Dendi, wisatawan asal Depok ditemukan mengambang tak bernyawa di pantai Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi jasad Dendi Darmawan - Kecamatan Bayah

Evakuasi jasad Dendi Darmawan - Kecamatan Bayah

sukabumiheadline.com – Pencarian wisatawan asal Kota Depok (Depok), Jawa Barat (Jabar), yang hilang terseret ombak di Pantai Kayakas Pulo Manuk, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, berakhir duka setelah jasadnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan menemukan korban atas nama Dendi Darmawan (22) di wilayah perairan Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dengan jarak sekira 16 nautical mile dari titik kejadian.

Dikutip dari laman media sosial Kecamatan Bayah, Kepala Sub Seksi Siaga dan Operasi (Kasubsi Siaga dan Operasi) Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten, Rizky Dwianto, membenarkan penemuan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim SAR gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya, Selasa (31/03/2026).

Ia menjelaskan, identitas korban dipastikan melalui proses identifikasi di rumah sakit dengan mencocokkan ciri-ciri khusus yang dikenakan korban.

“Pihak keluarga memastikan jenazah tersebut merupakan Dendi Darmawan. Identifikasi dilakukan melalui pencocokan ciri-ciri khusus berupa kalung dan gelang yang dikenakan korban,” kata Rizky.

Peristiwa nahas ini bermula pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 16.45 WIB, saat tiga wisatawan asal Depok berenang di sekitar pantai. Ketiganya, yakni Afis (19), Dwi (23), dan Dendi Darmawan (22), dilaporkan terseret arus saat berusaha mengambil bola yang mengarah ke tengah laut.

Dua korban berhasil diselamatkan, sementara Dendi sempat dinyatakan hilang hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim SAR Gabungan.

Insiden ini kembali menyoroti tingginya risiko aktivitas wisata bahari di wilayah pantai selatan, khususnya yang memiliki karakteristik arus kuat dan ombak besar. Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi rambu keselamatan saat beraktivitas di kawasan pesisir.

Berita Terkait

Jalan Kabupaten ke Jembatan Gantung Situ Gunung Sukabumi hancur
Jual beli ilegal BBM Subsidi jenis Pertalite di Sukabumi diamankan polisi
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi komentari terpilihnya Ketua BPC HIPMI baru
Innalillahi, santri di Cibeureum Sukabumi ditemukan tak bernyawa gandir
Hari Hutan Internasional, Wamenhut tanam pohon di Sukabumi
Air mancur dadakan di Cibadak Sukabumi, warga: Seharusnya ada tindakan
Jaringan penyuplai narkoba ke AKBP Didik Putra Kuncoro kabur ke Sukabumi ajak wanita
10 Perda baru disahkan DPRD Kabupaten Sukabumi, perubahan BPR hingga penataan mal

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 15:07 WIB

Jalan Kabupaten ke Jembatan Gantung Situ Gunung Sukabumi hancur

Jumat, 10 April 2026 - 22:58 WIB

Jual beli ilegal BBM Subsidi jenis Pertalite di Sukabumi diamankan polisi

Kamis, 9 April 2026 - 21:55 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi komentari terpilihnya Ketua BPC HIPMI baru

Kamis, 9 April 2026 - 19:24 WIB

Innalillahi, santri di Cibeureum Sukabumi ditemukan tak bernyawa gandir

Kamis, 9 April 2026 - 08:00 WIB

Hari Hutan Internasional, Wamenhut tanam pohon di Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi pejuang kemerdekaan RI - sukabumiheadline.com

Nasional

Survei: 74,9% penduduk Indonesia siap ikut perang bela negara

Senin, 13 Apr 2026 - 07:01 WIB