Ada 3 nama baru masuk jajaran orang terkaya di Indonesia 2024 versi Forbes

- Redaksi

Minggu, 15 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arming Hanafia - Istimewa

Arming Hanafia - Istimewa

sukabumiheadline.com – Forbes baru saja merilis daftar terbaru orang terkaya di Indonesia pada 2024 ini. Dalam daftar tersebut ada sejumlah nama baru yang berhasil naik ke peringkat 50 teratas pada tahun ini.

Pertama, taipan media dan real estate Hary Tanoesoedibjo ini kembali masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia dengan menduduki peringkat ke-36 setelah keluar dari daftar tahun lalu.

Ia tercatat memiliki harta kekayaan sebesar US$1,45 miliar atau setara Rp23,21 triliun (asumsi kurs Rp16.013 per dolar AS). Kekayaannya naik seiring dengan meroketnya saham MNC Digital Entertainment dan MNC Land.

Baca Juga: Jadi Miliarder dari Jual Foto Selfie, Akhirnya Ghozali Everyday Dicolek DJP

Kedua, Lim Chai Hock yang menduduki peringkat 37 dalam daftar orang terkaya Indonesia tahun ini. Kekayaannya tercatat sebesar US$1,4 miliar atau Rp22,42 triliun.

Lim menjabat chief operating officer dan direktur di Bayan Resources, salah satu perusahaan produsen batu bara terbesar di Indonesia, yang didirikan oleh Low Tuck Kwong.

Baca Juga :  Miliki Aset di Kabandungan Sukabumi, Prajogo Pangestu Jadi Orang Terkaya ke-24 di Dunia

Ketiga, Han Arming Hanafia juga kembali masuk dalam daftar orang terkaya Indonesia versi Forbes di peringkat ke-50. Ia tercatat memiliki kekayaan sebesar US$1,05 miliar atau Rp16,81 triliun.

Han Arming Hanafia adalah salah satu pendiri DCI Indonesia, operator pusat data terbesar di Tanah Air yang mengalami kenaikan pangsa pasar hampir 30 persen di tengah ekspansi teknologi global.

Berita Terkait

Ayam ras, buras, itik, puyuh: Merinci produksi telur di Sukabumi
Daftar shuttle bus Sukabumi-Jakarta plus tarif dan jadwal, tawarkan kenyamanan dan tepat waktu
Kementerian Pertanian kawal swasembada pangan di Sukabumi
15 tren usaha mikro 2026 di desa, dari AI hingga cuci motor panggilan
Gegerbitung juara! Ini 40 kecamatan penghasil cabai keriting di Sukabumi
Untuk tahu/tempe 70% masih impor, segini kebutuhan dan produksi kedelai di Sukabumi
Kolang-kaling Sukabumi, kecamatan penghasil dan manfaatnya bagi kesehatan
Kementerian PU: Konstruksi Jalan Tol Bocimi Seksi 3, Parungkuda-Sukabumi Barat 71,95%

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:00 WIB

Ayam ras, buras, itik, puyuh: Merinci produksi telur di Sukabumi

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:00 WIB

Daftar shuttle bus Sukabumi-Jakarta plus tarif dan jadwal, tawarkan kenyamanan dan tepat waktu

Rabu, 11 Februari 2026 - 00:54 WIB

15 tren usaha mikro 2026 di desa, dari AI hingga cuci motor panggilan

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:20 WIB

Gegerbitung juara! Ini 40 kecamatan penghasil cabai keriting di Sukabumi

Senin, 9 Februari 2026 - 22:10 WIB

Untuk tahu/tempe 70% masih impor, segini kebutuhan dan produksi kedelai di Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi Singapura - sukabumiheadline.com

Internasional

Gaji TKI di Singapura kini naik jadi Rp79 juta/bulan

Kamis, 12 Feb 2026 - 20:59 WIB

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Wisata

KDM: Wisata alam harusnya gratis

Kamis, 12 Feb 2026 - 07:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131