah yang ada di setiap kabupaten dan kota akan diubah menjadi sekolah khusus degan kurikulum yang disesuaikan dengan minat bakat para peserta didik.

“Tahun ajaran baru tuh sudah ada. Sekolah Maung di setiap kabupaten kota ada satu, termasuk untuk di siapkan Cabang Dinas satu sekolah,” kata Purwanto.

Untuk jenjang sekolahnya sendiri nantinya akan ada SMA dan SMK. Dia memastikan mata pelajaran yang diberikan nantinya akan berbeda dengan sekolah yang ada saat ini.

Dengan demikian, total bakal ada 27 sekolah maung, atau setara jumlah kota dan kabupaten yang ada di Jawa Barat, termasuk Sukabumi.

“Total berarti ada 27 SMA Maung, dan 13 SMK Maung, spesifik mata pelajaran itu nanti disesuaikan kebutuhan. Ini sekolah kan keunggulannya nanti akan di buat lewat kurikulumnya,” ujarnya.

Rekrutmen berdasarkan akademik dan non-akademik

Ilustrasi siswa SMK jurusan Perikanan dan Peternakan - sukabumiheadline.com
Ilustrasi siswa SMK jurusan Perikanan dan Peternakan – sukabumiheadline.com

Mengenai pendaftaran, Purwanto menjelaskan, siswa akan tetap mengikuti Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) seperti sekolah normal lainnya. Namun, nantinya akan ada juga melalui non-akademik. Sekolah khusus ini, kata dia tidak akan berbenturan dengan peraturan karena diatur dalam Pergub baru.

“Rekrutmennya nanti ada yang akademik dan non-akademik. Nanti akan diatur pakai peraturan gubernur. Tujuan sekolah Maung ini kan kita pengin melayani mereka yang mempunyai prestasi untuk bisa dilayani sesuai dengan potensi mereka,” tuturnya.

Sementara ini, Sekolah Maung akan dibuat satu kelasnya 32 orang, dan gurunya juga akan dimaksimalkan sesuai dengan klasifikasi peminatan dari pada murid itu sendiri. Baca selengkapnya: KDM akan dirikan Sekolah Maung: Jurusan, kuota dan lokasi SMK Manusia Unggul

“Rombelnya kalau 32 orang gitu terus gurunya juga nanti akan kita upgrade atau kita penuhi dengan kualitas guru yang cukup,” katanya.

Soal SDM dan anggaran

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan turut mengingatkan kepada pemerintah provinsi soal rencana membangun Sekolah Maung inu. Pemprov Jabar diminta mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan juga anggaran yang matang.

“Ketika mau buat Sekolah Manusia Unggul, berarti kan juga harus disiapkan SDM pengajar, lahan, fasilitas, kurikulumnya segala macam,” kata Iwan, Kamis (15/1/2026).

Selain itu, dia juga mendorong agar nilai karakter masuk dalam kurikulum Sekolah Maung agar generasi muda Jabar tidak hanya harus unggul di teknis, tetapi juga karakter.

Gagasan ini harus betul-betul direncanakan secara matang. Khususnya dari sisi anggaran, sehingga rencana Sekolah Maung untuk dimulai pada 2027 dapat terealisasi.

“Perlu diskusi, suatu terobosan yang baik kenapa enggak kita dukung. Karakter unggul yang dibangun di sana, artinya persiapan untuk pembiayaan harus jadi perhatian,” katanya.

Berita Terkait

5 swasta, ini 20 universitas terbaik di Indonesia versi THE Sustainability Impact Rankings 2026
28,76 persen anak di Kabupaten Sukabumi hanya berijazah SMP
Daftar SMA/SMK swasta di Sukabumi, gratis plus seragam beasiswa Pemprov Jawa Barat
Satu di Sukabumi, daftar 17 SMA dan SMK baru di Jawa Barat 2026
Cita-cita jadi bidan, akuntan, atau perawat? Ini daftar prodi terbanyak ditutup di 2026
Dominasi Muhammadiyah, 10 kampus swasta terbaik di Indonesia 2026 versi Webometrics
Syarat masuk SD 2026: Tak wajib berusia 7 tahun, punya ijazah TK dan tanpa tes calistung
Ini lho 10 SMK terbaik di Jabar berdasarkan rerata nilai UTBK 2025

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:17 WIB

5 swasta, ini 20 universitas terbaik di Indonesia versi THE Sustainability Impact Rankings 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:07 WIB

28,76 persen anak di Kabupaten Sukabumi hanya berijazah SMP

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:02 WIB

Daftar SMA/SMK swasta di Sukabumi, gratis plus seragam beasiswa Pemprov Jawa Barat

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:11 WIB

Satu di Sukabumi, daftar 17 SMA dan SMK baru di Jawa Barat 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:30 WIB

Cita-cita jadi bidan, akuntan, atau perawat? Ini daftar prodi terbanyak ditutup di 2026

Berita Terbaru

Headline

5 Wanita Sukabumi ungkap alasan bersedia jadi istri kedua

Selasa, 30 Jun 2026 - 10:30 WIB