Bentrok Terbaru 300 Orang Terluka, Hamas Serukan Bom Tel Aviv

- Redaksi

Minggu, 1 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu warga Palestina ditangkap tentara Israel. l Istimewa

Ibu warga Palestina ditangkap tentara Israel. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Bentrokan baru pecah di kompleks Masjid Al Aqsa pada Sabtu (30/4/2022) setelah sejumlah orang dengan penutup wajah, yang mencoba menghadapi polisi, dihadang ratusan jamaah Muslim. Demikian diberitakan Jerusalem Post.

Selama beberapa pekan terakhir, hampir 300 warga Palestina terluka dalam bentrokan di kompleks Al Aqsa, yang merupakan situs tersuci ketiga Islam.

Sumber mengklaim bahwa orang-orang yang wajahnya ditutupi mengibarkan bendera Hamas, sambil mengatakan, “Kami adalah orang-orang dari (pemimpin Hamas) Muhammad Deif” dan “bom Tel Aviv”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan, sedikitnya 42 warga Palestina terluka dalam bentrokan setelah pasukan polisi Israel menyerbu kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur. Kerusuhan terjadi pada hari terakhir bulan Ramadhan.

Baca Juga :  Pejabat Keamanan Israel Khawatir Kebangkitan Gerakan Islam Cabang Utara

Polisi Israel merilis rekaman yang menunjukkan pemuda di kompleks melemparkan batu dan kembang api di lokasi pada Jumat dini hari, ketika polisi memasuki masjid.

Petugas polisi mengatakan mereka masuk untuk menahan “perusuh dan pelanggar hukum”, beberapa di antaranya mencoba melemparkan batu ke arah Tembok Barat, situs suci Yahudi di bawah Al Aqsa.

Menurut pernyataan itu, petugas menggunakan “cara pembubaran kerusuhan” untuk menahan kerusuhan karena dua orang telah ditangkap, satu orang karena melempar batu dan orang lainnya karena “menghasut massa”.

Bentrokan itu terjadi sebagai bagian dari gejolak umum dalam ketegangan yang mematikan di Israel, yang mengakibatkan operasi polisi besar-besaran yang dilakukan Israel di Tepi Barat.

Akibatnya, orang-orang Palestina yang marah dengan serangan itu, mengadakan protes massal. Jalur Gaza dilaporkan mengecam Israel dengan serangan roket.

Baca Juga :  Israel Bohong Soal 1.000 Rumah Warga Palestina, Polandia Batasi Properti Yahudi

Perselisihan status Masjid Al Aqsa sudah berlangsung lama, karena dianggap sebagai tempat suci baik dalam agama Yahudi maupun Islam.

Palestina telah berulang kali menuduh otoritas Yahudi menghalangi akses Muslim ke situs tersuci ketiga dalam Islam, terutama dengan mengizinkan sejumlah besar pengunjung Yahudi ke daerah itu dengan pengawalan polisi.

Organisasi militan Sunni Hamas yang telah dinyatakan sebagai organisasi teroris di Israel, Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Uni Eropa dan Australia, mengendalikan Gaza dan berada dalam konflik berkepanjangan dengan Tel Aviv.

Lebih dari 300 orang tewas dalam kekerasan itu, sebagian besar warga Palestina. Israel yang bersenjata lengkap dengan mudah menyerang warga sipil Palestina selama konflik.

Berita Terkait

Lumbung migas terbesar dunia, Presiden Venezuela ditangkap AS karena terlibat narkoba?
Trump tangkap Presiden Venezuela dikecam wali kota Muslim di AS ini
Iran nyatakan perang skala penuh vs Israel dan AS cs, Donald Trump siap
700 lebih perusahaan bangkrut, 800 antre! PHK massal di AS
Arab Saudi dan UEA butuh 1,5 juta lebih pekerja bidang AI
Mohammed Taufiq Johari: Dari Unisba Bandung jadi Menpora Malaysia, magang di Garut, istri WNI
Suasana Natal di Gaza yang penuh keprihatinan
Fenomena ratusan sinkhole di Turkiye, pernah terjadi di Sukabumi, ini pemicunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:03 WIB

Lumbung migas terbesar dunia, Presiden Venezuela ditangkap AS karena terlibat narkoba?

Minggu, 4 Januari 2026 - 16:05 WIB

Trump tangkap Presiden Venezuela dikecam wali kota Muslim di AS ini

Kamis, 1 Januari 2026 - 11:00 WIB

Iran nyatakan perang skala penuh vs Israel dan AS cs, Donald Trump siap

Rabu, 31 Desember 2025 - 03:20 WIB

700 lebih perusahaan bangkrut, 800 antre! PHK massal di AS

Senin, 29 Desember 2025 - 01:43 WIB

Arab Saudi dan UEA butuh 1,5 juta lebih pekerja bidang AI

Berita Terbaru