Bayar Pendaftaran dan Bulanan, Mengenal Komunitas Bakar 98 dari Parakansalak Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 13 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunitas Bakar 98. l Dok. Pribadi

Komunitas Bakar 98. l Dok. Pribadi

sukabumiheadline.com – Banyak komunitas di Sukabumi yang aktif melakukan berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, salah satunya, adalah Komunitas Bakar 98 dari Parakansalak, Kabupaten Sukabumi.

Uniknya, meskipun namanya Komunitas Bakar 98, tapi perkumpulan ini didirikan pada tahun 2019 lalu. Hal itu diungkapkan Ujang Saripudin yang menjabat sebagai ketua kepada sukabumiheadlines.com.

Pria berusia 45 asal Desa Lebaksari, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi itu mengatakan, Bakar merupakan akronim dari Bakti Karya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komunitas Bakar 98
Komunitas Bakar 98 – Dok. Pribadi

“Komunitas ini didirikan tepatnya pada 25 Agustus 2019 lalu. Bakar artinya Bakti Karya,” jelas pria asal kampung Lebakpicung itu, kepada sukabumiheadline.com, Ahad (13/2/2022).

Baca Juga :  Segera! Seminar Nasional Teknik Sipil dan Lingkungan di Sukabumi

Ujang menambahkan, tujuan komunitas ini didirikan untuk menambah persaudaraan dan memperkuat tali silaturahmi dan ingin membantu masyarakat yang kesusahan, serta berbakti dan berkarya.

“Aktivitas Bakar 98 ya berkumpul silaturahim, itu pun hanya di hari libur saja dan tempat berkumpul kami di Pos Komando Bakar 98,” kata Ujang.

Komunitas ini, aku Ujang, rutin melakukan berbagai kegiatan seperti membantu masyarakat yang kesusahan atau sedang terkena musibah.

Baca Juga :  Ruang Kelas Tertimbun Longsor dan 1 Rumah Terancam di Kadudampit Sukabumi
Komunitas Bakar 98
Komunitas Bakar 98. l Dok. Pribadi

Karenanya, siapapun yang ingin bergabung dengan komunitas ini, wajib membayar uang pendaftaran sebesar Rp100 ribu. “Bakar 98 terbuka untuk siapa saja yang ingin bergabung. Syaratnya membayar pendaftaran sebesar Rp100 ribu, tapi langsung mendapatkan seragam komunitas dan dapat KTA,” jelas dia.

Menariknya, karena berasal dari berbagai daerah, saat ini Bakar 98 telah memiliki 250 anggota. Selain membayar uang pendaftaran, setiap anggotanya juga wajib membayar iuran per bulan sebesar Rp10 ribu.

Adapun, uang iuran, digunakan untuk berbagai kegiatan rutin yang biasa mereka lakukan. Ke depan, Ujang berharap komunitasnya semakin maju dan memberi manfaat kepada masyarakat. “Harapan ke depan, semoga semakin kompak dan maju,“ pungkas Ujang.

Berita Terkait

Siti Rifqotunnada, content creator humanis asal Sukabumi yang hobi travelling
BPKH dan DT Peduli gelar pelatihan UMKM warga Kampung Haji Sukabumi
Profil OCCRP, visi dan misi organisasi yang masukkan Jokowi ke daftar Presiden Terkorup 2024
Peduli owa melalui cinetalk “The Gibbons Calling of Hope, Swing for Freedom” di Sukabumi
Sukarelawan Sosial Kemanusiaan di Sukabumi gelar peringatan HUT ke-79 PMI
Mengenal cara peduli lingkungan ala Komunitas Ngobrol Manfaat Sukabumi
Intip keunggulan dan fasilitas BLK Komunitas Daarul Muttaqien Bojonggenteng Sukabumi
Jaringan internet berbasis komunitas untuk desa tangguh bencana di Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 18 Maret 2025 - 00:01 WIB

Siti Rifqotunnada, content creator humanis asal Sukabumi yang hobi travelling

Rabu, 12 Maret 2025 - 11:00 WIB

BPKH dan DT Peduli gelar pelatihan UMKM warga Kampung Haji Sukabumi

Rabu, 1 Januari 2025 - 17:35 WIB

Profil OCCRP, visi dan misi organisasi yang masukkan Jokowi ke daftar Presiden Terkorup 2024

Minggu, 1 Desember 2024 - 18:42 WIB

Peduli owa melalui cinetalk “The Gibbons Calling of Hope, Swing for Freedom” di Sukabumi

Minggu, 22 September 2024 - 12:02 WIB

Sukarelawan Sosial Kemanusiaan di Sukabumi gelar peringatan HUT ke-79 PMI

Berita Terbaru