sukabumiheadline.com l CISAAT – Tanggul saluran irigasi yang mengalirkan air ke area persawahan di dua desa di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat bertahun-tahun rusak parah. Akibatnya, suplai air ke desa desa tersebut menjadi terganggu.
Diketahui, saluran irigasi rusak yang berfungsi untuk mengalirkan air ke dua desa tersebut berada di Kampung Nyangkowek RT 005/004, Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat.
Salah seorang warga, Rashid mengatakan bahwa warga di kedua desa mengalami krisis air, terlebih pada musim kemarau seperti saat ini, di mana aliran air di Sungai Cigunung sebagai sumber air untuk irigasi berkurang signifikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saluran irigasi ke dua desa bertahun-tahun seperti seperti itu. Jebol sehingga mengakibatkan lahan pertanian di dua desa kesulitan air,” kata dia kepada sukabumiheadline.com, Ahad (23/7/2023).
“Musim kemarau gini warga sendiri yang harus rajin ngecek dan memperbaiki irigasi rusak itu,” keluhnya.
Pernah Diperbaiki, Tapi Hanya Bertahan 3 Bulan
Diakui Rasyid, saluran irigasi rusak tersebut berada di perbatasan antara Kota dengan Kabupaten, Sukabumi. Sebelumnya, tanggul irigasi rusak tersebut pernah beberapa kali diperbaiki meskipun ia mengaku tidak tahu dari pihak mana.
“Sudah beberapa kali diperbaiki, tapi hanya bertahan satu tahun. Terakhir diperbaiki malah hanya bertahan sekira tiga setengah bulan,” katanya.
Rashid berharap tanggul irigasi tersebut diperbaiki oleh pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.
“Suka bingung aja, kalau yang dibahas di desa juga pentingnya sektor pertanian, tapi saluran irigasi rusak malah dibiarkan. Semoga keluhan ini sampai ke Gubernur Jawa Barat,” pungkasnya.