Berapa lama simpan sisa makanan dalam kulkas tetap sehat dikonsumsi?

- Redaksi

Minggu, 27 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi menyimpan sisa makanan dalam kulkas - sukabumiheadline.com

Ilustrasi menyimpan sisa makanan dalam kulkas - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Menyimpan makanan sisa di dalam kulkas dapat menjadi cara praktis untuk menjaga makanan agar tetap dapat dikonsumsi sekaligus mengurangi pemborosan pangan.

Namun, menurut dosen Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi, Sekolah Vokasi IPB University, Rosyda Dianah, SKM, MKM, kebiasaan tersebut tidak otomatis membuat makanan aman. Jika dilakukan secara tidak tepat, makanan dapat menjadi sumber penyakit bawaan makanan (foodborne disease) dan mengalami degradasi mutu gizi.

Hanya memperlambat bakteri

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memasukkan makanan ke dalam kulkas bukan berarti proses kerusakan makanan berhenti sepenuhnya. Bakteri tidak mati di dalam kulkas.

Melansir laman resmi IPB University, Rosyda mengatakan, kebiasaan menyimpan makanan sisa di dalam kulkas pada dasarnya aman dan bisa dilakukan, tetapi harus memenuhi persyaratan tertentu. Hal tersebut sangat bergantung pada cara pendinginan, suhu penyimpanan, lama penyimpanan, hingga proses pemanasan kembali.

“Kulkas pada suhu sekitar 1–4°C berfungsi memperlambat pertumbuhan sebagian besar bakteri, bukan mensterilkan makanan. Karena itu, makanan tetap memiliki masa simpan yang terbatas,” terangnya.

Dari perspektif keamanan pangan, Rosyda menekankan agar menghindari temperature danger zone (5°C hingga 60°C), yakni kondisi suhu yang memungkinkan mikroorganisme berkembang lebih cepat.

Berapa hari makanan di kulkas aman dikonsumsi?

Secara umum, makanan matang yang disimpan pada suhu ≤4°C dianjurkan dikonsumsi dalam 3–4 hari. Namun, beberapa makanan memiliki karakteristik berbeda. Nasi dan pasta matang, misalnya, perlu mendapat perhatian karena berpotensi terkait dengan spora Bacillus cereus.

“Dari sisi gizi, proses penyimpanan dan pemanasan kembali dapat memengaruhi sejumlah zat gizi. Vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin C dan vitamin B kompleks, relatif sensitif terhadap panas dan oksidasi,” jelas dia.

Sementara itu, lemak, khususnya asam lemak tak jenuh, dapat mengalami oksidasi apabila makanan disimpan dalam wadah yang tidak tertutup dengan baik.

Di sisi lain, makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi, kentang, dan pasta dapat mengalami perubahan pada pati ketika didinginkan. Proses ini dapat membuat sebagian pati menjadi lebih sulit dicerna, sehingga berpotensi membantu mengendalikan kenaikan gula darah dan mendukung kesehatan pencernaan. Dengan catatan, selama makanan tetap disimpan dengan baik dan tidak terkontaminasi mikroorganisme.

Jangan biarkan lama di suhu ruang

Kesalahan yang sering dilakukan masyarakat antara lain membiarkan makanan terlalu lama pada suhu ruang, menyimpan makanan dalam wadah besar dan terlalu dalam, tidak menutup wadah dengan baik, tidak memperhatikan suhu kulkas, serta terlalu sering melakukan reheating.

Selain itu, makanan sisa sebaiknya tidak ditempatkan berdekatan dengan bahan pangan mentah untuk mencegah kontaminasi silang.

Untuk mengurangi risiko sekaligus mencegah food waste, Rosyda menyarankan masyarakat menerapkan prinsip sederhana “2–4–74”. Angka tersebut berarti makanan mudah rusak tidak dibiarkan lebih dari 2 jam pada suhu ruang, disimpan pada suhu sekitar 4°C atau lebih rendah, dan dipanaskan kembali hingga sekitar 74°C secara merata.

“Keamanan pangan tidak berarti semua makanan sisa harus langsung dibuang. Perencanaan penyimpanan yang baik justru dapat membantu mengurangi food waste,” pungkasnya

Berita Terkait

Remaja Sukabumi bicara setumpuk masalah Gen Z, dari burn out hingga gaya hidup FOMO
Jangan dibuang! Ini deretan khasiat kulit semangka
Kenali 5 ciri hubungan toxic yang harus segera diakhiri
Jangan anggap remeh rambut rontok, ini daftar ciri perempuan idap autoimun
10 AMDK layak minum hasil uji TDS, rendah senyawa anorganik, garam dan logam berat
Membanding ciri orang dengan frekuensi tinggi dan rendah
Khasiat air kelapa muda: Menjaga kesehatan jantung, cegah batu ginjal, baik untuk diet
5 desain kamar mandi 1,5 x 1,5 m, nyaman, higienis, elegan dan minimalis menurut feng shui

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 23:00 WIB

Berapa lama simpan sisa makanan dalam kulkas tetap sehat dikonsumsi?

Minggu, 13 September 2026 - 02:50 WIB

Remaja Sukabumi bicara setumpuk masalah Gen Z, dari burn out hingga gaya hidup FOMO

Minggu, 6 September 2026 - 05:33 WIB

Jangan dibuang! Ini deretan khasiat kulit semangka

Selasa, 1 September 2026 - 20:12 WIB

Kenali 5 ciri hubungan toxic yang harus segera diakhiri

Selasa, 1 September 2026 - 15:52 WIB

Jangan anggap remeh rambut rontok, ini daftar ciri perempuan idap autoimun

Berita Terbaru

74 tim ikuti turnamen domino Sukabumi - Kodim 0607/Sukabumi

Olahraga

74 tim ikuti turnamen domino Sukabumi

Minggu, 27 Sep 2026 - 15:00 WIB

Mapolres Sukabumi - Ist

Sukabumi

4 kecamatan di Kabupaten Sukabumi punya kapolsek baru

Minggu, 27 Sep 2026 - 05:00 WIB