Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bermasalah, TKW asal Sukabumi dipulangkan dari Malaysia

Bermasalah, TKW asal Sukabumi dipulangkan dari Malaysia

sukabumiheadline.com – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat kembali memfasilitasi pemulangan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMI-B) asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dari Malaysia.

Fasilitasi pemulangan ini merupakan tindak lanjut atas Brafaks dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur pada 21 April 2026 terkait Permohonan Bantuan Penanganan dari Kuala Lumpur bagi 217 orang WNI/PMI dari Depot Tahanan Imigresen (DTI) Semenanjung Malaysia.

Dalam keterangan pers BP3MI, berdasarkan Brafaks KBRI Kuala Lumpur, selain Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Sukabumi, total ada 8 PMI dan 3 anak asal Jawa Barat. Kesebelas orang tersebut sisanya berasal dari Kabupaten Karawang, Subang, Cianjur, Bandung, dan Purwakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para PMI-B tersebut diterbangkan dari Malaysia menggunakan maskapai Citilink dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Kamis (23/4/26) sekira pukul 20.47 WIB.

Tim BP3MI Jawa Barat kemudian melakukan penjemputan dan pendampingan pemulangan berdasarkan daerah asal masing-masing pada Jumat (24/4/26).

Sebelumnya, Kepala BP3MI Jawa Barat, Singgih Hermawan, menjelaskan bahwa tim BP3MI Jawa Barat telah melakukan koordinasi dengan beberapa stakeholder terkait agar fasilitasi pemulangan PMI-B dari Malaysia tersebut dapat berjalan dengan lancar.

“Kegiatan fasilitasi pemulangan ini dapat berjalan dengan aman dan lancar tentunya karena telah dibantu oleh beberapa pihak, diantaranya Kementerian Luar Negeri, Disnakertrans Provinsi Jawa Barat, Disnaker Kabupaten/Kota serta Badan Penghubung (Banhub) Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat,” kata Singgih dikutip sukabumiheadline.com, Selasa (28/4/2026).

Dalam kegiatan pemulangan tersebut, Singgih kemudian memberikan arahan kepada para Pekerja Migran Indonesia yang telah dipulangkan agar tidak mudah terpengaruh oleh rayuan calo atau pihak yang menawakan pekerjaan ke luar negeri secara non-prosedural.

Adapun pihak keluarga Pekerja Migran Indonesia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dan fasilitasi yang diberikan oleh KP2MI, BP3MI Jawa Barat serta instansi terkait dalam proses kepulangan hingga ke daerah asal.

Berita Terkait

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terbaru