sukabumiheadline.com – Realme akan segera merilis ponsel terbaru, realme C100, yang membawa baterai jumbo 8.000 mAh. Perangkat ini diklaim mampu menghadirkan lebih dari 11 jam gaming online, lebih dari 24 jam streaming video, dan lebih dari 20 jam navigasi GPS.
Ponsel ini bisa digunakan untuk menelepon hingga 23 menit 11 detik hanya dengan baterai 1 persen saja.
Baterai gahar Realme C100 diklaim juga dapat mempertahankan lebih dari 80 persen battery health setelah 7 tahun penggunaan, didukung hingga 1.600 siklus pengisian, dua kali lipat dari standar Uni Eropa dan melampaui rata-rata di kelasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Realme juga dibekali Titan Battery Safety System, yang telah melalui berbagai pengujian terhadap suhu ekstrim, benturan fisik, dan overcharge, sehingga aman dan stabil dalam berbagai kondisi penggunaan.
Selain baterai besar, Realme C100 juga sudah dibekali fitur AI Power Saving yang bekerja di tingkat sistem untuk efisiensi konsumsi daya.
Pengujian internal Realme menyebut mode ini menghemat sekitar 450mAh daya setiap hari, yang setara dengan tambahan hingga 2 jam masa pakai baterai.
Dari segi desain, Realme C100 punya pola glowing di bagian bodi belakang. Realme C100 hadir dengan membawa dua kamera belakang, tetapi belum diketahui apa spesifikasi lengkapnya.
Belum banyak detail yang diungkap terkait ponsel ini. Namun, baterai tampaknya menjadi keunggulan utamanya.
“Tanggal 7 Mei kita akan rilis realme C100 series, salah satunya realme C100X,” kata Krisva Angnieszca, Public Relations Lead realme Indonesia dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).
Krisva menyebut baterai jumbo yang dibawa Realme C100 sebagai standar baru dalam kapasitas baterai di segmennya. Ponsel ini disebut memiliki kapasitas sekitar 14 persen lebih besar dibandingkan kompetitor.
Realme C100 menduduki peringkat pertama dalam AnTuTu’s All‑Day Heavy Usage Test, sebuah variabel pengukuran baru dari AnTuTu. Ponsel ini mendapatkan hasil daya tahan baterai selama 10 jam.
Realme C100 4G diprediksi akan masuk ke Indonesia dengan harga kompetitif di kisaran Rp3 jutaan hingga Rp4,5 jutaan, berdasarkan bocoran dan rilis awal di Vietnam (sekitar 7,69 juta VND atau Rp4,9 jutaan).









