Rekor! Okupansi KA Siliwangi relasi Cipatat-Sukabumi capai 201%

- Redaksi

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi KA Siliwangi - sukabumiheadline.com

Ilustrasi KA Siliwangi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Rekor jumlah penumpang Kereta Api (KA) Siliwangi relasi Cipatat-Sukabumi terpecahkan pada musim mudik Lebaran tahun ini. PT KAI Daop 2 Bandung mengungkap okupasi KA Siliwangi pernah mencapai hingga 201%.

Untuk informasi, PT KAI Daop 2 Bandung tidak hanya mengoperasikan Kereta Api Jarak Jauh pada masa Angkutan Lebaran 2026, namun juga menghadirkan layanan Kereta Api Lokal yang menjadi andalan masyarakat, seperti KA Siliwangi. Kehadiran KA lokal ini menjadi solusi mobilitas yang terjangkau dan efektif, khususnya bagi masyarakat di wilayah Jawa Barat.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung dari 11 Maret hingga 24 Maret 2026, KA Siliwangi mencatat tingkat okupansi rata-rata sebesar 93%.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun okupansi KA Siliwangi mencapai 201% terjadi pada Senin (23/3/2026). Capaian tersebut sejauh ini sebagai okupansi tertinggi. Jumlah penumpang yang berangkat pada hari tersebut mencapai 2.563 penumpang berangkat dari Stasiun KA Cianjur dan 1.949 penumpang dari Stasiun KA Cipatat.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa tingginya okupansi KA Siliwangi menjadi indikator kuat bahwa layanan KA lokal sangat dibutuhkan masyarakat.

“KA Siliwangi hadir sebagai alternatif transportasi yang ekonomis dan efisien. Dengan tarif yang sangat terjangkau, masyarakat tetap dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, bebas macet, dan tepat waktu,” ujar Kuswardojo.

Untuk diketahui, dalam sehari KA Siliwangi melayani 6 kali perjalanan pulang pergi (PP) yang menghubungkan Cipatat ke Sukabumi. Frekuensi perjalanan yang cukup tinggi ini memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan mereka, baik untuk keperluan mudik, balik, maupun aktivitas lainnya.

Dengan harga tiket yang hanya Rp5.000 untuk sekali perjalanan, baik dari Cipatat menuju Sukabumi maupun sebaliknya, KA Siliwangi menjadi pilihan favorit berbagai kalangan masyarakat.

Tarif yang terjangkau ini memungkinkan lebih banyak masyarakat untuk mengakses transportasi kereta api, khususnya pada momen Lebaran.

Tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana transportasi mudik dan balik, KA Siliwangi juga banyak digunakan oleh masyarakat untuk kegiatan wisata dan silaturahmi.

Jalur yang dilalui KA ini menyuguhkan pemandangan alam yang indah serta akses menuju berbagai destinasi wisata menarik di sepanjang lintas Cipatat – Sukabumi.

Ilustrasi KA Siliwangi relasi Sukabumi-Bandung - sukabumiheadline.com
Ilustrasi KA Siliwangi relasi Sukabumi-Bandung – sukabumiheadline.com

Potensi pariwisata di jalur ini menjadi daya tarik tersendiri. Masyarakat dapat dengan mudah mengunjungi berbagai lokasi wisata alam, kuliner, maupun budaya yang tersebar di sepanjang jalur tersebut, menjadikan KA Siliwangi sebagai bagian dari pengalaman perjalanan yang menyenangkan.

Kuswardojo menambahkan bahwa KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan baik pada KA jarak jauh maupun KA lokal.

“Kami memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan, khususnya pada masa Angkutan Lebaran yang memiliki mobilitas tinggi,” tambahnya.

KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta memanfaatkan layanan KA lokal seperti KA Siliwangi sebagai alternatif transportasi yang efisien.

Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, KA Siliwangi diharapkan dapat terus menjadi pilihan utama masyarakat dalam bertransportasi, tidak hanya pada masa Lebaran, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari

Berita Terkait

Sempat melemah, harga saham BEEF naik usai akuisisi aset di Sukabumi
Geber bisnis susu sapi perah dalam kemasan, Estika Tata Tiara beli lahan 30 ha di Sukabumi
BEEF akuisisi aset bisnis sapi perah kemasan seluas 30 hektare di Sukabumi
Top 5 merek smartphone paling laris di dunia 2026, didominasi produk HP China
Januari-September 2026 penumpang KA Pangrango dari Sukabumi naik 613.678 orang
Langkah ini diambil Pertamina Patra Niaga respons kasus penimbun BBM di Sukabumi
Perkuat infrastruktur listrik di selatan Sukabumi buka peluang investasi
Ke Jakarta cuma butuh Rp14 ribu! Kapan warga Cicurug Sukabumi berangkat kerja naik KRL?

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:59 WIB

Sempat melemah, harga saham BEEF naik usai akuisisi aset di Sukabumi

Selasa, 3 November 2026 - 16:00 WIB

Geber bisnis susu sapi perah dalam kemasan, Estika Tata Tiara beli lahan 30 ha di Sukabumi

Senin, 2 November 2026 - 22:30 WIB

BEEF akuisisi aset bisnis sapi perah kemasan seluas 30 hektare di Sukabumi

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Top 5 merek smartphone paling laris di dunia 2026, didominasi produk HP China

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Januari-September 2026 penumpang KA Pangrango dari Sukabumi naik 613.678 orang

Berita Terbaru