Alasan Ghina, Gadis asal Cisolok Sukabumi Memilih Jadi Wasit Futsal

- Redaksi

Selasa, 6 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ghina Alviana, wasit futsal wanita asal Cisolok. l Ghina Alviana

Ghina Alviana, wasit futsal wanita asal Cisolok. l Ghina Alviana

SUKABUMIHEADLINE.com l CISOLOK – Banyak wanita Sukabumi yang memilih meniti karier sesuai dengan kebiasaan atau lazimnya dipilih sebagai profesi kaum hawa. Baik sebab alasan hobi ataupun penghasilan yang menjanjikan.

Namun dalam dunia olah raga, banyak wanita Sukabumi memilih menekuni profesi yang terbilang tidak lazim dilakukan oleh Kaum Hawa, seperti menjadi pemain sepak bola atau motocross dan lainnya.

Terbaru ada Ghina Alviana, gadis berusia 22 tahun asal Kampung Cipari RT 002/001, Desa Wanajaya, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memilih menjadi wasit futsal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diakui Ghina, alasan dirinya memilih menjadi wasit futsal karena merasa tidak memiliki peluang menjadi pemain futsal.

“Iya awalnya dari hobi main futsal, tapi merasa gak punya peluang jadi atlet. Jadi, kenapa nggak jadi wasit aja, kan lebih terbuka peluangnya,” ungkap Ghina kepada sukabumiheadline.com, Selasa (6/9/2022).

Baca Juga :  Motor Hilang Dicuri? Cek di Polres Sukabumi Kota, Siapa Tahu Milik Anda

Serius dengan tekadnya menekuni profesi wasit, Ghina kemudian mengikuti kursus wasit yang diadakan PSSI Asosiasi Kota (Askot) Bandung.

“Tahun 2019 saya ikut Kursus Level 3 di Bandung yang diselenggarakan oleh Askot Bandung,” jelasnya.

IMG 20220906 005641
Ghina Alviana saat memimpin pertandingan futsal. l Ghina Alviana

Masih Ada Perasaan Was-was

Selama menekuni sebagai wasit futsal, Ghina mengaku, pada awalnya, kerap dihantui perasaan was-was karena khawatir membuat keputusan yang keliru saat memimpin pertandingan.

“Kalau minder sih enggak, hanya mungkin perasaan adanya kekurangpercayaan penonton terhadap wasit perempuan, tapi hal itu tidak menjadi penghalang bagi saya,” yakin Ghina.

“Kesannya ya terkadang was-was, takut salah mengambil keputusan. Selebihnya ya senang-senang saja,” tambahnya.

Baca Juga :  Ponpes Tarbiatul Aulad, Oase di Tengah Tempat Hiburan Malam Sukabumi

Diakuinya, ia memiliki cara tersendiri ketika menghadapi protes para pemain saat di lapangan.

“Menghadapi protes pemain cukup dengan isyarat saja, yang penting saya selalu yakin dengan keputusan yang dibuat, juga bertahan agar tidak terpengaruhi oleh siapapun,” jelas Ghina.

“Tugas saya memberi penjelasan jika ada pemain tidak mengerti keputusan wasit,” lanjut gadis kelahiran 5 Oktober 1999 itu.

Agar tetap bisa memimpin pertandingan dengan baik, anak kedua dari tiga bersaudara ini, selalu berusaha tenang dalam setiap pertandingan yang dipimpinnya.

“Semoga selalu bisa konsisten dalam bertugas,” katanya.

“Untuk target, saat ini belum ada, masih berusaha konsisten dalam bidang yang digeluti,” pungkas Ghina.

Berita Terkait

Profil Calista Maya: Outside hitter Bandung bjb Tandamata pikat perhatian pencinta Proliga
5 alasan Persib datangkan striker berdarah Sunda Mauro Zijlstra, siapa tersingkir?
Dion Markx ungkap alasan sebenarnya pilih Persib: Terpikat status klub
Tuntutan dikabulkan, perubahan jadwal Persib Februari 2026 di Super League dan 16 Besar ACL 2
ACL 2 2025/2026: Maung di atas angin, nilai skuad Ratchaburi FC jauh di bawah Persib
Tuah pemilik nomor 3 di Persib: Daftar legenda, bek asal Sukabumi merana, kini Kurzawa
Dion Markx sudah tiba di Indonesia, segera ke Bandung
Foto-foto dan kesan Layvin Kurzawa Latihan bareng Persib, dikomentari Bojan Hodak

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:27 WIB

Profil Calista Maya: Outside hitter Bandung bjb Tandamata pikat perhatian pencinta Proliga

Senin, 2 Februari 2026 - 17:31 WIB

5 alasan Persib datangkan striker berdarah Sunda Mauro Zijlstra, siapa tersingkir?

Minggu, 1 Februari 2026 - 21:58 WIB

Dion Markx ungkap alasan sebenarnya pilih Persib: Terpikat status klub

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:39 WIB

Tuntutan dikabulkan, perubahan jadwal Persib Februari 2026 di Super League dan 16 Besar ACL 2

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:39 WIB

ACL 2 2025/2026: Maung di atas angin, nilai skuad Ratchaburi FC jauh di bawah Persib

Berita Terbaru

Ilustrasi perkebunan kelapa sawit - sukabumiheadline.com

Nasional

Prabowo sebut kelapa sawit tanaman ajaib, dikritik PDIP

Selasa, 3 Feb 2026 - 17:48 WIB