29.6 C
Sukabumi
Kamis, Juni 13, 2024

Yamaha Zuma 125 meluncur, intip harga dan penampakan detail motor matic trail

sukabumiheadline.com - Yamaha resmi memperkenalkan Zuma 125...

Thrust Defender 125, Motor Matic Maxi Bikin Yamaha XMAX Ketar-ketir, Cek Harganya

sukabumiheadline.com l Thrust Defender 125, diprediksi bakal...

Ada Cak Imin, Ini Daftar Capres 2024 Versi PKS

PolitikAda Cak Imin, Ini Daftar Capres 2024 Versi PKS

SUKABUMIHEADLINE.com l Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengungkap sejumlah tokoh potensial yang bakal diusung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Penjaringan sejumlah tokoh nasional tersebut dilakukan setelah Musyawarah Majelis Syura (MMS) VII di Bandung pada 14-15 Agustus 2022.

Total ada enam tokoh yang disebut memiliki tiga kriteria utama. Yaitu memiliki karakter nasionalis-religius, berpeluang besar untuk menang, dan menjadi simbol perubahan untuk Indonesia yang lebih baik.

Ketiga kriteria tersebut diungkap oleh Ketua Bidang Humas DPP PKS Ahmad Mabruri.

Ia menyebut, di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno hingga Ketua Umum Partai PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin), hingga Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil.

“Nasionalis religius bisa Anies Baswedan, Sandiaga Uno, AHY, Ridwan kamil, Muhaimin Iskandar, Airlangga Hartarto,” kata Ahmad Mabruri, Ahad (18/9/2022).

Mabruri juga menyebut jika partainya terus menjalin komunikasi dengan Partai Nasdem, Demokrat, Golkar, PAN, PPP, serta Gerindra.

“Kita jalin komunikasi dengan semua kandidat dan partai. Membangun Indonesia perlu kolaborasi semua elemen bangsa,” ucapnya.

Meski sudah melakukan komunikasi dengan Partai Gerindra dan PAN, Ahmad Mabruri mengakui, nama ketua umum yakni Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan tidak masuk radar yang bakal di usung PKS sebagai capres di Pemilu 2024.

Hal itu menimbulkan pertanyaan, terlebih Prabowo Subianto merupakan salah satu tokoh yang memiliki elektabilitas tinggi di berbagai lembaga survei. Namun, Ahmad Mabruri enggan menjelaskan mengapa Prabowo dan Zulhas tak masuk capres radar PKS.

“Saya juga kurang tahu kenapa nama-nama ini (Prabowo-Zulkifli Hasan) jarang dibicarakan,” kata Mabruri.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer