10 ribu ton! 38 kecamatan penghasil kacang panjang di Sukabumi, kaya protein nabati, vitamin, dan mineral

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kacang panjang - sukabumiheadline.com

Ilustrasi kacang panjang - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kacang panjang (Vigna sinensis L.) adalah jenis sayuran polong-polongan yang tumbuh merambat, sangat populer di Asia Tenggara termasuk Indonesia. Kaya akan protein nabati, vitamin, dan mineral, tanaman ini umum dikonsumsi sebagai lalapan atau sayur masakan. Kacang panjang memiliki polong muda sepanjang 10-80 cm dengan serat lunak.

Untuk informasi, dikutip dari laman resmi Kementerian Pertanian (Kementan) RI, kacang panjang merupakan tanaman perdu semusim yang tumbuh menjalar atau membelit/merambat. Batangnya liat, berbuku-buku, dan sedikit berbulu.

Sayuran ini mengandung sumber protein nabati yang baik, mengandung vitamin A, B, C, serta mineral. Protein pada biji kering mencapai 22–28%, sementara polong muda sekitar 2–4%.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Umumnya, sayuran ini dimanfaatkan dengan cara polong muda digunakan sebagai bahan masakan seperti sayur lodeh, tumis atau lalapan mentah. Daun mudanya (lembayung) juga bisa dimanfaatkan sebagai sayuran.

Baca Juga: Kabupaten Sukabumi terbesar ke-4, ini 5 kecamatan penghasil wortel

38 kecamatan penghasil kacang panjang di Sukabumi

Berikut adalah produksi kacang panjang dari Kabupaten Sukabumi, dikutip sukabumiheadline.com dari data Produksi Tanaman Sayuran dan Buah-Buahan Semusim Menurut Kecamatan dan Jenis Tanaman di Kabupaten Sukabumi, per 10 Juni 2025, menurut kecamatan:

  1. Ciemas: 210 kuintal
  2. Waluran: 20 kuintal
  3. Surade: 200 kuintal
  4. Cidolog: 1.255 kuintal
  5. Sagaranten: 2.450 kuintal
  6. Cidadap: 2.392,50 kuintal
  7. Curugkembar: 930 kuintal
  8. Pabuaran: 2.830 kuintal
  9. Lengkong: 1.360 kuintal
  10. Palabuhanratu: 200 kuintal
  11. Simpenan: 430 kuintal
  12. Jampang Tengah: 7.431 kuintal
  13. Purabaya: 3.890 kuintal
  14. Cikembar: 3.297 kuintal
  15. Gegerbitung: 6.637,50 kuintal
  16. Sukaraja: 1.457 kuintal
  17. Kebonpedes: 380 kuintal
  18. Cireunghas: 1.097,10 kuintal
  19. Sukalarang: 837 kuintal
  20. Sukabumi: 180 kuintal
  21. Kadudampit: 595 kuintal
  22. Cisaat: 1.220 kuintal
  23. Gunungguruh: 520 kuintal
  24. Cibadak: 14.460 kuintal
  25. Cicantayan: 3.070 kuintal
  26. Caringin: 8.350 kuintal
  27. Nagrak: 2.790 kuintal
  28. Ciambar: 3.939 kuintal
  29. Cicurug: 3.125 kuintal
  30. Cidahu: 4.830 kuintal
  31. Parungkuda: 2.650 kuintal
  32. Bojonggenteng: 3.635 kuintal
  33. Kalapanunggal: 3.470 kuintal
  34. Cikidang: 4.260 kuintal
  35. Parakansalak: 5.700,00 kuintal
  36. Cisolok: 380 kuintal
  37. Kabandungan: 4.380 kuintal

Dengan demikian, berdasarkan data di atas, total dari Kabupaten Sukabumi menghasilkan 104.858,10 kuintal atau 10.485,81 ton kacang panjang per tahun.

Berita Terkait

Sukabumi hasilkan 11 ribu ton, ini 8 cara rawat pohon kakao tua agar berbuah lebat
Daftar kecamatan penghasil jagung di Sukabumi, ratusan ribu ton!
15 kecamatan penghasil buah salak di Sukabumi, 1.000 ton buah bersisik kaya serat
32 kecamatan penghasil 332 ton buah nenas Sukabumi, tak sekadar enak
Menghitung jumlah rumah makan Sunda di Sukabumi, antara peluang dan tantangan
Kecamatan penghasil kakao Sukabumi dan 11 kabupaten produsen cemilan para dewa di Jawa Barat
Lumbung padi di Jawa Barat: Indramayu juara, Sukabumi 5 besar
Membanding produksi daging kerbau, sapi, kambing, domba dan babi di Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 01:27 WIB

Sukabumi hasilkan 11 ribu ton, ini 8 cara rawat pohon kakao tua agar berbuah lebat

Kamis, 2 April 2026 - 16:50 WIB

Daftar kecamatan penghasil jagung di Sukabumi, ratusan ribu ton!

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:56 WIB

15 kecamatan penghasil buah salak di Sukabumi, 1.000 ton buah bersisik kaya serat

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:09 WIB

32 kecamatan penghasil 332 ton buah nenas Sukabumi, tak sekadar enak

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:00 WIB

Menghitung jumlah rumah makan Sunda di Sukabumi, antara peluang dan tantangan

Berita Terbaru

SH, Pria asal Sukabumi ditemukan tewas di Mulyosari - Ist

Peristiwa

Pria asal Sukabumi ditemukan tewas di Mulyosari

Rabu, 15 Apr 2026 - 01:11 WIB